Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Bahas Revisi Zonasi, Wabup Malra Ingatkan Tujuan Konservasi

  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • visibility 374
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LANGGUR.-DEMAL ; Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, bekerja sama dengan Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, menggelar Konsultasi Publik II Revisi Rencana Zonasi Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) Pulau Kei Kecil dan perairan sekitarnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Project Implementation Unit (PIU) Oceans for Prosperity Project Lautra (Insan Terang). Program tersebut mencakup wilayah kerja di Provinsi Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua, dengan tujuan meningkatkan efektivitas pengelolaan kawasan konservasi perairan.

Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, dalam sambutannya menegaskan bahwa meskipun kawasan konservasi Pulau Kei Kecil telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 6 Tahun 2016, pengelolaannya selama ini masih minim.

“Kawasan ini sudah cukup lama ditetapkan, tetapi belum dikelola secara optimal. Padahal tujuan utama kawasan konservasi adalah melindungi, melestarikan, sekaligus mengelola potensi laut agar memberikan manfaat sosial, ekonomi, dan budaya bagi masyarakat,” ujar Rahantoknam di Aurelia Hotel Kimson, Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, Kamis 16 Oktober 2025.

Ia menilai kondisi tersebut membuat kawasan konservasi seolah tidak memiliki pengelola yang jelas. Di sisi lain, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 membatasi kewenangan pemerintah kabupaten/kota dalam pengelolaan wilayah laut, sementara provinsi juga menghadapi keterbatasan menjangkau wilayah kepulauan yang luas.

“Potensi ekonomi kawasan ini sangat besar. Namun selama ini, masyarakat dan pemerintah daerah hanya menjadi penonton ketika sumber daya bahari kita dieksploitasi oleh pihak luar,” tegasnya.

Wabup menekankan bahwa revisi rencana zonasi ini harus menjadi momentum untuk memperjelas tata kelola kawasan, termasuk pelibatan Masyarakat Hukum Adat (MHA).

“Masyarakat adat telah hidup berdampingan dengan alam jauh sebelum negara hadir. Pengakuan dan pelibatan mereka dalam pengelolaan kawasan akan memperkuat upaya pelestarian laut,” ungkapnya.

Rahantoknam juga menekankan pentingnya peninjauan lapangan sebelum penetapan zona konservasi baru, mengingat kondisi ekosistem laut banyak berubah dalam satu dekade terakhir.

“Revisi ini jangan hanya di atas kertas, tetapi harus berbasis data dan fakta lapangan. Mari kita manfaatkan forum ini untuk memberikan masukan konstruktif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DKP Provinsi Maluku, Erawan Asikin, menjelaskan bahwa keberadaan kawasan konservasi merupakan bagian dari komitmen global menjaga keberlanjutan ekosistem laut.

“Secara global, dunia berkomitmen menjadikan 30 persen wilayah laut sebagai kawasan konservasi. Indonesia juga bertekad mencapai target tersebut pada tahun 2045,” kata Erawan.

Menurutnya, tata ruang laut di Maluku juga harus mengalokasikan 30 persen wilayah perairannya sebagai kawasan konservasi, yang nantinya akan disinkronkan ke dalam RPJMN dan RPJMD provinsi maupun kabupaten/kota.

“Pulau Kei Kecil adalah kawasan konservasi pertama di Maluku sejak 2016. Banyak capaian telah diraih, tetapi masih ada keterbatasan yang perlu kita benahi bersama,” tambahnya.(*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KAHMI Maluku Dorong Kebijakan Pro Rakyat dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah

    KAHMI Maluku Dorong Kebijakan Pro Rakyat dan Percepatan Pembangunan Ekonomi Daerah

    • calendar_month Minggu, 24 Agt 2025
    • visibility 340
    • 0Komentar

    TERNATE – DM : Pertemuan Regional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang berlangsung 23-24 Agustus di Kota Ternate menjadi entri point untuk mendorong dan mengkonsolidasikan kepentingan pembangunan ekonomi  berbasis potensi daerah. Secara regional, pertemuan yang dihadiri Presidium KAHMI Maluku Utara, Maluku, Papua, Papua Barat Daya dan Papua Barat selama dua hari, menjadi bagian penting […]

  • Gandeng AMGPM Ambon, Senator Bisri Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa Bernegara

    Gandeng AMGPM Ambon, Senator Bisri Sosialisasi Empat Pilar Berbangsa Bernegara

    • calendar_month Minggu, 29 Jun 2025
    • visibility 409
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI yang juga anggota Komisi I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina bekerja sama dengan Angkatan Muda Gereja Protestas Maluku (APGPM) Ambon menggelar sosialisasi empat pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Jombeks Cafe. Minggu,29 Juni 2025. Hadir dalam kegiatan ini juga Viktor S. Ruhunlela akademisi […]

  • Sukses Atasi Konflik, Investasi dan Lingkungan Terjaga, Kinerja Bupati Asri Patut Diapresiasi  Pempus

    Sukses Atasi Konflik, Investasi dan Lingkungan Terjaga, Kinerja Bupati Asri Patut Diapresiasi Pempus

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • visibility 654
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pemerintah Pusat diminta memberikan penghargaan kepada Bupati Seram Bagian Barat Asri Arman yang sukses menyelesaikan konflik antara masyarakat dengan PT. Spice Islands Maluku. “ Keberhasilan Bupati Asri Arman dalam meredam konflik horizontal antara PT Spice Islands Maluku (PT SIM) dan masyarakat setempat patut mendapat apresiasi dari Pemerintah Pusat,” kata salah satu fungsionaris Badko […]

  • “Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

    “Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • visibility 323
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen mempercepat akses keuangan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, pada pembukaan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 menekankan, sistem keuangan yang inklusif merupakan prasyarat penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi […]

  • Wabup Tinjau Pembangunan Jembatan Darurat Dusun Marbali

    Wabup Tinjau Pembangunan Jembatan Darurat Dusun Marbali

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • visibility 288
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL ; Wakil Bupati Kepulauan Aru, Mohamad Djumpa meninjau langsung pekerjaan jembatan darurat di Dusun Marbali, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru, Selasa 20 Januari 2026. Wabup Aru ditemani Plt Kadis PU Gadafi Rumra. Keduanya melihat langsung progres pekerjaan, serta meninjau kerusakan pada tiang-tiang jembatan yang menggunakan batang kelapa lapuk. Wabup menyampaikan bahwa pembangunan jembatan […]

  • Satu Data Tunggal, Langkah Besar Desa-Desa di Kepulauan Aru Menuju Era Digital

    Satu Data Tunggal, Langkah Besar Desa-Desa di Kepulauan Aru Menuju Era Digital

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • visibility 315
    • 0Komentar

    DOBO,-DEMAL ; Bupati Kepulauan Aru, Timotus Kaidel, meluncurkan 57 website desa sekaligus membuka pelatihan operator website dalam acara yang digelar di Gospel Cafe Resto, Dobo, Sabtu 25 April 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Tim Aru Muda ini menjadi tonggak sejarah bagi digitalisasi di Bumi Jargaria. Dalam sambutannya, Bupati Timotus menegaskan bahwa website desa bukan sekadar […]

expand_less