Optimis Peroleh Laba, Kailola : Panca Karya Bukan Lagi Beban Tapi Anugerah
- calendar_month Jum, 30 Jan 2026
- visibility 370
- comment 0 komentar

Direktur PD.Panca Karya M.Rany Tualeka mendampingi Gubernur Maluku meninjau pasilitas gedung kantor PD.Panca Karya, Jumat 30 Januari 2026.
AMBON.-DEMAL ; PD Panca Karya kini memasuki era baru di bawah kepemimpinan triumvirat strategis yang solid.
Kombinasi antara Direktur Utama sebagai pemimpin yang bertangan dingin dan rendah hati Direktur Keuangan Sang Penjaga Arus yang menjamin keberlanjutan finansial, serta Direktur Operasional sebagai Mesin Penggerak eksekusi lapangan, diyakini akan membawa perusahaan pelat merah itu melampaui target pertumbuhan tahun ini.
Jajaran Direkrsi PD Panca Karya yang baru bekerja empat bulan, sejak September 2025 juga sudah menargetkan akan mendapatkan laba kotor sebesar Rp4 miliar lebih di tahun buku 2026.

Selain itu, manajemen juga sudah memproyeksikan akan memberikan kontribusi langsung terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Maluku sebesar Rp1,668,883.436.
“Kini Panca Karya bukan lagi menjadi beban, tapi anugerah untuk pemerintah dan masyarakat Maluku,” kata Direktur Keuangan PD.Panca Karya Marla B. Kailola disela pengresmian gedung kantor PD.Paca Karya, Jumat 30 Januari 2026.
Sementara itu, Direktur Operasinal PD Panca Karya Sjafrudin Goo menjelaskan jika Panca Karya punya sejumlah unit bisnis, tapi primadona ada pada sektor pelayaran yang menjadi tulang punggung perusahaan.
“Saat ini sudah ada enam armada ferry yang beroperasi normal. Armada-armada kami, melayani jalur komersial seperti Galala-Namlea dan jalur Hunimua-Waipirit, serta jalur subsidi yang menjangkau wilayah Ambon, Banda, Tual, hingga Gorom dan Teor,” beber Sjafrudin Goo.
Selain itu, unit usaha Trans Amboina yang memiliki 13 unit bus juga tengah dalam masa perbaikan intensif untuk meningkatkan layanan transportasi darat.
Di sisi internal, manajemen juga telah melakukan reformasi birokrasi dengan pemisahan Divisi Personalia dan Divisi Umum guna meningkatkan efisiensi koordinasi.
“Rotasi dan promosi jabatan juga diberlakukan sebagai penyegaran organisasi dan pengembangan karier pegawai,” ungkap Tualeka yang menekankan jika keberhasilan pemulihan ini telah berdampak langsung pada hak-hak pekerja.
“Gaji dan THR pegawai tidak lagi mengalami keterlambatan. Semua dibayarkan tepat waktu sesuai hak mereka,” tegasnya.
Transformasi PD Panca Karya ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan visi besar Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dalam program Sapta Cita Lawamena untuk memperkuat ekonomi daerah melalui optimalisasi BUMD.(*)

Saat ini belum ada komentar