Pemkab Malra Bakal Jadikan Landmark Magnet Ekonomi dan Ruang Publik Warga
- calendar_month Jum, 3 Okt 2025
- visibility 132
- comment 0 komentar

Plt Sekretaris Daerah Maluku Tenggara, Bernardus Rettob.(foto/ist)
LANGGUR.-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen menjadikan Taman Landmark Langgur tak hanya difungsikan sebagai simbol kota, tapi kawasan itu juga dijadikan ruang publik strategis dan ikon kebanggaan daerah. Ke depan akan dirancang menjadi pusat kegiatan seremonial, hiburan, serta penggerak ekonomi lokal.
“Landmark ini salah satu ikon Maluku Tenggara, tetapi kadang belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ada oknum yang merusak fasilitas yang sudah dibangun.Kami ingin Landmark menjadi tempat masyarakat berkreasi. Pemerintah membuka peluang bagi komunitas dan pelaku seni untuk memanfaatkan ruang publik ini secara positif,” ” kata Plt Sekretaris Daerah Maluku Tenggara, Bernardus Rettob, usai kegiatan jalan santai dan senam bersama memperingati HUT Kota Langgur, Jumat 3 Oktober 2025.
Dalam kesempatan itu, Rettob juga menyoroti masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas umum di kawasan Landmark.
“Kita punya rencana membangun waterfront city dari Pantai Watdek sampai ke Ohoijang Langgur. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya.
Selain memperkuat infrastruktur, pemerintah daerah juga membuka akses pemanfaatan Landmark bagi berbagai organisasi masyarakat, seperti komunitas pemuda, kelompok perempuan, dan pelaku seni.
Rettob juga menegaskan, ruang terbuka ini harus menjadi wadah ekspresi kreativitas, kegiatan budaya, dan interaksi sosial masyarakat.
Tak hanya itu, kawasan Landmark juga akan difungsikan sebagai sentra kuliner lokal setiap kali ada kegiatan publik. Pemerintah mendorong para pedagang untuk memanfaatkan momentum acara sebagai sarana memasarkan produk unggulan, seperti makanan tradisional dan hasil olahan lokal.
Lebih lanjut, Rettob menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan Landmark. Ia mengajak seluruh warga berpartisipasi aktif memelihara keindahan dan kebersihan taman kota tersebut.
“Kami mengharapkan seluruh lapisan masyarakat ikut menjaga kondisi bangunan dan taman Landmark. Semua harus menjaga ruang terbuka hijau agar tetap indah, nyaman, dan bisa digunakan bersama,” tegasnya.
Dengan pengelolaan yang baik, Taman Landmark Langgur diharapkan menjadi magnet baru bagi masyarakat dan wisatawan, sekaligus memperkuat citra Langgur sebagai kota pesisir yang dinamis, kreatif, dan berdaya saing tinggi di wilayah timur Indonesia.(*)
Editor : Abd Karim

Saat ini belum ada komentar