Jumat, 7 Agu 2026
light_mode

Saat ‘Capten’ Siong Tergiur Investasi Bodong, Rp125 M Nyaris Ludes

  • calendar_month Rab, 4 Jun 2025
  • visibility 518
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Nama Siong kembali mencuat ke publik usai Kejaksaan Negeri Ambon menggarap dugaan korupsi dana Dok Wayame.

Dalam kasus ini, pengusaha Kapal Cepat Fiber nomor wahid di Indonesia Timur ini bukan sebagai terduga pelaku kajahatan, tapi  berstatus saksi.

Siong tidak sendiri yang diperiksa soal Dok Wayame, ada juga nama Tony Rambitan pengusaha minyak kelas kakap yang memiliki usaha perhotelan dan penginapan dengan bendera PT. Sumber Rezeki.

Siong pemilik  nama asli Jhonny De Queljue bukan baru pertama kali diperiksa sebagai saksi dalam kasus pidana khusus.

Belum lama ini pada tahun 2020, Siong juga pernah tersandung kasus transaksi mencurigkan di BNI dan diperiksa sebagai saksi. Para tersangka dalam kasus ini telah divonis bersalah dengan masa hukuman bervariasi dari 5 sampai 20 tahun hukuman penjara. 

Saat itu, Siong hampir saja kehilangan uangnya sebesar Rp125 miliar yang diinvestasikan pada program bodong Farrahdhiba Jusuf. 

Merujuk amar putusan Pengadilan Negeri Ambon Nomor 5/Pid.Sus-TPK/2020/ PN Amb dengan terdakwa atas nama Farrahdhiba Yusuf. 

Siong  menginvestasikan uangnya di BNI dengan total 125 miliar dalam program bodong itu. 

Awal mulanya, pada tanggal 17 September 2019, Siong mendapatkan pesan whatsup dari Farrahdhiba Jusuf, menawarkan program seolah-olah resmi dari PT. Bank Negara Indonesia Cabang Ambon berupa program cashback untuk dana investasi Rp20 miliar, Rp 25 miliar dan  Rp30 miliar. 

Untuk penempatan dana investasi sejumlah Rp20 miliar mendapatkan cashback sejumlah Rp350 juta untuk investasi sejumlah Rp25 miliar mendapatkan cashback sejumlah Rp450 juta dan untuk penempatan dana investasi sejumlah Rp30  miliar mendapatkan cashback sejumlah Rp600 juta per-2 (dua) minggu dari tanggal 17 September 2019 termasuk hari libur. 

Mendapatkan kabar ini, Siong pun tancap gas, uang milikinya di rekening BCA dan Sinar Mas langsung ditransfer ke rekening BNI atas namanya sebanyak empat kali diwaktu bersamaan  dengan nilai berberbeda-beda, pertama 70 miliar, kedua 28 miliar, ke tiga 2 miliar dan ke empat 25 miliar rupiah. 

Siong sangat berani untuk mengikuti program Cashback yang ditawarkan terdakwa, mengingat posisi terdakwa adalah pejabat di BNI. 

Sayangnya, usai uang itu masuk di rekening atas namanya, tanpa sadar sang Capten Siong, uangnya raib perlahan demi perlahan ditranfer ke beberapa rekening lain tanpa sepengetahuannya. 

Dalam amar putusan itu dijelaskan, para terdakwa Faradiba cs berkolaborasi memindahkan uang milik Siong ke rekening lain sehingga tidak terbaca sistem dan terkesan Siong yang melakukan transaksi itu, padahal Siong tidak pernah hadir di teller untuk melakukan penarikan ataupun pemidahbukuan. 

Kasus ini kemudian menjadi kasus tebesar yang dipecahkan Polda Maluku, barang bukti yang dirampas pun sangat bernilai tinggi, mulai dari kendaraan mewah, rumah mewah hingga kos-kosan, gelang, permata dan lain-lain.

Siong merupakan pengusaha muda yang bisnis perkapalannya sangat sukses, dibawa bendera PT. Pelayaran Dharma Indah kapal-kapalnya telah berlabu di berbagai dermaga, tak hanya di Maluku, tapi juga di Nusa Tenggara Timur. 

PT Pelayaran Dharma Indah didirikan sejak Tahun 2002 dengan total armada awal berjumlah 2 kapal. Tapi tekad yang kuat serta kerja keras dan pantang menyerah, hingga saat ini, PT Pelayaran Dharma Indah sudah memiliki 4 kantar cabang yang tersebar di Kendari, Manado, Kupang, dan Tulehu, dengan total armada mencapai 35 unit kapal.(*)

Editor : Abd Karim

Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mata Uang Iran Anjlok 1.000.000 Rial = 1 Dolar AS

    Mata Uang Iran Anjlok 1.000.000 Rial = 1 Dolar AS

    • calendar_month Sel, 3 Mar 2026
    • visibility 289
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL ; Sebelum satu peluru pun ditembakkan pada Februari 2026, ekonomi Iran sudah dalam kondisi darurat parah. Terhitung Per Januari 2026, Iran mengalami krisis ekonomi terdalam dan terpanjang dalam sejarah modernnya. Inflasi melonjak melampaui 48,6% pada Oktober 2025. Antara 22% hingga 50% warga Iran hidup di bawah garis kemiskinan. Kementerian Kesejahteraan Sosial melaporkan 57% […]

  • Satu Data Tunggal, Langkah Besar Desa-Desa di Kepulauan Aru Menuju Era Digital

    Satu Data Tunggal, Langkah Besar Desa-Desa di Kepulauan Aru Menuju Era Digital

    • calendar_month Sab, 25 Apr 2026
    • visibility 184
    • 0Komentar

    DOBO,-DEMAL ; Bupati Kepulauan Aru, Timotus Kaidel, meluncurkan 57 website desa sekaligus membuka pelatihan operator website dalam acara yang digelar di Gospel Cafe Resto, Dobo, Sabtu 25 April 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Aru Muda ini menjadi tonggak sejarah bagi digitalisasi di Bumi Jargaria. Dalam sambutannya, Bupati Timotus menegaskan bahwa website desa bukan sekadar […]

  • Diyakini Palsu, Ini Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

    Diyakini Palsu, Ini Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • visibility 190
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL ; Selain naskah Sejarah Desa Batu Merah yang telah diyakini Palsu, Surat Kuasa penyerahan mandat kepemimpinan Raja Negeri Batu Merah yang ditandatangani pada 14 Juni 1926 juga diragukan keasliannya. Dokumen itu bisa dipastikan baru ditulis pada era 2000an, sebab jenis kertas dan tintanya tidak sesuai dengan sejumlah dokumen sejarah waktu itu. “Ini juga […]

  • Bupati MTH : Menjaga Tradisi Bukan Berarti Menolak Kemajuan

    Bupati MTH : Menjaga Tradisi Bukan Berarti Menolak Kemajuan

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • visibility 231
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Tradisi Fan Kurkurat atau memanah ikan Kurkurat menjadi salah satu atraksi utama dalam Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025 yang berlangsung meriah di Pantai Ohoi (desa) Kolser, Kabupaten Maluku Tenggara, Sabtu 25 Oktober 2025. Fan Kurkurat lebih dari sekadar pertunjukan budaya, kegiatan ini mencerminkan kearifan lokal masyarakat Kei dalam menjaga hubungan harmonis antara […]

  • Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

    Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • visibility 924
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Di atas kertas, Blok Migas Masela adalah jackpot ekonomi bagi Maluku. Cadangan gas 18,5 triliun kaki kubik (TCF), 225 juta barel kondensat setara 35 ribu barel per hari, dan kapasitas produksi 1,6 miliar kaki kubik gas per hari selama 85 tahun menjadikannya salah satu proyek energi terbesar di Asia. Namun di balik angka […]

  • Krisis Iklim dan Dampaknya Kini di Kepulauan Banda

    Krisis Iklim dan Dampaknya Kini di Kepulauan Banda

    • calendar_month Kam, 23 Apr 2026
    • visibility 349
    • 0Komentar

    Dampak krisis iklim di Kepulauan Banda telah menggeser pola peralihan musim. Nanaku dan aplikasi cuaca digunakan bersamaan—menerka musim hujan dan kemarau yang tidak lagi teratur. Penulis: Jaya Barends-Dekrit Maluku Ringkasan: Pola peralihan muson yang bergeser bikin cuaca tak menentu. Warga mengamati tanda alam untuk memprediksi cuaca harian Melihat gugusan Pulau Seram selepas hujan pertanda laut […]

expand_less