Prosesi Adat Sambut Kedatangan Wapres RI di Malra
- calendar_month Kam, 16 Okt 2025
- visibility 122
- comment 0 komentar

LANGGUR.-DEMAL ; Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, disambut dengan prosesi adat Kei Rinin saat tiba di Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu 15 Oktober 2025.
Upacara adat yang penuh makna ini merupakan simbol restu leluhur atas kehadiran pemimpin bangsa di Tanah Kei.
Wapres tiba di Bandar Udara Karel Sadsuitubun Langgur pada pukul 07.50 WIT dan disambut jajaran kehormatan sebelum mengikuti prosesi adat yang dipimpin langsung oleh Raja Faan, Patris Renwarin.
Ritual Kei Rinin diawali dengan percikan air kelapa ke tanah tempat Wapres berdiri, sebagai lambang penyucian dan perlindungan. Selanjutnya, Wapres dikenakan gelang adat dan menerima doa tolak bala, yang menjadi penanda doa keselamatan dan restu dari leluhur masyarakat Kei.
Sebagai puncak prosesi, Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menyematkan selendang adat kepada Wapres Gibran, sebagai simbol penerimaan resmi masyarakat Kei terhadap negara di Tanah Larvul Ngabal.
Prosesi adat ini dihadiri oleh sembilan raja penjaga adat Kei, yaitu:
Raja Danar, Abdul Gani Hanubun.
Raja Ibra, Agung Renwarin.
Raja Faan, Patris Renwarin.
Raja Nerong, Ekan Refra.
Raja Ohoinangan, Mahmud Rusbal.
Raja Fer, Nady Rahayaan.
Raja Rumadian, Norbertus Watratan.
Raja Tetoat, Darwis Renhoran.
Raja Matwair, Frans Renfan.
Dalam suasana khidmat dan hangat, para raja berdiri mendampingi prosesi sebagai simbol pertemuan antara kekuatan adat dan kenegaraan.
Penyambutan adat ini mencerminkan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pembangunan nasional berbasis kearifan lokal, persatuan rakyat, dan pelestarian nilai budaya bangsa.
Upacara Kei Rinin menunjukkan bahwa adat istiadat bukan sekadar warisan, tetapi juga jembatan kebangsaan yang mempererat hubungan antara rakyat dan pemimpinnya.(*)
Editor : Abd Karim

Saat ini belum ada komentar