Kamis, 2 Jul 2026
light_mode

Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • visibility 21
  • comment 0 komentar

SERAM BAGIAN BARAT, DEMAL : Jejaring Kelompok Pengelolaan Kolaboratif Kawasan Konservasi (KK) Per Pulau Buano resmi terbentuk. Peserta pertemuan lintas sektor sepakat menunjuk Roberth Hutuely sebagai Koordinator Umum (Kordum).

Sebagai kordum, Roberth bertugas mengoordinasikan tiga kelompok pengelolaan dari Desa Waesala, Buano Selatan, dan Soleh untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan KK Pulau Buano.

Roberth juga bertugas berkoordinasi dengan para dewan pengarah dari lintas sektor.

Jejaring tersebut terbentuk dalam rapat di Aula Pertemuan Yayasan SAHARI, Desa Nuruwe, Kecamatan Kairatu Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat, Kamis (25/6/2026). Kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja pada Jumat (26/6/2026).

Pengelolaan kolaboratif ini didukung melalui Program TFCCA yang dipimpin oleh konsorsium Yayasan SAHARI bersama CTC dan KIRANIS.

Kordum Jejaring Kelompok Pengelolaan Kolaboratif KK Pulau Buano, Roberth Hutuely menyambut baik inisiasi pembentukan jejaring oleh tiga lembaga nirlaba tersebut. Ia berharap tiga kelompok pengelola dapat memperkuat pengawasan sehingga praktik penangkapan ikan destruktif berkurang.

“Kita akan tetap konsisten melakukan berbagai kegiatan untuk mengurangi praktik penangkapan ikan dengan bom dan potas. Jika itu bisa dilakukan, kelestarian KK Pulau Buano akan terjaga,” ujar Roberth.

Menurutnya, laut lestari akan berdampak terhadap peningkatan nilai ekonomi nelayan.

Dampak lainnya jika ekosistem perairan terjaga, maka area penangkapan juga tak jauh sehingga pengeluaran membeli bahan bakar tidak membengkak.

“Kelompok kolaborasi akan konsisten menjaga kelestarian perairan KK Pulau dan perairan sekitar. Termasuk juga menerapkan konservasi berbasis kearifan lokal seperti sasi di Waesala dan Soleh,” ujarnya.

Roberth menjelaskan guna mencapai laut yang lestari dan berkelanjutan, pihaknya juga telah menyusun rencana kerja pengelolaan kolaboratif.

Pihak Yayasan SAHARI bersama CTC dan KIRANIS menjadi fasilitator dalam sesi tersebut. Direktur Program Yayasan SAHARI, Noni Tuharea, menjelaskan kelompok jejaring memiliki lima program prioritas.

Di antaranya pengawasan kawasan, pemetaan ekosistem, penguatan kapasitas, sosialisasi dan edukasi serta monitoring dan evaluasi.

“Ada lima program prioritas dan untuk detail kegiatan telah disusun secara bersama-sama oleh tiga kelompok jejaring. Program ini menjadi kerangka acuan kerja-kerja mereka ke depan,” imbuhnya.

Diketahui pembentukan jejaring kelompok ini dihadiri pihak Dinas DKP GP II Maluku, Dinas Perikanan Seram Bagian Barat (SBB), Sekcam Huamual Belakang, Kasat Polrairud Polres SBB, Kapolsek Waesala dan Danramil 1513-01/Piru dan jurnalis.

Pihak lintas sektor tersebut, kemudian didaulat menjadi dewan pengarah Jejaring Kelompok Pengelolaan Kolaboratif KK Pulau Buano.

Tugas dan peran mereka di antaranya, mengkoordinasi pemantau ekosistem terumbu karang, menyinkronkan program konservasi dengan kebijakan kabupaten, bimbingan teknis mengenai prosedur penangkapan serta pendekatan persuasif terhadap warga yang melanggara aturan.

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengungkap Sosok Susana “Bayangan” Bos Kiat di Proyek Irigasi Sariputih

    Mengungkap Sosok Susana “Bayangan” Bos Kiat di Proyek Irigasi Sariputih

    • calendar_month Sel, 9 Sep 2025
    • visibility 373
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Pasca jebolnya 31 meter saluran irigasi Sariputih, nama Ronny Rambitan ikut dibawa-bawa. Sejumlah media mainstrem menyebut taipan yang akrab di sapa Bos Kiat itu sebagai pihak yang harus bertanggungjawab dalam pekerjaan Irigasi Sariputih tahun 2024. PT. Ikinresi Bersama merupakan perusahaan lokal yang beralamat di Skip Karang Panjang Kota Ambon. Namun, Direkturnya bukan Ronny […]

  • Sumber Air Su Jaoh, Ancaman Bagi Warga Kota Ambon

    Sumber Air Su Jaoh, Ancaman Bagi Warga Kota Ambon

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • visibility 428
    • 0Komentar

    “Batu Merah, Pandan Kasturi dan Karang Panjang itu dikelola PT DSA yang tidak tau diri itu. Tidak pernah bikin pelayanan yang baik buat masyarakat, dan yang disalahkan Pemerintah Kota Ambon,” kesal Wattimena, usai Rapat Paripurna di Balai Rakyat Belakang Soya, Rabu (26/11/2025). “Kantornya ada di depan kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Kalau mereka pelayanan tidak […]

  • KPU Kota Kembalikan Rp13 M Lebih Sisa Dana Hibah ke Pemkot Ambon

    KPU Kota Kembalikan Rp13 M Lebih Sisa Dana Hibah ke Pemkot Ambon

    • calendar_month Sel, 3 Jun 2025
    • visibility 352
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon telah mengembalikan sisa penggunaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 kepada Pemerintah Kota Ambon.  Dari total pagu yang dianggarkan sebesar Rp 35.599,936,00, KPU hanya dapat menyerap anggaran sebesar Rp21,687,387,210 sisanya sebesar Rp13,912,548,790 dikembalikan ke kas daerah. Ketua KPU Kota Ambon, Kaharudin Mahmud mengungkapkan, pengembalian ini […]

  • Skandal Dokumen “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-I)

    Skandal Dokumen “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-I)

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • visibility 229
    • 0Komentar

    Dilaporkan Sejak Tahun 2021, Polisi Mulai Garap Sejumlah Saksi   AMBON.-DEMAL ; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku kini tengah membidik dugaan penggunaan dokumen palsu yang melibatkan Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala. Drama hukum ini bermula pada tahun 2021. Ali Hatala mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Ambon melawan Muhamad Said Nurlete (Tergugat […]

  • Pelantikan GAMKI, Wabup Malra Minta Pemuda Kristen Jadi Agen Perubahan

    Pelantikan GAMKI, Wabup Malra Minta Pemuda Kristen Jadi Agen Perubahan

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 219
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahatoknam menegaskan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berjiwa nasionalis. Pemerintah Daerah juga berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, khususnya di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian budaya lokal. “GAMKI adalah mitra strategis […]

  • 30 Nota Sewa Gedung Oleh Pemkot Ambon diduga Fiktip,Lira : Nilainya Rp700 Juta dari Rp,1,3 M

    30 Nota Sewa Gedung Oleh Pemkot Ambon diduga Fiktip,Lira : Nilainya Rp700 Juta dari Rp,1,3 M

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • visibility 472
    • 0Komentar

    AMBON-DM ; Pemerintah Kota Ambon pada tahun anggaran 2024 menganggarkan belanja barang dan jasa sebesar Rp433,7 Miliar dengan realisasi sebesar Rp387,3 miliar atau 89,32 %. Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku menemukan ada sejumlah kejanggalan dalam laporan pertanggungjawaban realisasi tersebut, khusunya pada anggaran yang digunakan untuk belanda sewa gedung/bangunan oleh Sekretariat Kota Ambon, yang dianggarkan sebesar […]

expand_less