Kamis, 13 Agu 2026
light_mode

Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

  • calendar_month Jum, 5 Jun 2026
  • visibility 111
  • comment 0 komentar

AMBON.-DEMAL : Salah satu tokoh muda Kabupaten Seram Bagian Barat,Alex Kuparuw meminta aparat Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat tidak hanya fokus pada pelaku lapangan peristiwa bentrokan yang melibatkan warga Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

“Penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. Jika hanya pelaku pembacokan yang diproses hukum tanpa mengungkap penyebab utama konflik, maka potensi gesekan antarkelompok masyarakat masih akan terus ada,” tegasnya dalam keterangan pers.

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, insiden bermula saat seorang pemuda Desa Ariate bernama Nando Pesireron melintas di Dusun Tanah Goyang sepulang dari kawasan tambang Sinabar pada Sabtu (30/5/2026) malam. Saat itu, sejumlah pemuda sedang berkumpul di sekitar lokasi pesta kampung yang diduga berlangsung dengan konsumsi minuman keras.

Ketika hendak melintas, Nando disebut membunyikan klakson kendaraan karena jalan terhalang kerumunan warga. Situasi kemudian memanas setelah terjadi adu mulut yang berujung pada aksi pemukulan terhadap dirinya.

Tidak terima atas kejadian tersebut, Nando kembali ke Desa Ariate dan menyampaikan peristiwa yang dialaminya kepada sejumlah pemuda setempat. Beberapa warga kemudian mendatangi lokasi pesta untuk mencari pihak yang diduga melakukan pemukulan.

Namun, sesampainya di Dusun Tanah Goyang, rombongan tersebut kembali terlibat ketegangan dengan sejumlah pemuda setempat. Situasi yang semula hanya berupa perselisihan berkembang menjadi aksi saling serang hingga mengakibatkan seorang pemuda Desa Ariate mengalami luka akibat sabetan senjata tajam pada bagian lengan.

Peristiwa itu memicu kemarahan warga Ariate. Sejumlah pemuda kemudian melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam pembacokan.

Dalam situasi yang semakin tidak terkendali, seorang warga Dusun Tanah Goyang, Rafli Bufakar, menjadi korban sabetan parang di sekitar Pos Polisi Siaputi.

Alex Kuparuw menegaskan bahwa seluruh rangkaian peristiwa tersebut tidak dapat dilepaskan dari dugaan konsumsi minuman keras dan aktivitas pesta malam yang berlangsung sebelum bentrokan terjadi.

“Polisi harus melihat persoalan ini secara utuh. Jangan hanya berhenti pada pelaku pembacokan, tetapi juga mengusut siapa saja yang menjadi pemicu awal konflik. Jika memang pesta dan miras menjadi faktor utama, maka itu harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum,” tegasnya.

Selain meminta pengusutan terhadap pelaku bentrokan, ia juga mendesak aparat untuk menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam aksi lanjutan berupa perusakan fasilitas umum, termasuk Pos Polisi Siaputi dan rumah dinas Bhabinkamtibmas yang terjadi setelah konflik pecah.

Menurutnya, tindakan anarkis terhadap fasilitas negara tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga meminta Kapolda Maluku membentuk tim khusus guna mengidentifikasi serta menangkap para pelaku perusakan dan pembakaran yang terjadi pascainsiden bentrokan.

Di sisi lain, tokoh muda tersebut mengingatkan seluruh pihak agar tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif di media sosial maupun platform digital lainnya. Sebab, informasi yang tidak terverifikasi berpotensi memperkeruh situasi dan merusak hubungan sosial yang selama ini terjalin di tengah masyarakat.

“Semua pihak harus menahan diri. Jangan ada narasi yang memecah belah masyarakat atau membawa konflik ini ke isu yang lebih luas. Yang dibutuhkan saat ini adalah penegakan hukum yang adil, objektif, dan menyeluruh agar keamanan serta hubungan baik antarwarga dapat kembali pulih,” pungkasnya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Demi Akurasi Data, KPU Ambon Sisir Pemilih Luar Negeri Lewat Coktas

    Demi Akurasi Data, KPU Ambon Sisir Pemilih Luar Negeri Lewat Coktas

    • calendar_month Jum, 19 Jun 2026
    • visibility 107
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon menggelar Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) terhadap pemilih luar negeri selama dua hari, mulai 17 hingga 18 Juni 2026. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menjelang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tingkat Kota Ambon Tahun 2026. Kegiatan ini merujuk pada Peraturan KPU Nomor […]

  • Ini Perusahaan “Penerima” Kelebihan Bayar Proyek BPJN Maluku

    Ini Perusahaan “Penerima” Kelebihan Bayar Proyek BPJN Maluku

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 984
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ;Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menemukan kelebihan bayar di 21 paket proyek pada lingkup Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku merupakan hasil analisa atas belanja fisik tahun anggaran 2022 dan semester I tahun anggaran 2023. Dalam laporan tersebut, BPK membagi dua skema penilaian yakni lebih bayar dan kurang bayar dengan […]

  • Sekwil Hanura Akui Kasus WRL Sudah dimeja Mahkamah Partai

    Sekwil Hanura Akui Kasus WRL Sudah dimeja Mahkamah Partai

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • visibility 545
    • 0Komentar

    DM-AMBON – Dugaan tindak pidana aborsi yang diduga melibatkan WRL oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah terus diproses Partai Hanura Maluku.  “ Sehari dua yang bersangkutan (WRL) akan diperiksa oleh Mahkamah Partai,” kata Sekretaris Wilayah DPD Partai Hanura Maluku Alfred Erens Lelau, kepada dekritmaluku.com melalui sambungan telepon, Rabu,30 April 2025. Selain […]

  • Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-II)

    Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-II)

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • visibility 219
    • 0Komentar

    Misteri Surat Mandat 1926 dan Historisch Negorij Batoemerah     Keasilan dua dokumen yang disampaikan penggugat Ali Hatala (raja saat ini) dalam sidang sengketa mata rumah parentah Negeri Batu Merah di Pengadilan Negeri Ambon beberapa waktu lalu masih jadi misteri. Meski dokumen Historisch Negorij Batoemerah dan Surat Kuasa Penyerahan Mandat yang ditunjukan dalam persidangan itu […]

  • Kepada Ketua Bawaslu Malteng, Istrinya : Ose Bilang Su Zg Selingkuh Lae

    Kepada Ketua Bawaslu Malteng, Istrinya : Ose Bilang Su Zg Selingkuh Lae

    • calendar_month Sel, 23 Sep 2025
    • visibility 2.010
    • 0Komentar

    AMBON.-DM: Curhatan Istri Ketua Bawaslu Maluku Tengah LA mendadak viral, tingkah laku yang selama ini disembunyikan dari istri sahnya pun terkuak. LA  diduga selingkuh dengan istri orang, beberapa perbuatan yang menjastifikasi LA sedang berselingkuh juga diunggah ke media sosial. Salah satunya, bukti adanya transferan uang sebesar Rp500.000 untuk membayar paket COD milik salah perempuan yang […]

  • Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Ambon

    Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Hadir di Ambon

    • calendar_month Kam, 2 Okt 2025
    • visibility 336
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) hadir di Balai Diklat keagamaan Ambon sosialisasikan program Makan Bergizi Gratis (MBG). MBG adalah terobosan baru pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan memberikan penguatan gizi. Sosialisasi yang mengangkat tema Bersama Mewujudkan Generasi Sehat Indonesia itu disambut meriah warga setempat yang sudah […]

expand_less