Jumat, 14 Agu 2026
light_mode

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

  • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
  • visibility 173
  • comment 0 komentar

JAKARTA.-DEMAL ; Anggota Komisi VIII DPR RI, Alimudin Kolatlena, secara tegas menyuarakan urgensi penanganan kasus kekerasan seksual (KS) terhadap perempuan dan anak di Maluku. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta orang tua korban di Senayan, Jakarta, Selasa 9 Juni 2026.

Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut sedianya fokus pada pengawasan kasus dugaan kekerasan anak di sebuah tempat penitipan anak (daycare) di Yogyakarta. Namun, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk membedah berbagai isu aktual nasional, termasuk tingginya angka kekerasan di daerah.

“Dalam isu-isu aktual, kita meminta atensi khusus kepada Ibu Menteri, Wakil Menteri, dan juga Ketua KPAI terhadap problem kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik fisik maupun seksual di Indonesia yang angkanya begitu tinggi. Salah satunya, kita meminta perhatian serius terhadap kasus-kasus yang terjadi di Maluku,” ujar legislator asal daerah pemilihan Maluku tersebut.

Sebagai bentuk tindak lanjut dan komitmen nyata, Alimudin membeberkan bahwa Kementerian PPPA akan segera turun langsung ke Maluku dalam waktu dekat.

Wakil Menteri PPPA dijadwalkan menghadiri agenda Konsolidasi Perempuan Seribu Pulau yang akan berlangsung pada 11–13 Juni 2026 di Kota Ambon.

“Insyaallah dalam waktu dekat kita akan bersilaturahmi. Dan pada tanggal 11 Juni ini, Ibu Wakil Menteri sudah mengagendakan untuk hadir memenuhi undangan teman-teman di Maluku dalam acara Konsolidasi Perempuan Seribu Pulau. Ibu Wamen menyatakan bersedia hadir di sana,” pungkas Alimudin.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, lembaga pengawas seperti KPAI, dan pemerintah daerah dalam memutus mata rantai kekerasan seksual serta memberikan keadilan yang berpihak pada korban di Maluku.

Sementara itu, dikutip dari Sistem Informasi Online Perlindungan Perempuan dan Anak atau SIMFONI PPA, dalam tiga tahun terakhir tercatat ribuan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Maluku.

Pada tahun 2023 sebanyak 159 kasus kekerasan terhadap perempuan, naik jadi 167 pada 2024, dan turun ke 139 kasus selama 2025. Sedang sejak Januari hingga April 2026, telah tercatat 16 kasus.

Sementara kekerasan terhadap anak pada 2023 sebanyak 258 kasus, tahun 2024 sekitar 246 kasus, dan turun menjadi 237 selama 2025. Dan sejak Januari hingga April 2026, telah tercatat 17 kasus kekerasan terhadap anak di Maluku.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tokoh Agama,Senator Bisri, Ingatkan Ummat Beragama Jaga Kondisifitas Maluku

    Tokoh Agama,Senator Bisri, Ingatkan Ummat Beragama Jaga Kondisifitas Maluku

    • calendar_month Sab, 30 Agu 2025
    • visibility 396
    • 0Komentar

    AMBON-DM: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina mengingatkan agar masyarakat tidak terprovokasi oleh situasi politik nasional saat ini. Para elemen muda, mahasiswa dan pelajar di Maluku juga diminta menahan diri, tak terpancing dengan keadaan di Jakarta dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. “Kita tidak boleh jatuh di lubang yang sama untuk kedua […]

  • Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-I)

    Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-I)

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • visibility 454
    • 0Komentar

    PARAS wajahnya cantik nan rupawan, sebut saja Layla Bukan Majnun, dia mantan pegawai salah satu perusahaan pelayaran di Konoha. Ini kisah bukan tentang Layla tapi tentang Kadis The City, yang sering mendekati wanita-wanita cantik dengan dalih curhat.  Ceritanya ini bukan sekedar fiksi semata, tapi realitas yang coba dilukiskan dengan kalimat tanpa makna.  Terbongkarnya kisah mesra […]

  • Pemkab Malra Hibahkan Dua Bidang Tanah Untuk Kejari dan Parpol

    Pemkab Malra Hibahkan Dua Bidang Tanah Untuk Kejari dan Parpol

    • calendar_month Rab, 1 Okt 2025
    • visibility 257
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) secara menyerahkan dua bidang aset tanah kepada Kejaksaan Negeri Malra dan partai politik. Penyerahan tanah bagi Kejaksaan Negeri Malra merupakan realisasi komitmen jangka panjang Pemkab Malra. Tahap pertama telah dilakukan pada 2019 dengan hibah seluas 15.000 meter persegi. Kini, melalui tahap kedua seluas 5.000 meter persegi, kebutuhan lahan untuk Kejaksaan […]

  • Data Ekonomi Akurat Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

    Data Ekonomi Akurat Jadi Kunci Perencanaan Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • visibility 109
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, secara resmi mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Taman Landmark Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Senin 15 Juni 2026. Hal tersebut menandai dimulainya pendataan ekonomi yang akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan penyusunan kebijakan di daerah. Pencanangan ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh […]

  • Bupati Maluku Tenggara Tinjau Seleksi JPT Pratama, Bukti Prosesnya Transfaran

    Bupati Maluku Tenggara Tinjau Seleksi JPT Pratama, Bukti Prosesnya Transfaran

    • calendar_month Jum, 26 Jun 2026
    • visibility 82
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara terus memperkuat penerapan sistem merit dalam pengisian jabatan strategis di lingkungan birokrasi daerah. Langkah itu ditunjukkan melalui pelaksanaan Seleksi Assessment Center Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2026. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, meninjau langsung proses seleksi tersebut di Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, […]

  • Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • visibility 483
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Bank Maluku-Malut, merupakan nama panggilan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, Persoda. Perusahaan milik Pemerintah Provinsi Maluku-Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota Maluku-Maluku Utara sudah empat kali berganti nama perusahaan sejak didirikan pada 25 Oktober 1961. Hingga memasuki usia 64 tahun ini, Bank Maluku memiliki jumlah karyawan atau pegawai tak cukup […]

expand_less