Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Menuju Musda Demokrat Maluku: Mengapa Harus Hanubun?

  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 113
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MUSYAWARAH Daerah Partai Demokrat Maluku yang segera digelar bukan sekadar agenda rutin organisasi. Di balik forum lima tahunan itu, ada pertanyaan penting yang sedang menunggu jawaban: siapa figur yang mampu membawa Demokrat Maluku memasuki babak baru dengan energi politik yang lebih kuat, solid, dan berorientasi pada kepentingan rakyat?

Dari sejumlah nama yang mulai disebut-sebut dalam bursa calon Ketua DPD Demokrat Maluku, Muhamad Thaher Hanubun patut ditempatkan sebagai salah satu figur yang paling serius diperhitungkan. Hanubun bukan nama yang lahir kemarin sore dalam panggung politik Maluku.

Ia telah melewati pengalaman panjang sebagai pemimpin daerah dan telah dipercaya masyarakat Maluku Tenggara untuk memimpin selama dua periode. Pengalaman tersebut merupakan modal politik sekaligus modal kepemimpinan yang tidak semua kandidat memiliki.

Seorang ketua partai di tingkat provinsi membutuhkan lebih dari sekadar kemampuan mengelola organisasi. Ia harus mampu membaca peta politik, memahami karakter masyarakat Maluku yang beragam, membangun komunikasi dengan kader, merawat hubungan antardaerah, sekaligus memiliki keberanian mengambil keputusan ketika partai menghadapi persoalan. Di titik inilah Hanubun memiliki keunggulan.

Dua periode memimpin Maluku Tenggara telah memberikan pengalaman langsung bagaimana sebuah pemerintahan bekerja, bagaimana aspirasi masyarakat harus dijawab, dan bagaimana membangun komunikasi dengan berbagai kelompok.

Pengalaman tersebut tentu dapat menjadi bekal berharga untuk memimpin sebuah partai politik sebesar Demokrat di tingkat provinsi. Lebih dari itu, Maluku membutuhkan kepemimpinan partai yang tidak terjebak pada kepentingan satu wilayah. Maluku adalah kepulauan. Setiap kabupaten memiliki karakter, persoalan dan kekuatan politik yang berbeda.

Karena itu, Ketua DPD Demokrat Maluku ke depan harus mampu menjadi jembatan yang menyatukan seluruh kader, dari Buru sampai Maluku Tenggara, dari Maluku Barat Daya sampai Kepulauan Aru, dari Seram hingga Kota Ambon dan Tual.

Hanubun, dengan pengalaman sebagai kepala daerah di wilayah kepulauan, memiliki pengalaman sosial-politik yang relevan untuk tugas tersebut. Karena itu, apabila dalam Musda nanti muncul banyak nama, hal itu harus dipandang sebagai sesuatu yang sehat.

Bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun saat menyampaikan pidato di HUT ke 73 Kabupaten Maluku Tenggara. (dok.ist)

Kompetisi adalah bagian dari demokrasi internal partai. Namun, pada akhirnya, Demokrat membutuhkan figur yang bukan hanya populer, melainkan teruji. Figur yang bukan hanya mampu berbicara tentang kemenangan politik, tetapi memahami bagaimana kemenangan itu dibangun dari bawah.

Figur yang mampu merangkul kader, bukan memecah kader. Figur yang dapat berdiri di tengah ketika terjadi perbedaan. Dan yang paling penting, figur yang mampu mengembalikan partai politik kepada hakikatnya: memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Dalam konteks itu, Hanubun memiliki alasan kuat untuk diperhitungkan. Apalagi, Demokrat Maluku membutuhkan energi baru setelah Elwen Roy Pattiasina menyatakan tidak lagi mencalonkan diri sebagai Ketua DPD. Roy pernah menyebut bahwa pada 2026 dirinya tidak lagi maju dan berharap muncul kader yang mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan Demokrat Maluku.

Maka Musda kali ini sesungguhnya adalah momentum regenerasi. Dan regenerasi tidak selalu berarti mencari wajah yang paling muda. Regenerasi dapat berarti menghadirkan pengalaman baru, perspektif baru, cara komunikasi baru dan energi baru untuk membesarkan partai.

Hanubun dapat menjadi bagian dari jawaban itu. Bukan karena ia seorang bupati semata. Bukan pula semata karena dua periode memimpin Maluku Tenggara. Tetapi karena pengalaman tersebut menunjukkan bahwa ia telah melewati proses politik yang panjang dan memiliki pengalaman mengelola pemerintahan serta berhadapan langsung dengan dinamika masyarakat. Tentu keputusan akhir tetap berada dalam mekanisme dan aturan organisasi Partai Demokrat. Dukungan DPC, proses penjaringan, mekanisme Musda hingga keputusan DPP adalah bagian yang tidak dapat dipisahkan dari perjalanan seorang kandidat menuju kursi Ketua DPD.

Namun dari perspektif kebutuhan Demokrat Maluku hari ini, Hanubun layak diberi ruang untuk tampil. Demokrat tidak boleh sekadar mencari siapa yang paling kuat dalam Musda. Demokrat harus mencari siapa yang paling mampu membuat partai menjadi kuat setelah Musda selesai. Itulah ukuran kepemimpinan yang sesungguhnya.
Sebab kemenangan dalam Musda hanya berlangsung satu hari. Tetapi tanggung jawab memimpin partai berlangsung bertahun-tahun.

Maluku membutuhkan Demokrat yang lebih solid. Demokrat yang hadir di tengah masyarakat. Demokrat yang mampu melahirkan kader-kader baru. Demokrat yang tidak hanya sibuk menghitung suara menjelang pemilu, tetapi bekerja sepanjang waktu untuk memperjuangkan aspirasi rakyat. Dan untuk pekerjaan besar itu, Muhamad Thaher Hanubun pantas dipertimbangkan secara serius.

Jika para pemilik suara Demokrat Maluku mencari sosok yang telah teruji dalam kepemimpinan, memahami karakter masyarakat kepulauan, memiliki pengalaman politik dan pemerintahan, serta mempunyai kapasitas untuk membawa partai memasuki babak baru, maka nama Hanubun sulit untuk diabaikan.

Musda bukan sekadar memilih seorang ketua. Musda adalah memilih arah perjalanan Demokrat Maluku. Dan mungkin, di antara sejumlah nama yang akan menghiasi bursa pertarungan, Hanubun adalah salah satu sosok yang paling layak diberi kesempatan untuk memegang kemudi Demokrat Maluku menuju masa depan.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Tilawah hingga KTIQ, Kafilah Maluku Tenggara Berjuang di Ambon

    Dari Tilawah hingga KTIQ, Kafilah Maluku Tenggara Berjuang di Ambon

    • calendar_month Sabtu, 27 Jun 2026
    • visibility 206
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Kafilah Kabupaten Maluku Tenggara kembali menunjukkan semangat dan komitmen dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku yang berlangsung di Kota Ambon, Kamis 25 Juni 2026. Memasuki hari kedua perlombaan, sejumlah peserta terbaik Maluku Tenggara diturunkan untuk mengikuti berbagai cabang lomba yang digelar di beberapa lokasi. Keikutsertaan kafilah tersebut menjadi bagian […]

  • Tifa Creative Bakal Tampil Memukau di Festival Pesona Meti Kei 2025

    Tifa Creative Bakal Tampil Memukau di Festival Pesona Meti Kei 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • visibility 285
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Sebagai bentuk dukungan komunitas seni nasional terhadap festival budaya kebanggaan masyarakat Kei, Tifa Creative (TC) Timika bakal tampil memukau dalam ajang Festival Pesona Meti Kei (FPMK) yang digelar pada 20–27 Oktober 2025. Direktur Tifa Creative, Alfo Smith, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung FPMK sebagai ruang ekspresi budaya yang memperkuat identitas daerah. “FPMK adalah kebanggaan […]

  • 8 ABK KM Indo Perkasa 03 Hilang Usai Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Wasir Dobo

    8 ABK KM Indo Perkasa 03 Hilang Usai Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Wasir Dobo

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • visibility 342
    • 0Komentar

    DEMAL-ARU: – Sebanyak delapan Anak Buah Kapal (ABK) KM.Indo Perkasa 03 hingga saat ini belum ditemukan, usai kapal mereka disapu ombak dan tenggelam. Sesuai data, mereka yang belum ditemukan yakni, Muhammad Bilal, Afrizal, Ahmad Fauzi, Febry Alziran Firmansah, Fransisku, Mohamad Ridwan, Mohamad Nur Isnaeni, dan Wandi Salusi. “Dari total 16 orang di atas kapal, delapan […]

  • Polda Maluku Berhasil Ungkap Praktik Pengoplosan BBM di Ambon

    Polda Maluku Berhasil Ungkap Praktik Pengoplosan BBM di Ambon

    • calendar_month Jumat, 27 Jun 2025
    • visibility 1.899
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Aparat Kepolisian Daerah Maluku berhasil mengungkap praktik pengoplosan BBM bersubsidi  di kota Ambon.  Dalam kasus itu, penyidik Subdit IV Tipidter Direktorat Reskrimsus Polda Maluku telah menetapkan  2 orang pelaku sebagai Tersangka dan mengamankan barang bukti 15.000 liter solar oplosan.  Dua Tersangka dugaan Tindak Pidana di bidang Minyak dan Gas Bumi yang telah diamankan di rutan […]

  • Cek Kesehatan Gratis dan Jalan Sehat Meriahkan HKN-61 di Kota Langgur

    Cek Kesehatan Gratis dan Jalan Sehat Meriahkan HKN-61 di Kota Langgur

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • visibility 299
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara menggelar kegiatan jalan sehat dan cek kesehatan gratis bagi masyarakat umum dan aparatur sipil negara (ASN) di Landmark Kota Langgur, Jumat 7 November 2025. Jalan sehat dimulai dari Polres Maluku Tenggara, menyusuri Jalan Jenderal Sudirman, dan berakhir di Taman Landmark. Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana olahraga bersama, tetapi […]

  • Ribuan Orang Meriahkan Jalan Sehat HUT ke 14 Kota Langgur

    Ribuan Orang Meriahkan Jalan Sehat HUT ke 14 Kota Langgur

    • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
    • visibility 261
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menggelar kegiatan jalan santai memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-14 Kota Langgur, Jumat 3 Oktober 2025. Acara ini menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam membangun semangat kebersamaan sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat. Jalan santai dimulai dari depan Polres Malra dan berakhir di Landmark Kota Langgur. Suasana kegiatan […]

expand_less