Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Warning, Maluku Kebagian Bonus Demografi Negatif di 2030

  • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
  • visibility 526
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

AMBON-DM : Jumlah pengangguran terbuka produktif di Maluku saat ini menyentuh angka 6 % ekuivelan dengan 60.000 orang, angka ini berpotensi bertambah dan puncaknya di 2030.

Fenomena puncak pengangguran produktif di 2030 merupakan bonus demografi  negatif, yang kiranya perlu diperhatikan secara bijaksana oleh Pemerintah Provinsi Maluku.  Apalagi pada lima tahun ke depan, industri migas di Blok Masela mulai beroperasi.

Salah satu pegiat sosial Maluku, Joe Noya mengingatkan Pemerintah Provinsi Maluku, soal tantangan yang akan dihadapi Maluku ke depan, dimana ada peluang yang dapat menarik banyak tenaga kerja di Blok Masela tapi kalau tak didukung dengan skill anak-anak Maluku yang mumpuni peluang ini akan diisi para pencari kerja dari daerah lain.

Jika ini terjadi, bahaya akan menyelimuti dinamika sosial masyarakat Maluku yang mudah dieksplorasi untuk kepentingan tertentu.

“ Situasi ini, dengan tingginya angka pengangguran produktif yang terus bertambah dan sempitnya lapangan pekerjaan bagi generasi Maluku akan memperparah keadaan dan dapat berujung caos kalau tak diantisipasi sejak dini,” beber Noya.

Menurut Noya, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota di Maluku mesti memikirkan dampak-dampak yang akan timbul dari industri Gas Bloka Masela dan mulai membenahi sektor-sektor yang penting betkaitan dengan penyerapan tenaga kerja untuk mendukung industri gas di Blok Masela.

“ Misalnya, di sektor pendidikan. Ada  300 sertifikasi kompetensi standar migas yang perlu di raih dan disesuaikan dengan kebutuhan Proyek Mega Industri Blok Masela. Apakah ini jadi evaluasi pemerintah atukah tidak, apakah anak-anak Maluku telah siap,? Jangan sampai kuotanya diisi oleh bukan putra daerah,” singgung Noya.

Selain itu, Joe Noya juga mengupas peluang-peluang penyedia jasa lokal untuk ikut berpatisipasi dalam proyek dasar pasilitas Blok Masela.

Dimana sesuai dengan time scedulle pembangunan infrastruktur dasar, telah dimulai Agustus tahun ini dan finishing akan ada di Januari 2026.

“ Open Tender Barang dan Jasa akan di lakukan Februari 2026 – July 2026. Pada Agustus 2026 akan dilakukan pra proyek, proces rekruitmen man power, land development, pra konstruksi, EPC konstruksi kilang LNG, terminal LNG, CCS utility, sporting fasilitas di Desa Larmatang, serta Instalasi FPSO, stories floating terminal di lokasi offshore. Ini semua punya multyflayer efek positif kalau peluang ini diambil,” ungkapnya. Bahkan dapat menciptakan lapangan pekerjaan cukup besar.

“Mega Proyek Industri Migas Blok Masela membutuhkan 10.000 man power untuk bidang sporting hospitality, teknikal sporting, hilir dan hulu energie.  Apakah SDM kita sudah siap?” tandasnya.(*)

Penulis : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perluas Pasar, Pemkab Maluku Tenggara Pamerkan Potensi Kei di Apkasi Otonomi Expo 2026

    Perluas Pasar, Pemkab Maluku Tenggara Pamerkan Potensi Kei di Apkasi Otonomi Expo 2026

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • visibility 122
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Untuk memperluas pasar terhadap komuditi lokal asal Maluku Tenggara, Pemerintah Kabupaten membawa potensi pariwisata dan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kepulauan Kei ke ajang Apkasi Otonomi Expo 2026. Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Apkasi Otonomi Expo: Trade, Tourism, Investment and Procurement 2026 di Hall 3 […]

  • Dalam Forum RPJMD, Bupati MTH Tegaskan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

    Dalam Forum RPJMD, Bupati MTH Tegaskan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • visibility 459
    • 0Komentar

    MALRA-DM : Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sukses menggelar forum konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Rabu,14 Mei 2025. Forum ini dihadiri semua komponen terkait, Wakil Bupati, Plt. Sekda, pimpinan perangkat daerah, akademisi, perwakilan instansi vertikal, pelaku usaha, serta unsur masyarakat lainnya. Bupati Maluku Tenggara, M.Thaher Hanubun menekankan semua yang […]

  • Pemkab Malra Jadikan Danar Ifak Jadi Desa Wisata Pancasila

    Pemkab Malra Jadikan Danar Ifak Jadi Desa Wisata Pancasila

    • calendar_month Senin, 20 Okt 2025
    • visibility 289
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya Pulau Kei, menjadi bukti nyata bagaimana nilai-nilai Pancasila melebur dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Semangat ini ditegaskan oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, saat menghadiri kegiatan Pembentukan Desa Wisata Pancasila di Balai Desa Danar, Kabupaten Maluku Tenggara, pada Senin 20 Oktober 2025. “Pancasila adalah kompas moral dan […]

  • Buka Musda KNPI,MTH Ingatkan Pemuda Tak Boleh Terjebak Kepentingan Sesaat

    Buka Musda KNPI,MTH Ingatkan Pemuda Tak Boleh Terjebak Kepentingan Sesaat

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • visibility 181
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai pelaku utama pembangunan daerah. Hal itu disampaikan saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maluku Tenggara di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, pada Senin , 15 Juni 2026. Dalam sambutannya, Thaher Hanubun mengajak […]

  • Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-III)

    Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-III)

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • visibility 512
    • 0Komentar

    Pakar Bongkar Kebohongan Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Batu Merah)   Dalam dokumen yang menceritakan tentang sejarah Negeri Batu Merah dengan segel 1,5 Gulden berjudul Historiseh Negorij Batoemerah mengisahkan awal mula berdirinya negeri tersebut di Gunung Zoya (Soya). Sejarah ini juga menguraikan kedatangan Bangsa Portugis di tanah Ambon, perang-perang yang terjadi pada masa lalu,juga peristiwa kedatangan […]

  • Mengakhiri Kutukan Ekologi Gunung Botak: Mengapa Langkah Gubernur Hendrik Lewerissa Wajib Kita Kawal?

    Mengakhiri Kutukan Ekologi Gunung Botak: Mengapa Langkah Gubernur Hendrik Lewerissa Wajib Kita Kawal?

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • visibility 353
    • 0Komentar

    Oleh: Alimudin Kolatlena (Anggota DPR RI Frakdi Partai Gerindra Dapil Maluku)   Persoalan tambang emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru, telah menjadi benang kusut yang menyandera Maluku selama bertahun-tahun. Di satu sisi, kita menyaksikan perputaran ekonomi yang cepat. Namun di sisi lain, ada harga mahal yang harus dibayar: kerusakan lingkungan yang masif, ancaman racun merkuri […]

expand_less