Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Edukasi Kebangsaan di Jantung Tulehu: Novita Bakar Semangat Nasionalisme Warga

  • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
  • visibility 256
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALUKU TENGAH,-DEMAL; Suasana di Lapangan RT 14, Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, mendadak ramai dan penuh antusiasme pada Rabu siang 11 Maret 2026.

Ratusan warga berkumpul untuk mengikuti agenda penting yang dibawakan langsung oleh srikandi asal Maluku di Senayan, Novita Anakotta, SH., MH.

Anggota DPD RI ini hadir untuk menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara. Meski matahari Maluku cukup menyengat sejak pukul 13.00 WIT, hal itu tidak menyurutkan semangat warga untuk menyerap ilmu dan berdialog langsung dengan wakil mereka.

Dalam paparannya, Novita menekankan bahwa Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika bukan sekadar teks hafalan, melainkan “jangkar” yang menjaga kerukunan di tengah keberagaman Maluku.

“Empat pilar ini adalah nafas kita dalam berbangsa. Jangan sampai nilai-nilai luhur ini hanya berhenti di buku teks sekolah. Kita harus bawa ke pasar, ke rumah ibadah, hingga ke obrolan di teras rumah. Di Tulehu ini, semangat persaudaraan atau Pela Gandong adalah wujud nyata dari Bhinneka Tunggal Ika yang harus kita jaga mati-matian,” tegas Novita Anakotta di hadapan warga.

Beliau juga mengingatkan pentingnya filter informasi di era digital agar persatuan tidak mudah terpecah belah oleh berita bohong (hoaks).

“Zaman sekarang, tantangan kita bukan lagi angkat senjata, tapi bagaimana menjaga jempol dan hati agar tidak mudah teradu domba. Jika kita pegang teguh konstitusi dan Pancasila, fondasi daerah kita akan tetap kokoh sekuat batu karang di laut Maluku,” tambahnya yang disambut tepuk tangan riuh peserta.

Acara yang berlangsung hingga pukul 17.30 WIT ini dikemas secara interaktif. Tidak hanya ceramah satu arah, Novita juga membuka ruang diskusi yang hangat. Berbagai aspirasi terkait pembangunan daerah dan penguatan hukum di tingkat desa turut menjadi bincang-bincang segar di sela sosialisasi.

Kegiatan ini membuktikan komitmen nyata Novita Anakotta dalam membumikan nilai-nilai kebangsaan hingga ke pelosok daerah, memastikan bahwa semangat nasionalisme tetap menyala dari Lapangan Tulehu untuk Indonesia.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Darurat Perlindungan Masyarakat Adat di Negeri Seribu Pulau

    Darurat Perlindungan Masyarakat Adat di Negeri Seribu Pulau

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • visibility 383
    • 0Komentar

    Sudah saatnya pemerintah daerah Maluku menempatkan pengakuan dan perlindungan masyarakat adat sebagai agenda utama pembangunan daerah.

  • Tebang Pohon Kelapa Tanpa Ganti Rugi, PT.PLN Maluku disomasi PB-BPHI

    Tebang Pohon Kelapa Tanpa Ganti Rugi, PT.PLN Maluku disomasi PB-BPHI

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • visibility 546
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL;  PT.PLN Wilayah Maluku-Maluku Utara disomasi dan terancam dipidana jika tidak segera membayar biaya konpensansi atas penebangan pohon-pohon kelapa milik warga Desa Waewali Kecamatan Leksula Kabupaten Buru Selatan belum lama ini. Dalam surat somasi yang telah disampaikan Pengurus Besar – Badan Pengawas Hukum Indonesia (PB-BPHI) kepada  manajemen PT.PLN Maluku – Maluku Utara, diminta supaya mengakui […]

  • Hadir Lewat Virtual, Prabowo Resmikan Proyek LNG Raksasa di Maluku

    Hadir Lewat Virtual, Prabowo Resmikan Proyek LNG Raksasa di Maluku

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • visibility 110
    • 0Komentar

    TANIMBAR-DEMAL ; Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek gas raksasa Lapangan Abadi Blok Masela, secara virtual Kamis, 16 Juli 2026. “Saya minta maaf tadinya saya ingin hadir langsung tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa saya tinggalkan di pusat terpaksa saya hadir melalui video converse ini tanpa mengurangi rasa […]

  • “Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

    “Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • visibility 243
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen mempercepat akses keuangan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, pada pembukaan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 menekankan, sistem keuangan yang inklusif merupakan prasyarat penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi […]

  • Duta Besar Australia Kembali ke Makassar: Perjalanan Nostalgia dan Diplomasi 

    Duta Besar Australia Kembali ke Makassar: Perjalanan Nostalgia dan Diplomasi 

    • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
    • visibility 472
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Duta Besar Australia untuk Indonesia yang baru, Rod Brazier, mengunjungi Makassar, Sulawesi Selatan pada 20-22 Mei 2025.  Duta Besar Brazier pernah tinggal di Makassar dan menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin (UNHAS) pada tahun 1990. Duta Besar Brazier mengunjungi banyak tempat yang beliau kenang dari masa tinggalnya di Makassar dan menghabiskan waktu […]

  • Bupati Ingatkan, TP-PKK Penggerak Ekonomi Keluarga

    Bupati Ingatkan, TP-PKK Penggerak Ekonomi Keluarga

    • calendar_month Kamis, 18 Sep 2025
    • visibility 260
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan peran strategis Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sebagai motor penggerak ekonomi keluarga sekaligus ujung tombak pemberdayaan perempuan. Hal itu disampaikannya saat melantik kepengurusan baru PKK Kabupaten Maluku Tenggara periode 2025–2030 di aula kantor bupati, Kamis 18 September 2025. Bupati menyebut jaringan PKK yang menjangkau hingga […]

expand_less