Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

  • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
  • visibility 195
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON.-DEMAL : Salah satu tokoh muda Kabupaten Seram Bagian Barat,Alex Kuparuw meminta aparat Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat tidak hanya fokus pada pelaku lapangan peristiwa bentrokan yang melibatkan warga Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

“Penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. Jika hanya pelaku pembacokan yang diproses hukum tanpa mengungkap penyebab utama konflik, maka potensi gesekan antarkelompok masyarakat masih akan terus ada,” tegasnya dalam keterangan pers.

Berdasarkan informasi yang berkembang di lapangan, insiden bermula saat seorang pemuda Desa Ariate bernama Nando Pesireron melintas di Dusun Tanah Goyang sepulang dari kawasan tambang Sinabar pada Sabtu (30/5/2026) malam. Saat itu, sejumlah pemuda sedang berkumpul di sekitar lokasi pesta kampung yang diduga berlangsung dengan konsumsi minuman keras.

Ketika hendak melintas, Nando disebut membunyikan klakson kendaraan karena jalan terhalang kerumunan warga. Situasi kemudian memanas setelah terjadi adu mulut yang berujung pada aksi pemukulan terhadap dirinya.

Tidak terima atas kejadian tersebut, Nando kembali ke Desa Ariate dan menyampaikan peristiwa yang dialaminya kepada sejumlah pemuda setempat. Beberapa warga kemudian mendatangi lokasi pesta untuk mencari pihak yang diduga melakukan pemukulan.

Namun, sesampainya di Dusun Tanah Goyang, rombongan tersebut kembali terlibat ketegangan dengan sejumlah pemuda setempat. Situasi yang semula hanya berupa perselisihan berkembang menjadi aksi saling serang hingga mengakibatkan seorang pemuda Desa Ariate mengalami luka akibat sabetan senjata tajam pada bagian lengan.

Peristiwa itu memicu kemarahan warga Ariate. Sejumlah pemuda kemudian melakukan pengejaran terhadap pihak yang diduga terlibat dalam pembacokan.

Dalam situasi yang semakin tidak terkendali, seorang warga Dusun Tanah Goyang, Rafli Bufakar, menjadi korban sabetan parang di sekitar Pos Polisi Siaputi.

Alex Kuparuw menegaskan bahwa seluruh rangkaian peristiwa tersebut tidak dapat dilepaskan dari dugaan konsumsi minuman keras dan aktivitas pesta malam yang berlangsung sebelum bentrokan terjadi.

“Polisi harus melihat persoalan ini secara utuh. Jangan hanya berhenti pada pelaku pembacokan, tetapi juga mengusut siapa saja yang menjadi pemicu awal konflik. Jika memang pesta dan miras menjadi faktor utama, maka itu harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum,” tegasnya.

Selain meminta pengusutan terhadap pelaku bentrokan, ia juga mendesak aparat untuk menindak tegas pihak-pihak yang terlibat dalam aksi lanjutan berupa perusakan fasilitas umum, termasuk Pos Polisi Siaputi dan rumah dinas Bhabinkamtibmas yang terjadi setelah konflik pecah.

Menurutnya, tindakan anarkis terhadap fasilitas negara tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun dan harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Ia juga meminta Kapolda Maluku membentuk tim khusus guna mengidentifikasi serta menangkap para pelaku perusakan dan pembakaran yang terjadi pascainsiden bentrokan.

Di sisi lain, tokoh muda tersebut mengingatkan seluruh pihak agar tidak menyebarkan informasi yang bersifat provokatif di media sosial maupun platform digital lainnya. Sebab, informasi yang tidak terverifikasi berpotensi memperkeruh situasi dan merusak hubungan sosial yang selama ini terjalin di tengah masyarakat.

“Semua pihak harus menahan diri. Jangan ada narasi yang memecah belah masyarakat atau membawa konflik ini ke isu yang lebih luas. Yang dibutuhkan saat ini adalah penegakan hukum yang adil, objektif, dan menyeluruh agar keamanan serta hubungan baik antarwarga dapat kembali pulih,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Serap Aspirasi di Asilulu, Kepada Senator Bisri, Warga Minta Pemekaran Jazirah 

    Serap Aspirasi di Asilulu, Kepada Senator Bisri, Warga Minta Pemekaran Jazirah 

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • visibility 428
    • 0Komentar

    DM-AMBON – Tuntutan menjadikan jazirah Leihitu sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) di wilayah Maluku kembali bergema, kali ini disuarakan warga Asilulu Kecamatan Leihitu, dalam pertemuan dengan salah satu Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal Maluku, Bisri As Shiddiq Latuconsina. Selasa,21 April 2025. Warga menilai, pemekaran Jazirah Leihitu sebagai salah satu DOB adalah bagian dari cara […]

  • Sespimma Polri Angkatan 75 Gelar Baksos Kemanusiaan di Mapolres Sumedang

    Sespimma Polri Angkatan 75 Gelar Baksos Kemanusiaan di Mapolres Sumedang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • visibility 233
    • 0Komentar

    SUMEDANG.-DEMAL ;Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Kelompok Belajar (Pokjar) V menggelar bakti sosial di Mapolres Sumedang, Jawa Barat, Rabu 20 Mei 2026. Kegiatan kemanusiaan yang menjadi bagian dari Praktik Kuliah Profesi (PKP) ini diwujudkan lewat pembagian 100 paket sembako untuk warga kurang mampu dan santunan kepada 25 anak yatim piatu Yayasan Attaqwa. Acara berlangsung […]

  • Warga Mulai Mendulang Emas di Bawah Jembatan Waenibe,Sehari 12 Gram

    Warga Mulai Mendulang Emas di Bawah Jembatan Waenibe,Sehari 12 Gram

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • visibility 449
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Potensi biji emas di Pulau Buru ternyata tidak hanya terkonsentrasi di Gunung Botak, terbaru salah satu sungai yang berjarak kurang dari 7 kilo meter dari pemukiman Desa Waenibe Kecamatan Fena Leisela juga menyimpan emas. Salah satu warga net dalam unggahannya di media sosial mengenai hasil pendulangan emas di bawah jembatan Waenibe dalam sehari bisa […]

  • Pemkab Malra Jadikan Danar Ifak Jadi Desa Wisata Pancasila

    Pemkab Malra Jadikan Danar Ifak Jadi Desa Wisata Pancasila

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • visibility 288
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya Pulau Kei, menjadi bukti nyata bagaimana nilai-nilai Pancasila melebur dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Semangat ini ditegaskan oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, saat menghadiri kegiatan Pembentukan Desa Wisata Pancasila di Balai Desa Danar, Kabupaten Maluku Tenggara, pada Senin 20 Oktober 2025. “Pancasila adalah kompas moral dan […]

  • Soal Dugaan Perselingkuhan, Partai Demokrat Maraton Periksa Aleg Malteng 

    Soal Dugaan Perselingkuhan, Partai Demokrat Maraton Periksa Aleg Malteng 

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • visibility 1.397
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Partai Demokrat maraton menyelesaikan kasus dugaan perselingkuhan yang melibatkan salah satu kadernya di Maluku Tengah.  Setelah melalui pemeriksaan di tingkat Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Demokrat Maluku Tengah, Hidayat kembali penuhi undangan pemeriksaan oleh Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Demokrat Maluku. “ Tadi pagi (Hidayat Samelehu) sudah diperiksa  oleh DPD,” akui Ketua DPC Partai […]

  • PT. LSN-DLHP Sosialisasi Wajib Rertibusi Kebersihan Bagi Pedagang di Ambon

    PT. LSN-DLHP Sosialisasi Wajib Rertibusi Kebersihan Bagi Pedagang di Ambon

    • calendar_month Rabu, 9 Jul 2025
    • visibility 499
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Ambon, PT. Las Sahapory Nurlembe (PT.LSN) dan Dinas Lingkugan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon terus mengedukasi para pengguna layanan untuk taat membayar retribusi, khususnya pada sektor jasa kebersihan.  “ Bersama dengan Pemerintah Kota Ambon, kami terus berusaha mengedukasi pedagang tentang kewajiban mereka membayar retrubusi,” kata […]

expand_less