Sabtu, 4 Apr 2026
light_mode

Cipayung Desak Men-ESDM: Anak Tanimbar Wajib Duduki Kursi Strategis Blok Masela!

  • calendar_month Sen, 25 Agu 2025
  • visibility 231
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Koalisi Cipayung Maluku yang terdiri dari SEMMI, HMI, PMII, dan sejumlah OKP, menuntut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengakomodir putra/putrai Tanimbar dalam jajaran manajerial pengelolaan Blok Masela.

Ketua SEMMI Wilayah Maluku, Alfian Hulishulis, menegaskan bahwa Blok Masela adalah proyek strategis nasional dengan nilai investasi raksasa, sehingga harus menghadirkan keadilan bagi masyarakat Tanimbar.

“Pertanyaannya sederhana: apakah anak-anak Tanimbar akan benar-benar duduk di kursi direktur, komisaris, manajer, atau hanya jadi buruh kasar di tanah leluhurnya? Ini yang patut dipertanyakan,” tegas Alfian dalam konferensi pers di Gong Perdamaian Dunia, Senin (25/5/2025).

Menurutnya, program beasiswa dan pelatihan yang selama ini digembar-gemborkan tidak cukup tanpa jaminan regulasi keterlibatan anak daerah di level pengambilan keputusan.

Tolak “Kolonialisme Energi”

Koalisi Cipayung menolak keras jika posisi strategis Blok Masela dikuasai pihak luar. Mereka menyebut pola itu sebagai bentuk “kolonialisme energi wajah baru” yang hanya mengeksploitasi sumber daya tanpa keadilan sosial.

“Tanpa keterwakilan anak Tanimbar di jabatan direktur, komisaris, hingga manajemen operasional, Blok Masela hanyalah proyek raksasa yang meninggalkan luka baru bagi rakyat Maluku,” tambahnya.

Tuntutan Tegas

Mereka mendesak Kementerian ESDM segera menerbitkan aturan tertulis yang menjamin keterlibatan anak Tanimbar dalam:

Direksi & Komisaris PT Inpex Masela maupun BUMN terkait

Posisi manajerial utama bidang hukum, teknik, geologi, lingkungan, hingga perencanaan

Level teknis produksi pada tahap eksplorasi, konstruksi, dan operasional gas

“Kapasitas SDM lokal ada. Tinggal kemauan politik negara. Transfer keterampilan hanya mungkin terjadi jika anak daerah benar-benar ditempatkan di jantung operasi Blok Masela,” imbuh Alfian.

Ultimatum: Aksi Massa & Jalur Hukum

Koalisi Cipayung menegaskan, keterwakilan anak daerah adalah kewajiban moral, politik, sekaligus hukum. Jika pemerintah abai, mereka siap menempuh advokasi politik, aksi massa, hingga langkah hukum.

“Blok Masela harus menjadi simbol keadilan energi, bukan sumber luka baru bagi rakyat Maluku,” tutup Alfian dengan nada tegas.(*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anggota MPR-RI Gandeng Fatayat NU Maluku Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

    Anggota MPR-RI Gandeng Fatayat NU Maluku Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

    • calendar_month Sab, 17 Mei 2025
    • visibility 284
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI terus mendorong dan membumikan rasa cinta tanah air melalui sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.  Kali ini sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilakukan Anggota MPR-RI utusan DPD RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina menggandeng Fatayat NU Maluku. Sabtu,17 Mei 2025. “ Sosialiasi empat pilar merupakan […]

  • Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    • calendar_month Rab, 20 Agu 2025
    • visibility 348
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Bank Maluku-Malut, merupakan nama panggilan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, Persoda. Perusahaan milik Pemerintah Provinsi Maluku-Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota Maluku-Maluku Utara sudah empat kali berganti nama perusahaan sejak didirikan pada 25 Oktober 1961. Hingga memasuki usia 64 tahun ini, Bank Maluku memiliki jumlah karyawan atau pegawai tak cukup […]

  • Berkedok Penegakan Hukum, Hartini Ungkap Oknum Pemesan Sianida

    Berkedok Penegakan Hukum, Hartini Ungkap Oknum Pemesan Sianida

    • calendar_month Kam, 25 Sep 2025
    • visibility 881
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Puluhan karung Sianida yang digrebek Ditreskrimus Polda Maluku kuat dugaan sisa dari bisnis haram yang selama ini melibatkan dua oknum Polisi, satu bertugas di Polres MBD dan satunya oknum Ditpolairud Maluku. “Jumlah keseluruhan itu 300 karton, (digrebek) itu sisa,” kata Hartini pemilik ruko yang digrebek polisi, Kamis, 25 September 2025. Hartini yang kini […]

  • Bukannya dipuji, Video Bupati Malteng Sidak RSUD Tuai Cemooh Warganet

    Bukannya dipuji, Video Bupati Malteng Sidak RSUD Tuai Cemooh Warganet

    • calendar_month Sel, 16 Sep 2025
    • visibility 240
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Kunjungan Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat di Rumah Sakit Umum  Daerah (RSUD) Maluku Tengah mendapat tanggapan miring dari warganet. Meski sebagian mengapresiasi kehadiran Bupati Maluku Tengah, tapi lebih banyak pengguna media sosial yang memberi respon negatif kedatangan Bupati Maluku Tengah di rumah sakit milik pemerintah itu. Sebab, dalam video yang tersebar luas, Bupati […]

  • 8 ABK KM Indo Perkasa 03 Hilang Usai Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Wasir Dobo

    8 ABK KM Indo Perkasa 03 Hilang Usai Kapal Tenggelam di Perairan Pulau Wasir Dobo

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • visibility 101
    • 0Komentar

    DEMAL-ARU: – Sebanyak delapan Anak Buah Kapal (ABK) KM.Indo Perkasa 03 hingga saat ini belum ditemukan, usai kapal mereka disapu ombak dan tenggelam. Sesuai data, mereka yang belum ditemukan yakni, Muhammad Bilal, Afrizal, Ahmad Fauzi, Febry Alziran Firmansah, Fransisku, Mohamad Ridwan, Mohamad Nur Isnaeni, dan Wandi Salusi. “Dari total 16 orang di atas kapal, delapan […]

  • Rovik di Jambore Maluku: Jaga Alam atau Siap Terima Bencana

    Rovik di Jambore Maluku: Jaga Alam atau Siap Terima Bencana

    • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
    • visibility 501
    • 0Komentar

      AMBON-DM : Anggota DPRD Provinsi Maluku Rovik Akbar Afifudin, mengapresiasi dan beri dukungan penuh terhadap pelaksanaan Jambore Pencinta Alam ke-27 se-Maluku yang digelar di Kampus Universitas Darussalam (Unidar) Ambon. Kampus tersebut memiliki makna khusus bagi Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Maluku itu karena pernah menjadi tempatnya menimba ilmu. Rovik menyebut Jambore […]

expand_less