Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Senator Bisri Minta Presiden Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa

  • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
  • visibility 171
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

JAKARTA,-DEMAL : Anggota Komite I DPD RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina, menanggapi aksi unjuk rasa “Menuju Indonesia Bangkrut” yang digelar BEM Universitas Indonesia (UI) bersama mahasiswa dari berbagai kampus dan elemen masyarakat di Jakarta Pusat, Jumat, 12 Juni 2026.

Senator yang akrab disapa Boy Latuconsina itu meminta Presiden Prabowo Subianto menerima dan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa. Menurutnya, salah satu isu yang perlu mendapat perhatian serius ialah Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi program unggulan pemerintah.

“Saya meminta Presiden Prabowo menerima aspirasi teman-teman mahasiswa terkait program MBG yang selama ini menjadi program unggulan pemerintahan Pak Prabowo,” kata Boy dalam keterangannya, Minggu, 14 Juni 2026.

Menurut Boy, konsep MBG sangat baik. Namun, pemerintah belum menyiapkan infrastruktur pendukung secara memadai agar program tersebut mampu menciptakan sumber penghidupan baru bagi masyarakat.

“Presiden harus jujur perangkatnya belum siap mendistribusikan MBG sebagai program unggulan,” tegasnya.

“Secara ide, program ini sangat bagus. Namun, negara harus menyiapkan infrastruktur yang memadai. Dengan begitu, MBG dapat menjadi mata pencaharian baru bagi masyarakat Indonesia dan tidak terkesan hanya menjadi proyek elite,” lanjutnya.

Boy juga mendesak Presiden Prabowo memanggil kementerian terkait untuk memastikan masyarakat lokal mengelola rantai pasok atau sektor hulu MBG.

Menurutnya, Kementerian Pertanian perlu mendampingi desa-desa yang berpotensi memasok buah dan sayur untuk dapur MBG. Selain itu, pemerintah perlu membina kelompok peternak sapi, kambing, dan ayam potong agar mereka menjadi pemasok utama kebutuhan protein program tersebut.

“Kementerian terkait harus menyiapkan kelompok-kelompok peternak agar mereka bisa menjadi penyuplai bagi program MBG,” tambahnya.

Boy menegaskan bahwa MBG tidak boleh menjadi program elitis yang hanya menguntungkan segelintir pihak.

Ia menilai kritik terhadap MBG muncul karena manfaat ekonominya belum dirasakan secara luas oleh masyarakat menengah ke bawah.

Karena itu, Boy meminta pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh. Ia juga meminta pemerintah menyesuaikan pelaksanaan MBG dengan kesiapan infrastruktur daerah dan kemampuan pelaku usaha mikro setempat.

“Jangan sampai MBG dijalankan di daerah yang belum siap dari aspek infrastrukturnya. Ini sejalan dengan gagasan Pak Prabowo untuk mewujudkan kemandirian pangan. Jika kelompok usaha mikro di sektor pertanian dan peternakan tumbuh dengan baik, manfaat MBG akan dirasakan langsung oleh masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Boy menegaskan bahwa pemerintah harus mengoordinasikan program MBG dengan gubernur, bupati, dan wali kota.

Menurutnya, berbagai persoalan yang muncul di lapangan sering kali berujung pada kepala daerah sebagai pihak yang menerima sorotan publik.

“Kami minta evaluasi secara menyeluruh terhadap program MBG, sehingga niat baik presiden bisa dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Program kerakyatan hendaknya menjadi harapan baru bagi tumbuhnya ekonomi kerakyatan,” tegas Boy.

Selain itu, Boy menyoroti dugaan keterlibatan oknum TNI dalam distribusi dan pengelolaan dapur MBG.

Ia meminta Presiden Prabowo mengevaluasi persoalan tersebut. Menurutnya, TNI harus tetap fokus menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai alat pertahanan negara.

“TNI tidak boleh digiring masuk ke dalam kepentingan yang tidak sejalan dengan tugas pokok dan fungsinya. Jika TNI terlibat dalam distribusi MBG, misalnya, maka institusi tersebut berpotensi terseret ke dalam dinamika politik praktis di masa depan,” tegasnya.

Boy menambahkan bahwa menjaga negara juga berarti menjaga profesionalisme dan independensi TNI sebagai benteng terakhir kedaulatan bangsa.

“Menggiring TNI, oknum TNI, maupun institusi TNI masuk ke dalam program semacam ini merupakan kemunduran bagi reformasi TNI dan dapat mengancam profesionalisme serta netralitas institusi pertahanan kita,” ujarnya.

Di sisi lain, Boy meminta partai-partai koalisi pemerintah memberikan masukan yang konstruktif terhadap berbagai persoalan yang memicu gelombang protes masyarakat.

Ia mengingatkan agar pemerintah tidak memandang kritik sebagai bentuk provokasi atau upaya melemahkan pemerintahan.

Menurut Boy, kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap masa depan bangsa. Masyarakat juga berharap kepemimpinan Presiden Prabowo mampu meninggalkan warisan positif bagi Indonesia, terutama dalam mewujudkan kemandirian pangan.

“Ini adalah bagian dari kecintaan masyarakat terhadap negara dan terhadap Pak Prabowo. Mereka berharap kepemimpinan beliau dapat melahirkan legacy bagi Indonesia menuju kemandirian pangan,” pungkas Boy Latuconsina(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pekerjaan Wae Bake Tuntas, Upah Tukang  Belum dibayar

    Pekerjaan Wae Bake Tuntas, Upah Tukang Belum dibayar

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • visibility 735
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL: Sejumlah tukang yang mengerjakan proyek Wae Bake  Ory mengeluh, upah mereka belum dibayarkan hingga saat ini, padahal proyek itu telah tuntas dikerjakan sesuai kalender. Sesuai dengan papan proyek, proyek yang dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Maluku Tengah tahun anggaran 2025 dimenangkan  oleh CV Sunrise Utama. Perusahaan tersebut beralamat di Desa Batu Merah, […]

  • Bupati Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026 di Polres Aru

    Bupati Pimpin Apel Operasi Ketupat 2026 di Polres Aru

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • visibility 260
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL ; Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026 pengamanan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Kepulauan Aru, yang digelar di halaman Polres Kepulauan Aru, Kamis 12 Maret 2026. Dalam amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang dibacakan Bupati Kaidel, ditegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan operasi kemanusiaan yang […]

  • Wabup Malra Dorong Inovasi dalam Pembangunan Pendidikan

    Wabup Malra Dorong Inovasi dalam Pembangunan Pendidikan

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • visibility 250
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Untuk menyelaraskan program dan arah kebijakan pembangunan pendidikan di daerah. Dinas Pendidikan Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Forum Organisasi Perangkat Daerah bidang pendidikan di Ballroom Hotel Syafira, Selasa 10 Maret 2026. Wakil Bupati Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, yang hadir mewakili Bupati Maluku Tenggara dalam sambutannya, menegaskan forum tersebut memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi […]

  • Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Cegah Illegal Fishing Lintas Negara

    Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Cegah Illegal Fishing Lintas Negara

    • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
    • visibility 380
    • 0Komentar

    JAKARTA-DM : Pencurian  ikan lintas negara kini menjadi ancaman bagi Indonesia dan Australia, kedua negara pun sepakat membuat kesepakatan untuk memperkuat peran-peran pengawasan kelautan.  Dalam pertemuan ke-24 Forum Pengawasan Perikanan Indonesia-Australia (IAFSF). Pejabat dari kedua negara menandatangani kerja sama dalam menanggulangi illegal unreported or unreglated (IUU) fishing. Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) […]

  • Rencana Hutang Baru, Senator Bisri Minta Gubernur-DPRD Tak Gegabah

    Rencana Hutang Baru, Senator Bisri Minta Gubernur-DPRD Tak Gegabah

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • visibility 480
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Gubernur Maluku dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku diminta tidak gegabah untuk melanjutkan hutang baru guna mendongrak pembangunan di Maluku tahun depan. “Pak Gubernur dan juga DPRD Maluku jangan gegabah berhutang atau menambah pinjaman lagi. Meski itu bukan sesuatu yang haram,” ujar Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Perwakilan Maluku Bisri […]

  • FPMK 2025 Tampilkan Kekayaan Budaya, Tradisi, dan Keindahan Wisata

    FPMK 2025 Tampilkan Kekayaan Budaya, Tradisi, dan Keindahan Wisata

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • visibility 261
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara terus matangkan persiapan Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025 yang akan berlangsung pada 21–27 Oktober 2025 mendatang. Kegiatan bergengsi ini akan berlangsung di sejumlah lokasi berbeda, menampilkan kekayaan budaya, tradisi, dan keindahan wisata lokal yang menjadi kebanggaan masyarakat Kei. “Untuk lokasi acara akan menyebar, tidak hanya di satu tempat,” […]

expand_less