Pertama Kali Singgahi Saloku, Kolatlena Bantu Bebaskan Lahan Pembangunan SMA
- calendar_month Ming, 5 Jul 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar

AMBON.-DEMAL ; Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) F.Alimudin Kolatlena dari Fraksi Gerindra asal Maluku untuk pertama kalinya menjadi anggota DPR RI pertama yang menginjakan kaki di Dusun Saloku Desa Luhu Kecamatan Huamual. Sabtu,4 Juli 2026.
Secara demografi. Saloku masuk dalam wilayah adminitratif Desa Luhu, Kabupaten Seram Bagian Barat, berbatasan dengan Dusun Lia Ela.
Wilayah ini masih cukup terisolasi, tak ada jalan darat, satu-satunya akses untuk mencapai desa induk yakni melalui laut. Jika kondisi buruk akses laut pun tak bisa dipakai. Ironisnya, listrik tak hidup 24 jam. Jika malam sering padam.
Sementara, penggusuran jalan darat dari desa induk yang dimulai sejak 2018 kini sudah tertutupi hutan, sehingga menyulitkan warga untuk bepergian maupun melakukan transaksi ekonomi.
Saat tiba di Saloku, warga menyambut Kolatlena dengan suka cita, tarian hadrat ikut membuat suasana penyambutan semakin khimat.

Dalam sambutannya di pertemuan bersama warga, Kolatlena menceritakan jika dia punya catatan pribadi dengan masyarakat Saloku.
“ Waktu itu tahun 1997, kami datang ke sini, bersama orang tua angkat yang tinggal di Talaga, kami jalan kaki, masuk hutan untuk sampai di sini, jadi ini pertama kami datang sebagai anggota DPR-RI, sejatinya kami sudah dua kali ke sini,” beber Kolatlena membuka dialog penuh susana kekeluargaan.
Dalam Pileg lalu, Kolatlena memang bukan pilihan warga Saloku,tapi sebagai wakil rakyat yang kini duduk di Senayan mewakili masyarakat Maluku, komitmennya tak lagi dibatasi apapun termasuk basis politik lalu.
“Saya kini menjadi milik semua masyarakat Maluku. Kami datang ke sini karena kami ingin mendengar langsung dan merasakan langsung apa yang dialami masyarakat, sebagaimana pesan bapak Presiden Prabowo ketua umum Partai Gerindra, supaya kami harus ada ditengah-tengah masyarakat merasakan apa yang dirasakan masyarakat kita,” ketusnya.
Kehadiran Kolatlena juga tak membawa mimpi dan janji bagi masyarakat Saloku. Beberapa kebutuhan dasar masyarakat dipenuhi. Salah satunya kepentingan masyarakat terkait pembebasan lahan untuk pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) 33 Huamual.
Warga telah lama menabung dan mencari tambahan anggaran untuk dapat melunasi lahan ini, namun uang yang dikumpulkan tak kunjung cukup.
“ Karena ini berkaitan langsung dengan pelayanan dasar. Tentang pendidikan. Akan saya bantu untuk pembebasannya, termasuk tempat dimana pertemuan ini berlangsung,sudah bocor dan nyaris rubuh perlu kami bantu juga,” ujarnya yang disambut tepuk tangan dan ucapan syukur dari warga Saloku sembari menyerahkan bantuan tersebut.
Kolatlena tak sendiri datang ke Saloku, Ibrahim Ruhunussa rekan kala masih jadi mahasiswa di Kampus Hijau ikut menemani kehadiran anggota Fraksi Partai Gerindra di Senayan itu ke Saloku.
Sebagaimana diketahui, perkawanan Ibrahim dan Alimudin telah terjalin lama, keduanya sama-sama aktivis HMI, saat di STAIN (kini UIN-Amsa) Ibrahim pernah menduduki kursi Presiden Mahasiswa, usai demisioner Alimudin terpilih sebagai Presidem Mahasiswa melanjutkan kepemimpinan Ibrahim.
Sementara dalam politik, Ibrahim pernah menjadi anggota DPRD Maluku dari Partai Gerindra, Kolatlena juga menjadi anggota DPRD SBT dari partai Gerindra. Terakhir Ibrahim terpilih menjadi anggota DPRD Maluku dari Dapil SBB asal Partai Amanat Nasional (PAN) lalu kemudian mundur dan mencalonkan diri sebagai Bupati Maluku Tengah, sementara Kolatlena dilantik sebagai anggota DPR-RI menggantikan Hendrik Lewerissa yang terpilih sebagai Gubernur Maluku.
“ Tentu semua ini karena Allah mentakdirkan kita semua bisa bertemu. Saya juga bisa sampai di Saloku ini karena ada sebabnya, sebabnya karena Pak Ibrahim menghubungi saya,” pungkasnya.(*)

Saat ini belum ada komentar