Jumat, 7 Agu 2026
light_mode

Cipayung Desak Men-ESDM: Anak Tanimbar Wajib Duduki Kursi Strategis Blok Masela!

  • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
  • visibility 333
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Koalisi Cipayung Maluku yang terdiri dari SEMMI, HMI, PMII, dan sejumlah OKP, menuntut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakomodir putra/putrai Tanimbar dalam jajaran manajerial pengelolaan Blok Masela.

Ketua SEMMI Wilayah Maluku, Alfian Hulishulis, menegaskan bahwa Blok Masela adalah proyek strategis nasional dengan nilai investasi raksasa, sehingga harus menghadirkan keadilan bagi masyarakat Tanimbar.

“Pertanyaannya sederhana: apakah anak-anak Tanimbar akan benar-benar duduk di kursi direktur, komisaris, manajer, atau hanya jadi buruh kasar di tanah leluhurnya? Ini yang patut dipertanyakan,” tegas Alfian dalam konferensi pers di Gong Perdamaian Dunia, Senin (25/5/2025).

Menurutnya, program beasiswa dan pelatihan yang selama ini digembar-gemborkan tidak cukup tanpa jaminan regulasi keterlibatan anak daerah di level pengambilan keputusan.

Tolak “Kolonialisme Energi”

Koalisi Cipayung menolak keras jika posisi strategis Blok Masela dikuasai pihak luar. Mereka menyebut pola itu sebagai bentuk “kolonialisme energi wajah baru” yang hanya mengeksploitasi sumber daya tanpa keadilan sosial.

“Tanpa keterwakilan anak Tanimbar di jabatan direktur, komisaris, hingga manajemen operasional, Blok Masela hanyalah proyek raksasa yang meninggalkan luka baru bagi rakyat Maluku,” tambahnya.

Tuntutan Tegas

Mereka mendesak Kementerian ESDM segera menerbitkan aturan tertulis yang menjamin keterlibatan anak Tanimbar dalam:

Direksi & Komisaris PT Inpex Masela maupun BUMN terkait

Posisi manajerial utama bidang hukum, teknik, geologi, lingkungan, hingga perencanaan

Level teknis produksi pada tahap eksplorasi, konstruksi, dan operasional gas

“Kapasitas SDM lokal ada. Tinggal kemauan politik negara. Transfer keterampilan hanya mungkin terjadi jika anak daerah benar-benar ditempatkan di jantung operasi Blok Masela,” imbuh Alfian.

Ultimatum: Aksi Massa & Jalur Hukum

Koalisi Cipayung menegaskan, keterwakilan anak daerah adalah kewajiban moral, politik, sekaligus hukum. Jika pemerintah abai, mereka siap menempuh advokasi politik, aksi massa, hingga langkah hukum.

“Blok Masela harus menjadi simbol keadilan energi, bukan sumber luka baru bagi rakyat Maluku,” tutup Alfian dengan nada tegas.(*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Kepulauan Aru Resmikan Rumah Adat dan Kantor Desa di Aru Selatan

    Bupati Kepulauan Aru Resmikan Rumah Adat dan Kantor Desa di Aru Selatan

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • visibility 167
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL ;  Bupati Kepulauan Aru melakukan kunjungan kerja dalam rangka peresmian sarana adat dan pemerintahan serta peninjauan lapangan (on the spot) di tiga desa yang tersebar pada wilayah Kecamatan Aru Selatan, Kamis 9 April 2026. Bupati dan rombongan bertolak dari Dobo menggunakan Speedboat Jargaria tiba di Desa Kalar-kalar sekitar pukul 13.00 WIT. Kedatangan rombongan disambut […]

  • The Pros and Cons of Switching to a Fully Digital Payment Wallet

    The Pros and Cons of Switching to a Fully Digital Payment Wallet

    • calendar_month Kam, 9 Jan 2025
    • visibility 333
    • 0Komentar

    In metus risus, tristique quis massa eget, molestie fringilla leo. Vestibulum nisl augue, condimentum at lorem eu, auctor rutrum neque. Phasellus ultrices lectus eros, quis venenatis est sagittis nec. Nulla efficitur, dolor in volutpat lobortis, leo est porttitor lorem, at feugiat urna dolor quis ligula. Proin pretium Ut congue leo ac justo iaculis rhoncus. Vestibulum elementum […]

  • 30 Nota Sewa Gedung Oleh Pemkot Ambon diduga Fiktip,Lira : Nilainya Rp700 Juta dari Rp,1,3 M

    30 Nota Sewa Gedung Oleh Pemkot Ambon diduga Fiktip,Lira : Nilainya Rp700 Juta dari Rp,1,3 M

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • visibility 525
    • 0Komentar

    AMBON-DM ; Pemerintah Kota Ambon pada tahun anggaran 2024 menganggarkan belanja barang dan jasa sebesar Rp433,7 Miliar dengan realisasi sebesar Rp387,3 miliar atau 89,32 %. Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Maluku menemukan ada sejumlah kejanggalan dalam laporan pertanggungjawaban realisasi tersebut, khusunya pada anggaran yang digunakan untuk belanda sewa gedung/bangunan oleh Sekretariat Kota Ambon, yang dianggarkan sebesar […]

  • Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi, Dolar Dibuka Rp16.700

    Investor Tunggu Rilis Data Ekonomi, Dolar Dibuka Rp16.700

    • calendar_month Rab, 30 Apr 2025
    • visibility 327
    • 0Komentar

    Jakarta, CNBC Indonesia – Nilai tukar rupiah mengalami apresiasi terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal perdagangan hari ini. Merujuk Refinitiv, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada Rabu (30/4/2025) dibuka pada posisi Rp16.700/US$ atau menguat 0,33%. Posisi ini selaras dengan penutupan perdagangan Selasa (29/4/2025) yang terapresiasi 0,56%. Sementara indeks dolar AS (DXY) mengalami depresiasi sebesar 0,03% ke […]

  • Dihadapan Mendikdasmen RI, Bupati Akui Generasi Malra Punya IQ Tinggi

    Dihadapan Mendikdasmen RI, Bupati Akui Generasi Malra Punya IQ Tinggi

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • visibility 221
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tengah pesatnya perkembangan teknologi global. Hal tersebut disampaikan saat menerima kunjungan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti, di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Kamis 23 Oktober 2025. Bupati juga menekankan pembangunan infrastruktur fisik […]

  • Tiga Bulan Gaji Pasilitator Program BSPS di Maluku Belum Dibayar PUPR

    Tiga Bulan Gaji Pasilitator Program BSPS di Maluku Belum Dibayar PUPR

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • visibility 126
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL; Hampir selesai masa tugas, gaji ratusan tenaga pendamping yang direkrut secara profesional oleh Kementrian Pekerjaan Umum untuk mendampingi masyarakat penerima manfaat Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) belum dibayar. “Tiga bulan ini kami belum menerima gaji,sesuai kontrak,” kata salah satu sumber dalam pesan pendek kepada media. Rabu 10 Juni 2026. Sumber yang juga […]

expand_less