Selasa, 3 Nov 2026
light_mode

Kolatlena : Kami Minta Kemensos Mengawal Serius seluruh Usulan dari Daerah Kami

  • calendar_month Minggu, 14 Jun 2026
  • visibility 259
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,- DEMAL ;  Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Alimudin Kolatlena, memberikan catatan kritis sekaligus apresiasi dalam rapat pendalaman Rencana Kerja dan Anggaran serta Rencana Kerja Pemerintah (RKA-RKP) Kementerian Sosial (Kemensos) tahun 2027.

Rapat yang digelar pada Sabtu (13/6/2026) ini dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemensos beserta jajarannya.

Dalam rapat tersebut, Alimudin menekankan dua poin penting, yakni perbaikan akurasi data bantuan sosial (bansos) dan pemerataan program Sekolah Rakyat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), khususnya Provinsi Maluku.

Alimudin meminta Kemensos untuk serius dan terus-menerus memperbarui Data Tunggal Ekonomi Nasional (DTEN) yang menjadi rujukan penyaluran bansos.

Menurutnya, realitas di lapangan menunjukkan masih banyak data yang tidak akurat.

“Faktanya di lapangan, masih banyak warga yang seharusnya masuk kategori penerima manfaat (desil 1 sampai 4) justru belum terkaver. Sebaliknya, ada warga yang sudah tidak layak menerima, tetapi namanya masih tercantum dan menerima bansos. Ini harus terus diperbaiki,” tegas legislator asal Maluku tersebut.

Ia mengingatkan bahwa kementerian dan lembaga sebagai pembantu presiden harus bekerja “senafas” dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang fokus pada pengentasan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem.

“Jangan sampai visi dan misi yang sudah bagus dengan niat tulus dari Presiden, justru tidak akurat dan tidak tepat sasaran pada tataran pelaksanaannya,” tambahnya.

Sebagai kader Gerindra, Alimudin mengapresiasi tinggi program pro-rakyat Presiden Prabowo, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), rehabilitasi rumah, Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga program Sekolah Rakyat.

Berdasarkan hasil kunjungan kerjanya di berbagai daerah, Alimudin mengaku terharu melihat fasilitas Sekolah Rakyat yang memuliakan anak-anak dari keluarga miskin ekstrem dengan fasilitas asrama, alat belajar, dan makanan gratis, bahkan orang tua mereka turut diberdayakan. Namun di sisi lain, ia mengaku sedih melihat ketimpangan yang terjadi di wilayah 3T.

“Banyak anak-anak di Maluku yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena orang tuanya miskin. Mereka hampir tidak punya cita-cita dan masa depan karena keterbatasan ekonomi. Program Sekolah Rakyat ini sangat cocok untuk wilayah seperti Maluku, NTT, dan Papua,” jelas Alimudin.

Pada tahun lalu, ungkap Alimudin, Maluku telah menerima tiga program Sekolah Rakyat yang tersebar di Kota Tual, Maluku Tengah, dan Kota Ambon. Sementara untuk Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dan Maluku Tenggara, program ini dijadwalkan akan terealisasi pada Desember 2026.

Selain itu, Alimudin meminta Kemensos memberikan perhatian serius terhadap sejumlah usulan yang sudah diajukan oleh Pemerintah Provinsi serta Kabupaten/Kota di Maluku ke pemerintah pusat.

Usulan tersebut meliputi pemerataan program Sekolah Rakyat yang lebih massif, pembangunan Sentra Kemensos di wilayah Maluku, pengadaan kendaraan operasional teknis untuk Dinas Sosial Provinsi, optimalisasi program Pemberdayaan Sosial bagi Komunitas Adat Terpencil (KAT) serta penguatan layanan sosial pendukung lainnya.

“Maluku sangat layak menjadi prioritas dari program Presiden ini. Kami meminta Kemensos mengawal serius seluruh usulan dari daerah kami,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bahas Revisi Zonasi, Wabup Malra Ingatkan Tujuan Konservasi

    Bahas Revisi Zonasi, Wabup Malra Ingatkan Tujuan Konservasi

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • visibility 388
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Maluku, bekerja sama dengan Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (LPSPL) Sorong, menggelar Konsultasi Publik II Revisi Rencana Zonasi Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) Pulau Kei Kecil dan perairan sekitarnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari Project Implementation Unit (PIU) Oceans for Prosperity Project Lautra (Insan Terang). […]

  • Desentralisasi Kian Tergerus, Senator Bisri Dorong Revisi UU Otda

    Desentralisasi Kian Tergerus, Senator Bisri Dorong Revisi UU Otda

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • visibility 734
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL; Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina menilai satu dekade terakhir, semangat desentralisasi yang lahir dari rahim reformasi kian tergerus. ” Saya mohon maaf tidak dalam menjustifikasi siapapun juga, tapi dalam 10 tahun terakhir ini semangat otonomi daerah ini sudah sangat tergerus,” kata Bisri dalam rapat antara Forum Kerjasama […]

  • Dari Dugaan Perselingkuhaan,Aborsi hingga Ijasah Palsu “Melilit” DPRD Malteng

    Dari Dugaan Perselingkuhaan,Aborsi hingga Ijasah Palsu “Melilit” DPRD Malteng

    • calendar_month Rabu, 21 Mei 2025
    • visibility 1.067
    • 0Komentar

    AMBON-DM;Mati satu tumbu seribu, adigum usang ini sepertinya layak disematkan pada sejumlah peristiwa hukum yang menyeret nama beberapa oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah Periode 2024-2029.Bagaimana tidak, belum juga kering dari skandal aboris yang menyeret nama William R Lomo, anggota DPRD asal Partai Hanura, muncul lagi dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Hidayat […]

  • Pelapor Sudah Diperiksa, Kasus Dugaan Penodaan Agama Bergulir, Kominfo MBD Bakal Dipanggil

    Pelapor Sudah Diperiksa, Kasus Dugaan Penodaan Agama Bergulir, Kominfo MBD Bakal Dipanggil

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • visibility 1.393
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Penyidik dari Direktorat Tindak Pidana Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku terus menyelidiki dugaan tindak pidana penodaan agama dengan terlapor Abdullah Vanath (Wakil Gubernur Maluku). “ Kemarin (Kamis,14 Agustus 2025) beta  sudah di periksa sebagai saksi pelapor,” kata  Anshari Betekeneng Ketua Serikat Mahasiswa Muslim Indonesia (SEMMI) Kota Ambon sebagai saksi pelapor, kepada dekritmaluku, Jumat 15 […]

  • Tagihan Hiburan Malam Rp401 Juta Seret Oknum PPK BPJN Maluku, Dilaporkan ke Polisi

    Tagihan Hiburan Malam Rp401 Juta Seret Oknum PPK BPJN Maluku, Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
    • visibility 83
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL; Dugaan skandal mengejutkan kembali mengguncang lingkungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku. Seorang oknum Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) berinisial EH, terseret dalam kasus tagihan tempat hiburan malam di Kota Ambon yang nilainya fantastis, mencapai Rp401 juta lebih. Informasi yang dihimpun, oknum PPK berinisial EH diduga kerap mendapatkan fasilitas hiburan mewah dari pihak kontraktor yang […]

  • Proyek Perbaikan Jalan Liang-Tamilouw Ta.2021 – 2022 Perlu Diusut

    Proyek Perbaikan Jalan Liang-Tamilouw Ta.2021 – 2022 Perlu Diusut

    • calendar_month Jumat, 5 Sep 2025
    • visibility 418
    • 0Komentar

    AMBON-DM ; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta segera menyelidiki dugaan suap dan praktek monopoli proyek serta markup anggaran dalam paket pekerjaan perbaikan jalan di lingkungan Satker II Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Ambon. Tuntutan ini menyusul adanya paket pekerjaan perbaikan jalan yang dobol di satu ruas jalan yang sama dengan nilai anggaran berbeda tapi perusahaan […]

expand_less