Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Pemkab Malra Bakal Jadikan Landmark Magnet Ekonomi dan Ruang Publik Warga

  • calendar_month Jumat, 3 Okt 2025
  • visibility 236
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LANGGUR.-DEMAL; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen menjadikan Taman Landmark Langgur tak hanya difungsikan sebagai simbol kota, tapi kawasan itu juga dijadikan ruang publik strategis dan ikon kebanggaan daerah. Ke depan akan dirancang menjadi pusat kegiatan seremonial, hiburan, serta penggerak ekonomi lokal.

“Landmark ini salah satu ikon Maluku Tenggara, tetapi kadang belum dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. Ada oknum yang merusak fasilitas yang sudah dibangun.Kami ingin Landmark menjadi tempat masyarakat berkreasi. Pemerintah membuka peluang bagi komunitas dan pelaku seni untuk memanfaatkan ruang publik ini secara positif,” ” kata Plt Sekretaris Daerah Maluku Tenggara, Bernardus Rettob, usai kegiatan jalan santai dan senam bersama memperingati HUT Kota Langgur, Jumat 3 Oktober 2025.

Dalam kesempatan itu, Rettob juga menyoroti masih kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas umum di kawasan Landmark.

“Kita punya rencana membangun waterfront city dari Pantai Watdek sampai ke Ohoijang Langgur. Kawasan ini diharapkan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru,” jelasnya.

Selain memperkuat infrastruktur, pemerintah daerah juga membuka akses pemanfaatan Landmark bagi berbagai organisasi masyarakat, seperti komunitas pemuda, kelompok perempuan, dan pelaku seni.

Rettob juga menegaskan, ruang terbuka ini harus menjadi wadah ekspresi kreativitas, kegiatan budaya, dan interaksi sosial masyarakat.

Tak hanya itu, kawasan Landmark juga akan difungsikan sebagai sentra kuliner lokal setiap kali ada kegiatan publik. Pemerintah mendorong para pedagang untuk memanfaatkan momentum acara sebagai sarana memasarkan produk unggulan, seperti makanan tradisional dan hasil olahan lokal.

Lebih lanjut, Rettob menekankan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga keberlanjutan kawasan Landmark. Ia mengajak seluruh warga berpartisipasi aktif memelihara keindahan dan kebersihan taman kota tersebut.

“Kami mengharapkan seluruh lapisan masyarakat ikut menjaga kondisi bangunan dan taman Landmark. Semua harus menjaga ruang terbuka hijau agar tetap indah, nyaman, dan bisa digunakan bersama,” tegasnya.

Dengan pengelolaan yang baik, Taman Landmark Langgur diharapkan menjadi magnet baru bagi masyarakat dan wisatawan, sekaligus memperkuat citra Langgur sebagai kota pesisir yang dinamis, kreatif, dan berdaya saing tinggi di wilayah timur Indonesia.(*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-II)

    Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-II)

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Misteri Surat Mandat 1926 dan Historisch Negorij Batoemerah     Keasilan dua dokumen yang disampaikan penggugat Ali Hatala (raja saat ini) dalam sidang sengketa mata rumah parentah Negeri Batu Merah di Pengadilan Negeri Ambon beberapa waktu lalu masih jadi misteri. Meski dokumen Historisch Negorij Batoemerah dan Surat Kuasa Penyerahan Mandat yang ditunjukan dalam persidangan itu […]

  • Tanamkan Nilai Kebangsaan, Novita Sosialisasi Empat Pilar di SMA Kristen Passo

    Tanamkan Nilai Kebangsaan, Novita Sosialisasi Empat Pilar di SMA Kristen Passo

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • visibility 430
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Anggota DPD RI asal Maluku, Novita Anakotta, kembali melaksanakan tugas konstitusionalnya dengan menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan program MPR RI yang dipusatkan di SMA Kristen Passo, Kota Ambon, Senin, 9 Februari 2026. Dalam pemaparannya, Novita menekankan pentingnya pemahaman terhadap Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi utama dalam menjaga […]

  • KNPI KABUPATEN SBB photo_camera 6

    KNPI KABUPATEN SBB

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • visibility 1.069
    • 0Komentar
  • Galeri Sentor photo_camera 5

    Galeri Sentor

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2025
    • visibility 702
    • 0Komentar
  • Skandal Dokumen “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-I)

    Skandal Dokumen “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-I)

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • visibility 402
    • 0Komentar

    Dilaporkan Sejak Tahun 2021, Polisi Mulai Garap Sejumlah Saksi   AMBON.-DEMAL ; Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku kini tengah membidik dugaan penggunaan dokumen palsu yang melibatkan Raja Negeri Batu Merah, Ali Hatala. Drama hukum ini bermula pada tahun 2021. Ali Hatala mengajukan gugatan perdata di Pengadilan Negeri Ambon melawan Muhamad Said Nurlete (Tergugat […]

  • Menakar Alam, Merawat Tanah: Siasat Anyar Adaptasi Iklim Nusa Kecil Maluku

    Menakar Alam, Merawat Tanah: Siasat Anyar Adaptasi Iklim Nusa Kecil Maluku

    • calendar_month Minggu, 30 Agt 2026
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Yayasan SAHARI mendorong nelayan dan petani pulau kecil Maluku beradaptasi dengan perubahan iklim. Sains, Nanaku dan agroekologi menjadi bagian dari siasat ketangguhan di tengah perubahan alam. Penulis : Jaya Barends-Dekrit Maluku Ringkasan : SLCN Plus merupakan kolaborasi Yayasan SAHARI bersama BMKG Stasiun Meteorologi Kelas IV Maritim Ambon, didukung Caritas Germany dan BNPB. Hasil kajian mengungkap […]

expand_less