Minggu, 16 Agu 2026
light_mode

SBT Mulai Terserang EL-Nino, Kolatlena Turunkan Tim BNPB Tanggulangi Dampak

  • calendar_month 10 jam yang lalu
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

BULA,-DEMAL ; Anggota Komisi VIII DPR RI, Alimudin Kolatlena, meninjau langsung dampak El Nino di Kabupaten Seram Bagian Timur. Peninjauan dilakukan bersama Tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang telah 4 hari berada di Bula untuk melakukan verifikasi.

Dampak yang terjadi meliputi kemarau panjang, krisis air bersih, kebakaran hutan dan lahan, hingga abrasi pantai.

“Dengan terjadinya dampak El Nino, kemarau panjang yang berakibat kepada krisis air bersih, lalu juga kebakaran hutan dan lahan, dan termasuk juga abrasi ya, karena kita langganan terhadap musim gelombang,” ujar Alimudin kepada wartawan usai rapat bersama Pemda SBT di kantor Bupati,Minggu (16/8/2026).

Alimudin menyampaikan bahwa pemerintah daerah SBT telah mengusulkan dana siap pakai kepada BNPB dan pemerintah pusat untuk penanganan bencana tersebut.

“Sudah diusulkan dan kita sudah me-call up, komunikasi dengan Kepala Badan, dan karena itu beliau mengirim timnya, Pak Riswandi dan kawan-kawan yang sudah 4 hari berada di Kota Bula,” jelasnya.

Ia menyebut perhatian serius dari Kepala BNPB ini juga merupakan arahan langsung dari Presiden. Tim BNPB telah melakukan survei dan verifikasi di beberapa titik di SBT.

“Ini untuk verifikasi lebih jauh langsung permohonan yang sudah diusulkan oleh pemerintah daerah, dan insya Allah akan bisa dieksekusi oleh BNPB,” kata Alimudin.

Alimudin menegaskan BNPB merespon cepat setiap usulan dari daerah selama disertai data yang akuntabel.

“Jadi, di BNPB itu akomodatif terhadap usulan dari semua daerah. Yang penting basisnya data, fakta, dan bisa dipertanggungjawabkan, akuntabel. Nah, BNPB selalu respon,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kesungguhan BNPB yang tetap turun ke daerah terpencil di tengah padatnya agenda penanganan bencana nasional, seperti gempa di NTT.

“Hari ini mereka tiba di Bula, kabupaten yang jauh di Provinsi Maluku. Nah, karena itu menunjukkan keseluruhan dan kesungguhan,” ujarnya.

Kolatlena mencontohkan kesigapan BNPB saat penanganan dampak bencana non-alam di Maluku Tengah akibat konflik antar warga.

“Beberapa waktu yang lalu, kami juga bersama dengan Deputi Tiga ya, kita ke Maluku Tengah. Rumah-rumah warga yang hancur, dan selama berapa tahun ini mereka masih di tenda-tenda pengungsian. Nah, karena itu kita turun, dan sudah dieksekusi. Pembangunan rumah hunian sementara sudah dieksekusi pas kita datang,” pungkasnya.

Sementara, Pelaksana Tugas Penanganan Darurat Wilayah 2 BNPB, Rizwandi, mengatakan usulan dari Pemda SBT langsung direspon oleh Kepala BNPB.

“Kami sudah lihat dan padu padankan dengan proposal yang diberikan oleh pemerintah Seram Bagian Timur ini, memang nyata dampaknya terkait dengan kekeringan ini, dan kebakaran hutan dan lahan, dan abrasi,” ujar Rizwan.

Ia menegaskan, BNPB selalu akomodatif terhadap usulan daerah selama disertai data dan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan.

“Di BNPB itu akomodatif terhadap usulan dari semua daerah. Yang penting basisnya data, fakta, dan bisa dipertanggungjawabkan, akuntabel,” tegasnya.

Rizwan menyebut hasil verifikasi ini akan segera dilaporkan dan dianalisis untuk ditindaklanjuti oleh Kepala BNPB.

“Insya Allah akan bisa dieksekusi oleh BNPB,” ujarnya.

Untuk jangka panjang, BNPB juga mendorong kerjasama dengan seluruh stakeholder guna mitigasi dan pencegahan, terutama untuk penanganan abrasi melalui pembangunan infrastruktur permanen.

Mengingat puncak kemarau diprediksi terjadi pada September 2026 berdasarkan analisa BMKG, Rizwan mengimbau masyarakat SBT untuk lebih bijak dalam penggunaan air.

“Saya mohon kepada masyarakat juga untuk lebih bijak dalam penggunaan air, lalu terkait lahan, tidak membakar sampah, tidak membuang puntung rokok sembarangan,” pungkasnya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahas Revisi Zonasi, Wabup Malra Ingatkan Tujuan Konservasi

    Bahas Revisi Zonasi, Wabup Malra Ingatkan Tujuan Konservasi

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • visibility 304
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, bekerja sama dengan Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, menggelar Konsultasi Publik II Revisi Rencana Zonasi Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) Pulau Kei Kecil dan perairan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Project Implementation Unit (PIU) Oceans for Prosperity Project Lautra (Insan Terang). […]

  • BPS Sebut SE 2026 Acuan Baru Penyusunan Kebijakan Pembangunan di Maluku Tenggara

    BPS Sebut SE 2026 Acuan Baru Penyusunan Kebijakan Pembangunan di Maluku Tenggara

    • calendar_month Sel, 16 Jun 2026
    • visibility 95
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL ; Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi langkah strategis untuk menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Maluku Tenggara. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kabupaten Maluku Tenggara, Freddy Abrahams, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Taman Landmark Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, […]

  • Tingkatkan PAD, PT. LAS Sahapory Nurlembe Pemkot Ambon Teken Kerjasama

    Tingkatkan PAD, PT. LAS Sahapory Nurlembe Pemkot Ambon Teken Kerjasama

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • visibility 422
    • 0Komentar

    AMBON-DM : PT. Las Sahapory Nurlembe dipercayakan sebagai pihak ke dua  oleh Pemerintah Kota Ambon untuk menarik retribusi kebersihan dari para pedagang di sejumlah lokasi yang ada di Kota Ambon.  Sesuai dengan kontrak yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup,Kebersihan dan Persampahan (DLHKP) Kota Ambon, PT. Las Sahapory Nurlembe berhak menarik retribusi jasa pelayanan kebersihan dari […]

  • “Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

    “Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • visibility 225
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen mempercepat akses keuangan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, pada pembukaan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 menekankan, sistem keuangan yang inklusif merupakan prasyarat penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi […]

  • Bupati Malra Sampaikan LKPJ APBD Tahun Anggaran 2025

    Bupati Malra Sampaikan LKPJ APBD Tahun Anggaran 2025

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2026
    • visibility 86
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD yang berlangsung pada Sabtu 20 Juni 2026. Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun,menegaskan bahwa penyampaian laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan kewajiban pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan. […]

  • Usulan Ranperda Pemekaran Kecamatan di Jazirah Dapat Dukungan Elit Muda Leihitu

    Usulan Ranperda Pemekaran Kecamatan di Jazirah Dapat Dukungan Elit Muda Leihitu

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • visibility 400
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Rencana  pembentukan dua kecamatan baru di wilayah jazirah Leihitu yang diinisiasi Subhan Nur salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah, mendapat dukungan dari elit muda setempat. “ Kami sangat mendukung gagasan ini,” kata Sahril Salamena salah satu elit muda setempat, dalam jumpa pers. Rabu,21 Mei 2025. Salamena menjelaskan, […]

expand_less