Polemik PT.SIM Berakhir, Aktivis : Keputusan Bupati Tepat, Demi Investasi dan Rakyat
- calendar_month Ming, 17 Agu 2025
- visibility 446
- comment 0 komentar

Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman usai bertemu dengan PT.SIM belum lama ini, melanjutkan hasil pertemuan dengan Gubernur Maluku.(dok.ist)
AMBON-DM: Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, menuai pujian setelah berani menghentikan sementara aktivitas PT Spice Islands Maluku (SIM). Langkah yang sempat dianggap anti-investasi itu justru terbukti sebagai strategi jitu meredam konflik, membuka ruang dialog, sekaligus memastikan kepentingan masyarakat tetap berjalan beriringan dengan keberlanjutan investasi.
Kalangan aktivis organisasi kemahasiswaan dan kepemudaaan Islam menilai kebijakan penghentian sementara aktivitas PT.SIM oleh Bupati SBB Asri Arman diambil sudah tepat.
Keputusan itu juga didasari kepentingan masyarakat dan bukanlah sikap anti investasi sebagaimana yang diwacanakan selama ini.
“‘Beberapa pihak menuding Bupati SBB, Asri Arman menolak investasi. Faktanya, sejak awal Bupati tidak pernah menolak, melainkan menunda sementara aktivitas perusahaan untuk meredam potensi konflik horizontal di lapangan,” ujat Syahril Boy salah satu aktivis HMI kepada media. Minggu 17 Agustus 2025.
Syahril mengatakan, penundaan sementara yang ditempuh beberapa waktu lalu merupakan strategi agar pemerintah punya ruang menyusun solusi yang ideal. Sebab investasi tanpa penyelesaian sengketa hanya akan memperbesar api konflik.
Langkah itu terbukti tepat. Melalui pendekatan dialog, koordinasi dengan DPRD dan Pemerintah Provinsi, serta mediasi dengan masyarakat. Bupati SBB berhasil membuka jalan tengah, investasi PT SIM tetap berjalan, hak-hak masyarakat akan tetap diakomodir, dan tensi sosial perlahan menurun drastis.
“Bupati Asri menunjukkan kepemimpinan rasional. Selain menjaga stabilitas sosial, Bupati juga memberi kepastian hukum bagi dunia usaha,” tegas Syahril.
Ketua Gerakan Pemuda Islam (GPI) SBB La Yusuf Ode Kasim menilai cara Bupati SBB Asri mengelola konflik adalah bukti bahwa investasi bisa bersandingan dengan kepentingan rakyat jika ditangani secara rasional.
“Kami tidak hanya mendukung, tetapi siap mengawal penuh jalannya pemerintahan Bupati Asri Arman agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat sekaligus menjaga iklim investasi,” tegasnya.
HMI dan GPI menilai keberhasilan ini harus dibaca sebagai sinyal bahwa pemerintah daerah mampu menghadirkan keseimbangan antara kepentingan korporasi dan masyarakat.
Di tengah iklim politik lokal yang rawan, keberhasilan Asri Arman menjadi pelajaran penting jika investasi hanya akan berumur panjang bila disokong kepemimpinan yang jernih, rasional, dan didukung masyarakat sipil yang aktif mengawal.(*)
Editor : Abd Karim

Saat ini belum ada komentar