Senin, 7 Sep 2026
light_mode

SBT Mulai Terserang EL-Nino, Kolatlena Turunkan Tim BNPB Tanggulangi Dampak

  • calendar_month Minggu, 16 Agt 2026
  • visibility 61
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BULA,-DEMAL ; Anggota Komisi VIII DPR RI, Alimudin Kolatlena, meninjau langsung dampak El Nino di Kabupaten Seram Bagian Timur. Peninjauan dilakukan bersama Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah 4 hari berada di Bula untuk melakukan verifikasi.

Dampak yang terjadi meliputi kemarau panjang, krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan, hingga abrasi pantai.

“Dengan terjadinya dampak El Nino, kemarau panjang yang berakibat kepada krisis air bersih, lalu juga kebakaran hutan dan lahan, dan termasuk juga abrasi ya, karena kita langganan terhadap musim gelombang,” ujar Alimudin kepada wartawan usai rapat bersama Pemda SBT di kantor Bupati,Minggu (16/8/2026).

Alimudin menyampaikan bahwa pemerintah daerah SBT telah mengusulkan dana siap pakai kepada BNPB dan pemerintah pusat untuk penanganan bencana tersebut.

“Sudah diusulkan dan kita sudah me-call up, komunikasi dengan Kepala Badan, dan karena itu beliau mengirim timnya, Pak Riswandi dan kawan-kawan yang sudah 4 hari berada di Kota Bula,” jelasnya.

Ia menyebut perhatian serius dari Kepala BNPB ini juga merupakan arahan langsung dari Presiden. Tim BNPB telah melakukan survei dan verifikasi di beberapa titik di SBT.

“Ini untuk verifikasi lebih jauh langsung permohonan yang sudah diusulkan oleh pemerintah daerah, dan insya Allah akan bisa dieksekusi oleh BNPB,” kata Alimudin.

Alimudin menegaskan BNPB merespon cepat setiap usulan dari daerah selama disertai data yang akuntabel.

“Jadi, di BNPB itu akomodatif terhadap usulan dari semua daerah. Yang penting basisnya data, fakta, dan bisa dipertanggungjawabkan, akuntabel. Nah, BNPB selalu respon,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kesungguhan BNPB yang tetap turun ke daerah terpencil di tengah padatnya agenda penanganan bencana nasional, seperti gempa di NTT.

“Hari ini mereka tiba di Bula, kabupaten yang jauh di Provinsi Maluku. Nah, karena itu menunjukkan keseluruhan dan kesungguhan,” ujarnya.

Kolatlena mencontohkan kesigapan BNPB saat penanganan dampak bencana non-alam di Maluku Tengah akibat konflik antar warga.

“Beberapa waktu yang lalu, kami juga bersama dengan Deputi Tiga ya, kita ke Maluku Tengah. Rumah-rumah warga yang hancur, dan selama berapa tahun ini mereka masih di tenda-tenda pengungsian. Nah, karena itu kita turun, dan sudah dieksekusi. Pembangunan rumah hunian sementara sudah dieksekusi pas kita datang,” pungkasnya.

Sementara, Pelaksana Tugas Penanganan Darurat Wilayah 2 BNPB, Rizwandi, mengatakan usulan dari Pemda SBT langsung direspon oleh Kepala BNPB.

“Kami sudah lihat dan padu padankan dengan proposal yang diberikan oleh pemerintah Seram Bagian Timur ini, memang nyata dampaknya terkait dengan kekeringan ini, dan kebakaran hutan dan lahan, dan abrasi,” ujar Rizwan.

Ia menegaskan, BNPB selalu akomodatif terhadap usulan daerah selama disertai data dan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Di BNPB itu akomodatif terhadap usulan dari semua daerah. Yang penting basisnya data, fakta, dan bisa dipertanggungjawabkan, akuntabel,” tegasnya.

Rizwan menyebut hasil verifikasi ini akan segera dilaporkan dan dianalisis untuk ditindaklanjuti oleh Kepala BNPB.

“Insya Allah akan bisa dieksekusi oleh BNPB,” ujarnya.

Untuk jangka panjang, BNPB juga mendorong kerjasama dengan seluruh stakeholder guna mitigasi dan pencegahan, terutama untuk penanganan abrasi melalui pembangunan infrastruktur permanen.

Mengingat puncak kemarau diprediksi terjadi pada September 2026 berdasarkan analisa BMKG, Rizwan mengimbau masyarakat SBT untuk lebih bijak dalam penggunaan air.

“Saya mohon kepada masyarakat juga untuk lebih bijak dalam penggunaan air, lalu terkait lahan, tidak membakar sampah, tidak membuang puntung rokok sembarangan,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warning, Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030

    Warning, Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • visibility 473
    • 0Komentar

      AMBON-DM : Jumlah pengangguran terbuka produktif di Maluku saat ini menyentuh angka 6 % ekuivelan dengan 60.000 orang, angka ini berpotensi bertambah dan puncaknya di 2030. Fenomena puncak pengangguran produktif di 2030 merupakan bonus demografi  negatif, yang kiranya perlu diperhatikan secara bijaksana oleh Pemerintah Provinsi Maluku.  Apalagi pada lima tahun ke depan, industri migas […]

  • Tifa Creative Bakal Tampil Memukau di Festival Pesona Meti Kei 2025

    Tifa Creative Bakal Tampil Memukau di Festival Pesona Meti Kei 2025

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • visibility 258
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Sebagai bentuk dukungan komunitas seni nasional terhadap festival budaya kebanggaan masyarakat Kei, Tifa Creative (TC) Timika bakal tampil memukau dalam ajang Festival Pesona Meti Kei (FPMK) yang digelar pada 20–27 Oktober 2025. Direktur Tifa Creative, Alfo Smith, menyatakan komitmennya untuk terus mendukung FPMK sebagai ruang ekspresi budaya yang memperkuat identitas daerah. “FPMK adalah kebanggaan […]

  • Terbukti Curang Dalam Seleksi, Bupati Bakal Beri Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

    Terbukti Curang Dalam Seleksi, Bupati Bakal Beri Sanksi Tegas Bagi Pelanggar

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • visibility 272
    • 0Komentar

    LANGGUR-DM: Bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun menegaskan tidak akan segan mencoret nama-nama yang terbukti curang saat proses seleksi dari daftar kepegawaian.  “Kalau nanti saya menemukan, saya buat tim khusus, bukan hanya dari ASN, tapi juga melibatkan pihak luar. Mulai besok saya umumkan siapa yang membuat kesalahan itu. Saya kasih waktu sampai Rabu untuk melapor. Kalau […]

  • Wabup : FPMK Sarana Penegasan Identitas dan Kreativitas Masyarakat Kei

    Wabup : FPMK Sarana Penegasan Identitas dan Kreativitas Masyarakat Kei

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • visibility 268
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, menegaskan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) bukan semata ajang hiburan atau pariwisata, tetapi juga sarana menegaskan identitas dan kreativitas masyarakat Kei. “Di balik setiap produk, terdapat nilai dan semangat yang hidup dalam budaya kita,” ujar Wabup saat membuka secara resmi Pameran Ekraf yang merupakan rangkaian dari […]

  • Kepada Pendukung, AV Akui Tak Punya Uang, LHKPN-Berkata Lain

    Kepada Pendukung, AV Akui Tak Punya Uang, LHKPN-Berkata Lain

    • calendar_month Senin, 18 Agt 2025
    • visibility 506
    • 0Komentar

    AMBON-DM; Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath diduga tpunya agenda-agenda khusus untuk mengamankan “kelompoknya” dalam jajaran birokrasi Pemerintah Provinsi Maluku. Ini terungkap dalam video berdurasi 1,38 menit yang lagi viral di media sosial dan whatsup grup. Senin,18 Agustus 2025. Dalam rekaman itu, Wakil Gubernur Maluku mengaku mendapatkan banyak cemooh diduga dari lingkarannya sendiri karena tak mampu […]

  • Dalam Empat Tahun Hanya Dua Kali Pernikahan di MBD, Malteng 1000 Pernikahan/Tahun

    Dalam Empat Tahun Hanya Dua Kali Pernikahan di MBD, Malteng 1000 Pernikahan/Tahun

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • visibility 68
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL:Pertumbuhan penduduk di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) cukup lambat, salah satu pengaruh yakni minimnya pernikahan di wilayah tersebut. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS), sejak tahun 2021 sampai tahun 2024 tak ada satupun pernikahan yang terekam di Kabupaten MBD. Tercatat nol pernikahan. Uniknya lagi, di tahun 2025 hanya dua kali pernikahan. Saat ini jumlah […]

expand_less