Minggu, 12 Jul 2026
light_mode

Dalam Forum RPJMD, Bupati MTH Tegaskan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

  • calendar_month Kam, 15 Mei 2025
  • visibility 377
  • comment 0 komentar

MALRA-DM : Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sukses menggelar forum konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Rabu,14 Mei 2025.

Forum ini dihadiri semua komponen terkait, Wakil Bupati, Plt. Sekda, pimpinan perangkat daerah, akademisi, perwakilan instansi vertikal, pelaku usaha, serta unsur masyarakat lainnya.

Bupati Maluku Tenggara, M.Thaher Hanubun menekankan semua yang hadir dalam forum ini punya keahlian dalam menyusun program, serta berpengalaman. 

Forum ini juga penting, dan tempat untuk para pihak saling menukar ide, gagasan, berbagi informasi, dan menggali permasalahan nyata yang perlu dirumuskan ke dalam kebijakan pembangunan.

Bupati kemudian menegaskan selama penyusunan program, penting untuk memastikan arah pembangunan lima tahun ke depan benar-benar menjawab kebutuhan daerah dan masyarakat.

Setiap kebijakan yang dirancang harus komprehensif, menyentuh semua sendi kehidupan, baik sosial, ekonomi, maupun kewilayahan. 

“ Tidak boleh ada yang tertinggal,” tekannya sebagaimana visi pembangunan Maluku Tenggara lima tahun ke depan yang ia rancang  “Maluku Tenggara yang Mandiri, Cerdas, Demokratis dan Berkeadilan menuju Maluku Tenggara Hebat”, dengan slogan “Setara Sejahterakan Negeri”, yang mengandung makna tidak meninggalkan satu pun elemen masyarakat dalam proses pembangunan.

RPJMD 2025-2029 juga harus  fokus, efisien, dan berbasis data valid.  tidak diperlukan banyak program atau kegiatan jika tidak menyentuh permasalahan nyata.

Para Kepala OPD bahkan diminta aktif menyuplai data, memberi masukan, serta menyelaraskan program sektoralnya dengan kebijakan pusat.

“Setiap rupiah yang dibelanjakan harus bermanfaat bagi rakyat. Kita harus bisa membedakan mana yang benar-benar kebutuhan, dan mana hanya sekadar keinginan,” kata Bupati mengutip arahan Presiden RI.

Selain itu, Bupati Malra dua periode berturut ini mengajak semua pihak untuk bersinergi lintas sektor dan peran aktif seluruh perangkat daerah ditingkatkan. 

Seeluruh peserta forum juga diminta untuk menjadikan penyusunan RPJMD sebagai komitmen bersama dalam membangun daerah yang lebih baik.

“ Mari kita susun dokumen ini dengan sungguh-sungguh, karena di dalamnya tertanam harapan dan masa depan rakyat kita,” pungkasnya.(*)

Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

    Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL ; Anggota Komisi VIII DPR RI, Alimudin Kolatlena, secara tegas menyuarakan urgensi penanganan kasus kekerasan seksual (KS) terhadap perempuan dan anak di Maluku. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta […]

  • Gantikan Rusdi Ambon, Gubernur Tunjuk Tualeka Jabat Dir Panca Karya

    Gantikan Rusdi Ambon, Gubernur Tunjuk Tualeka Jabat Dir Panca Karya

    • calendar_month Sen, 15 Sep 2025
    • visibility 666
    • 0Komentar

      AMBON.-DM : Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa resmi mengangkat M.Rany Tualeka sebagai Direktur PD. Panca Karya, menggantikan Rusdi Ambon. Mantan Anggota DPRD Maluku Tengah itu dinilai cakap dan dianggap mampu membawa kemajuan bagi bisnis PD.Panca Karya. “ Insya Allah, Amin,” kata M. Rany Tualeka saat dikonformasi terkait kebenaran informasi pengangkatannya sebagai Direktur PD.Panca Karya yang […]

  • Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Luncurkan GEMAS di Ampera

    Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Luncurkan GEMAS di Ampera

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MASOHI,-DEMAL;Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura angkatan 52 Gelombang I Tahun 2025 meluncurkan Gerakan Masyarakat Anti Stunting (GEMAS) di Ampera Kota Masohi. Sebanyak 25 orang yang terdiri dari ibu hamil, ibu memiliki bayi balita, dan kader posyandu dari Kelurahan Ampera Kota Masohi aktif mengikuti kegiatan yang dikemas dalam bentuk sosialisasi stanting dan […]

  • Diyakini Palsu, Ini Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

    Diyakini Palsu, Ini Kejanggalan Surat Penyerahan Mandat Raja Batu Merah 1926

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • visibility 165
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL ; Selain naskah Sejarah Desa Batu Merah yang telah diyakini Palsu, Surat Kuasa penyerahan mandat kepemimpinan Raja Negeri Batu Merah yang ditandatangani pada 14 Juni 1926 juga diragukan keasliannya. Dokumen itu bisa dipastikan baru ditulis pada era 2000an, sebab jenis kertas dan tintanya tidak sesuai dengan sejumlah dokumen sejarah waktu itu. “Ini juga […]

  • Bahas Revisi Zonasi, Wabup Malra Ingatkan Tujuan Konservasi

    Bahas Revisi Zonasi, Wabup Malra Ingatkan Tujuan Konservasi

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • visibility 255
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, bekerja sama dengan Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, menggelar Konsultasi Publik II Revisi Rencana Zonasi Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) Pulau Kei Kecil dan perairan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Project Implementation Unit (PIU) Oceans for Prosperity Project Lautra (Insan Terang). […]

  • Warning, Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030

    Warning, Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030

    • calendar_month Sel, 12 Agu 2025
    • visibility 423
    • 0Komentar

      AMBON-DM : Jumlah pengangguran terbuka produktif di Maluku saat ini menyentuh angka 6 % ekuivelan dengan 60.000 orang, angka ini berpotensi bertambah dan puncaknya di 2030. Fenomena puncak pengangguran produktif di 2030 merupakan bonus demografi  negatif, yang kiranya perlu diperhatikan secara bijaksana oleh Pemerintah Provinsi Maluku.  Apalagi pada lima tahun ke depan, industri migas […]

expand_less