Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Deretan Agenda Populis Untuk Kemakmuran Maluku Berakhir Tragis

  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 391
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Sejak reformasi, Provinsi Maluku telah dipimpin lima kepala daerah dengan periode berbeda-beda. Pertama Karel Albert Rahalau yang menjabat dua periode berturut-turut, kemudian Said Assagaff, dan Murad Ismail, ada pula nama Sinyo Hary Sarundajang dan Sadali Lie yang dipercayakan sebagai Pj Gubernur Maluku.

Setiap kepala daerah hadir dengan gagasan yang tak seragam. Ada program yang mulus dikerjakan, ada juga visi yang tertunda dan tak kunjung diekeskusi sampai akhir periode.

Semua program yang direncanakan itu tentu diniatkan untuk kemakmuran dan demi kesejahteraan masyarakat Maluku.

Terlepas dari itu, ada sejumlah program yang nyaris tak didengungkan  selama musim kampanye Pilgub Maluku lalu muncul setelah para kepala daerah dilantik dan menjadi primadona.

Ironisnya, demi mewujudkan program dimaksud, anggaran daerah telah habis banyak untuk membiayai perjalanan dinas, seminar, rapat konsultasi dan penyusunan langkah-langkah teknis lainnya. Ada juga janji-janji kemakmuran namun realitasnya tak sesuai harapan.

Berikut daftarnya :

Lumbung Ikan Nasional

Melihat kekayaan sumber daya perikanan yang melimpah di laut Maluku, Presiden RI kala itu Susilo Bambang Yudhoyono tertarik untuk menjadikan Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional.

“ Saya mendukung Maluku menjadi Lumbung Ikan Nasional” kata SBY yang disambut tepuk tangan riang tamu yanh hadir dalam puncak Sail Banda, tahun 2010.

Agar gagasan ini tak sekadar wacana,  berbagai rapat diadakan, seminar dijalankan, penilitian dilaksanakan, yang mana semuanya menguras anggaran daerah tak sedikit dan menguras waktu.

Muncul juga keinginan penerbitan Perpres sehingga infrastruktur LIN semisal Pelabuhan, Bandara, serta industri bawaan lainnya bisa segera dieksekusi. Tapi apa boleh dikata, ikan-ikan dari Maluku hanya dikelolah untuk kepentingan statistik semata. LIN Bubar.

Ambon New Port

Konon gagasan untuk membangunan Ambon New Port yang akan membela Kecamatan Salahutu, Leihitu di Pulau Ambon muncul dari hasil diskursus panjang tentang infrastruktur penunjang industri manufaktur yang akan dibangun di Maluku.

Agar terlihat serius, pemerintah pusat melalui sejumlah kementrian dan badan sudah melakukan pertemuan demi pertemuan dengan Pemerintah Provinsi membahas secara teknis pembangunan Ambon New Port. Proposal juga ditelah disampaikan kepada pemerintah pusat.

“Kita melihat bahwa untuk menjadikan satu sentra lumbung ikan nasional tidak cukup pelabuhan-pelabuhan yang ada dikembangkan atau digunakan, tetapi kita membutuhkan satu pelabuhan di mana pelabuhan itu (berada) bersama dengan kawasan industri,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang menyampaikan keterangan pers di Kantor Presiden, Jakarta, selepas rapat terbatas. Maret 2021.

Namun lagi-lagi gagal, AMP tidak bisa dilanjutkan, padahal sudah pada tahap pembesan lahan. Alasan pemerintah pusat tak ada anggaran yang cukup untuk membiayainya.

RUU Provinsi Kepulauan

Luas lautan yang mendominasi wilayah Maluku menjadi hambatan percepatan pertumbuhan ekonomi.

Parahnya lagi, mekanisme bagi hasil yang dipraktekan Pemerintah Pusat selama ini hanya menghitung jumlah penduduk. Tak mengakomodir kondisi geografis dan tantangan satu wilayah.

Akibatnya,Dana Bagi Hasil (DBH) yang didapatkan masyarakat Maluku baik di sekor Migas,Perikanan dan sumber lainnya sangat sedikit tak sesuai dengan kebutuhan riel.

Saat Karel Albert Ralahalu menjadi Gubernur Maluku periode ke dua, elit Maluku ramai-ramai memperjuangkan gagasan hadirnya Undang-undang tentang Provinsi Kepulauan. Sampai-sampai dibentuk konsorsium tujuh Provinsi Kepulauan, naasnya saat revisi Undang-undang tentang Pemerintah Daerah cuman beberapa pasal yang diakomodir, tapi tidak menjawab subtansi. Gagasan RUU Provinsu Kepulauan akhirnya kandas.

“Ada indikasi RUU Daerah Kepulauan yang sebenarnya masuk Prolegnas tidak akan dibahas lagi di DPR. Padahal, sudah 20 tahun masyarakat daerah kepulauan memperjuangkan lahirnya undang-undang ini. Namun sekarang terasa kehilangan jejaknya,” ujar Anggota DPR RI asal Maluku Saadiah Uluputty belum lama ini.

Lapangan Kerja Baru di Blok Masela

Tinggal menghitung waktu, tahun 2030, Blok Masela sudah bisa berproduksi. Provisi Maluku akan kebagian “defedin” dari penyertaan modal 10 persen dalam pembangunan infrastruktur kilang gas abadi yang dikelolah Inpex itu.

Sayang, perkataan Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM, saat awal-awal negosiasi pembangunan Blok Masela, yang menyampaikan Proyek Blok Masela dapat menyerap 30 ribu tenaga kerja langsung maupun pendukung, hanya pepesan kosong.

Sampai saat ini pun, lapangan pekerjaan yang diidamkan  tak kunjung tiba. Jumlah pengangguran terbuka di Maluku tetap tinggi, banyak anak-anak Maluku banyak migrasi ke Maluku Utara.

Maluku Integrade Port

Akankah hal ini bernasip sama dengan LIN, RUU Provinsi Kepulauan, Ambon New Port dan juga harapan terciptanya lapangan pekerjaan di awal pembangunan  Blok Masela? Semoga tidak.

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pangkas Jarak di Wilayah Kepulauan, Pemkab Maluku Tengah Hadirkan Mesin Cetak E-KTP di Banda

    Pangkas Jarak di Wilayah Kepulauan, Pemkab Maluku Tengah Hadirkan Mesin Cetak E-KTP di Banda

    • calendar_month Sabtu, 7 Mar 2026
    • visibility 233
    • 0Komentar

      MALUKU TENGAH .-DEMAL ; Sebagai upaya jemput bola untuk mempercepat pelayanan administrasi kependudukan di wilayah kepulauan dan daerah terluar. Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah resmi menghadirkan fasilitas mesin cetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) di Kecamatan Banda. Selama ini, warga di Kepulauan Banda harus menempuh perjalanan laut yang cukup jauh menuju ibu kota kabupaten di […]

  • BPTD Maluku Imbau Bahaya Truk ODOL

    BPTD Maluku Imbau Bahaya Truk ODOL

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • visibility 859
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Maluku, mengimbau masyarakat terkait bahaya truk ODOL atau yang bermuatan Over Dimension & Over Loading. Kepala BPTD Kelas II Maluku, H. Hasan Bisri, melalui Mohammad Fausan Salatalohy, Pengolah Data Kehumasan dan Publikasi,mengungkapkan, pihaknya terus menggencarkan penanganan truk ODOL. Ini dilakukan untuk meminimalisir bahaya, serta membangun kesadaran […]

  • Mendikdasmen RI Ajak Siswa di Malra Hidupan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

    Mendikdasmen RI Ajak Siswa di Malra Hidupan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • visibility 374
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti, memotivasi ribuan siswa di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual untuk menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membentuk Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan berkarakter. “Bangun pagi itu bisa direncanakan. Sebelum tidur, berdoalah agar […]

  • Kapolres MBD Pimpin Bakti Sosial di Masjid Nurul Iman Tiakur

    Kapolres MBD Pimpin Bakti Sosial di Masjid Nurul Iman Tiakur

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • visibility 325
    • 0Komentar

    TIAKUR.-DEMAL;Kapolres MBD, AKBP Budhi Suriawardhana, S.I.K, Hadir langsung memimpin kegiatan bakti sosial yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman Tiakur, Jumat 14 November 2025. Dalam kegiatan ini, hadir Wakapolres Kompol Ganesa Sinambela, S.I.K, para Kabag, Kasat, personil Brimob Kompi 4 Batalyon C Pelopor, dan seluruh personil Polres. Kapolres mengatakan, kegiatan bakti sosial itu merupakan bentuk kepedulian […]

  • Raih 218 poin,Kafilah Maluku Tenggara Tembus Tiga Besar MTQ Provinsi Maluku

    Raih 218 poin,Kafilah Maluku Tenggara Tembus Tiga Besar MTQ Provinsi Maluku

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • visibility 207
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL; Kabupaten Maluku Tenggara kembali menorehkan prestasi di bidang keagamaan dengan meraih peringkat ketiga pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan pembinaan Al-Qur’an yang dilakukan secara berkelanjutan oleh pemerintah daerah bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Berdasarkan keputusan dewan hakim, Kafilah Kabupaten Maluku Tenggara mengumpulkan […]

  • Pengukuhan Paskibraka Malra, Bupati Thaher: Kebanggaan untuk Bangsa

    Pengukuhan Paskibraka Malra, Bupati Thaher: Kebanggaan untuk Bangsa

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • visibility 407
    • 0Komentar

    LANGGUR-DM; Upaya membangun generasi emas Indonesia tahun 2045 tidak hanya menitikberatkan pada kecerdasan, tetapi juga pada pembentukan karakter. Hal itu ditegaskan dalam momentum pengukuhan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tahun ini. Melalui proses pendidikan kedisiplinan dan latihan intensif selama satu bulan, para anggota Paskibraka diyakini telah ditempa menjadi pribadi yang berkarakter, tangguh, dan bertanggung jawab. […]

expand_less