Rabu, 23 Sep 2026
light_mode

Alimudin dan BNPB Tinjau Warga Kariuw-Masihulan, Ratusan Huntap Segera Dibangun

  • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
  • visibility 272
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


AMBON.-DEMAL ;
Pemerintah Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan akan segera membangun kembali ratusan rumah warga Desa Kariuw (Kecamatan Pulau Haruku) dan Desa Masihulan (Kecamatan Seram Utara), yang rusak akibat konflik sosial beberapa tahun lalu.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, saat meninjau langsung lokasi terdampak bersama Anggota Komisi VIII DPR-RI, F. Alimudin Kolatlena, pada Rabu 24 Juni 2026.

Kunjungan lapangan ini bertujuan untuk berdialog dengan warga sekaligus menyosialisasikan rencana pemulihan permukiman. Hadir pula Mayjen TNI (Purn) Fajar Setyawan yang merupakan Tenaga Ahli BNPB, Rusdiansyah Putra Tenaga Ahli BNPB serta Prastato Hendarsanto – Analis Kebencanaan Ahli Madya BNPB.

Budi Irawan menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, menyusul koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Maluku, Komisi VIII DPR-RI, dan BNPB.

“Bapak Presiden telah memerintahkan kami langsung. Jadi, kami sampai di sini bukan lagi untuk berjanji, tapi kami akan membangun segera,” ujar Budi Irawan di hadapan warga Desa Kariuw.

Sebagai langkah darurat, BNPB terlebih dahulu akan membangun Hunian Sementara (Huntara) sebelum masuk ke tahap Hunian Tetap (Huntap). Tim BNPB juga telah diinstruksikan menetap di lapangan hingga seluruh Huntara rampung.

Budi menambahkan, proses menuju pembangunan Huntap memerlukan waktu ekstra karena harus melalui koordinasi lintas kementerian. Hal ini disebabkan status pengungsi Kariuw dan Masihulan masuk dalam kategori korban konflik sosial (bencana non-alam), yang secara regulasi memerlukan penanganan khusus di luar tugas pokok penanggulangan bencana alam BNPB.

Sementara itu, Anggota Komisi VIII DPR-RI dari Fraksi Gerindra, F. Alimudin Kolatlena, menyatakan bahwa sinergi antara Presiden Prabowo Subianto dan Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa sangat fokus untuk menyudahi masa pengungsian warga.

“Bapak Presiden menginstruksikan tidak boleh ada lagi warga negara yang hidup di tenda-tenda pengungsian. Setiap warga negara harus mendapatkan tempat tinggal yang layak,” tegas Alimudin.

Ia menjelaskan bahwa keterbatasan APBD Maluku membuat intervensi langsung dari APBN melalui BNPB mutlak diperlukan. Berbeda dengan bantuan tahap awal daerah yang baru menyentuh 50 unit rumah secara bertahap, intervensi BNPB kali ini akan mencakup seluruh warga terdampak di Kariuw dan Masihulan secara menyeluruh.

Meski demikian, Pemerintah Pusat meminta Pemerintah Kabupaten setempat untuk bergerak cepat membantu penyusunan data administrasi penunjang. Data tersebut meliputi surat penetapan status bencana serta validasi daftar nama calon penerima bantuan hunian. Komisi VIII DPR-RI juga berkomitmen penuh untuk mengawal jalannya proyek kemanusiaan ini hingga tuntas.

“Kami di komisi juga akan mengawal sampai program ini selesai dan benar-benar dirasa manfaat oleh masyarakat. Karena ini sudah menjadi perhatian bapak Presiden,” pungkasya. (*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KNPI KABUPATEN SBB photo_camera 6

    KNPI KABUPATEN SBB

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • visibility 962
    • 0Komentar
  • Saat Terumbu Karang Banda “Digadaikan” Untuk Bayar Hutang AS

    Saat Terumbu Karang Banda “Digadaikan” Untuk Bayar Hutang AS

    • calendar_month Senin, 11 Agt 2025
    • visibility 404
    • 0Komentar

      AMBON-DM : Penandatanganan kesepakatan pengalihan utang untuk perlindungan alam telah ditandatangani oleh Indonesia, Amerika Serikat, dan sejumlah organisasi konservasi, pada 3 Juli 2024. Penandatanganan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengalihkan utang senilai 35 juta dolar AS menjadi investasi bagi konservasi terumbu karang Indonesia selama sembilan tahun ke depan. Salah satu wilayah konservasi terumbu karang […]

  • PPP Maluku Gelar Mukerwil, Deklarasi Dukung Agus-Yasin di Mukhtamar

    PPP Maluku Gelar Mukerwil, Deklarasi Dukung Agus-Yasin di Mukhtamar

    • calendar_month Rabu, 24 Sep 2025
    • visibility 681
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-X Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang akan digelar pada 27-29 September 2025, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Provinsi Maluku secara resmi mendeklarasikan dukungan kepada H. Agus Suparmanto dan Gus Taj Yasin sebagai Ketua Umum dan Sekjen PPP. Deklarasi tersebut di gelar di sela-sela kegiatan Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) ke III […]

  • Skandal Suap “Sianida Hartini” Seret Oknum Petinggi di Polda Maluku

    Skandal Suap “Sianida Hartini” Seret Oknum Petinggi di Polda Maluku

    • calendar_month Senin, 29 Sep 2025
    • visibility 765
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Salah satu mantan Kapolsek KPYS Ambon diduga terima suap untuk membebaskan 300 karton Sianida yang baru tiba di pelabuhan untuk dikirim ke Gunung Botak. Selain itu ada beberapa oknum pejabat Polda Maluku juga terindikasi menikmati uang haram tersebut. Kejadian suap menyuap ini berlangsung sekitar awal tahun 2025. Uang itu diterima oleh sejumlah oknum […]

  • Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Polres MBD Hadirkan Pamapta

    Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Polres MBD Hadirkan Pamapta

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • visibility 257
    • 0Komentar

    MBD.-DEMAL; Dalam rangka mengoptimalkan pelayanan publik, Polres Maluku Barat Daya meluncurkan program Pamapta, Senin 27 Oktober 2025. ” Peluncuran Pamapta SPKT Polres MBD merupakan wujud transformasi pelayanan 24 jam untuk masyarakat, program ini merupakan implementasi dari keputusan Kapolri Nomor KEP/1438/IX/2025 tanggal 24 September 2025 tentang penyesuaian nomenklatur Kepala Unit menjadi Perwira Samapta pada sentra Pelayanan […]

  • Tak Ada Kepastian Usai Digelar Sidang, Kasus WRL “Menguap” di DPP Hanura

    Tak Ada Kepastian Usai Digelar Sidang, Kasus WRL “Menguap” di DPP Hanura

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • visibility 1.032
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Badan Kehormatan Partai Hanura belum juga menyampaikan hasil Sidang Etik yang digelar beberapa waktu lalu kepada publik tuai respon negatif dari Pukat Seram sebagai pihak pelapor. Ketua Pukat Seram Fakhri Asyahtri bahkan menduga ada intrik tertentu sehingga DPP Hanura beluk juga mengeluarkan putusan terkait dua pelanggaran etik yang melilit William R Lomo oknum […]

expand_less