Jumat, 28 Agu 2026
light_mode

Hanya Jemaah Haji Aceh Yang Terima Tambahan Santunan dari Wakaf Baitul Asyi di Mekkah

  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 201
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MAKKAH,-DEMAL ; Ribuan jemaah haji asal Provinsi Aceh pada musim haji tahun 1447 H / 2026 M kembali menerima dana kompensasi tunai sebesar 2.000 Riyal Arab Saudi atau setara dengan Rp9,2 juta per orang dari pengelolaan Wakaf abadi Baitul Asyi di Makkah.

Pembagian dana kompensasi dilakukan secara bertahap sejak Minggu sore waktu Arab Saudi bertempat di Hotel Burj Al-Wahda, Makkah, yang menjadi akomodasi utama para jemaah asal Bumi Serambi Mekkah.

Total dana yang dikucurkan oleh tim pengelola (Nazir) pada tahun ini mencapai sekitar 11,2 juta Riyal Saudi untuk menyantuni total 5.426 jemaah haji reguler asal Aceh.

“Pemberian dana kompensasi ini merupakan amanah yang terjaga selama ratusan tahun. Uang ini dibagikan langsung kepada jemaah setelah melalui proses verifikasi kartu Baitul Asyi yang dibawa dari tanah air,” ujar Nazir Wakaf Baitul Asyi, Dr. Syaikh Abdul Latif Muhammad Baltu, saat memimpin pembagian perdana untuk Kloter 2 Aceh.

Wakaf Baitul Asyi (Rumah Aceh) merupakan aset produktif berupa properti komersial bernilai triliunan Rupiah yang terletak di kawasan strategis Kota Makkah. Saat ini, aset tersebut berupa dua hotel megah, yakni Hotel Ajyad (25 lantai) dan Menara Ajyad (28 lantai) yang berjarak sekitar 500-600 meter dari Masjidil Haram, dengan total kapasitas tampung mencapai 7.000 orang.

Sejarah mencatat bahwa investasi akhirat ini diikrarkan pertama kali pada tahun 1224 Hijriah (sekitar 1809 Masehi) oleh seorang ulama dan saudagar besar asal Aceh, Habib Abdurrahman bin Alwi Al-Habsyi, atau yang lebih dikenal dengan nama Habib Bugak Asyi.

Di hadapan Hakim Mahkamah Syariah Makkah dua abad lalu, ia membeli tanah dan mengikrarkan bahwa seluruh keuntungan pengelolaan aset tersebut harus didistribusikan secara mutlak bagi jemaah haji asal Aceh, serta warga keturunan Aceh yang bermukim di Makkah.

Hingga hari ini, estafet kepengurusan wakaf dikelola secara profesional di bawah pengawasan ketat Mahkamah Syariah Arab Saudi. Dengan tambahan santunan wakaf ini, ditambah dana biaya hidup (living cost) resmi dari Kementerian Agama RI sebesar 750 Riyal (sekitar Rp3,4 juta), setiap jemaah haji asal Aceh mengantongi uang saku total mencapai 2.750 Riyal atau setara Rp12,6 juta selama menjalani ibadah di Tanah Suci.

Adapun aset-aset yang dikelolah Wakaf Baitul Asyi meliputi :

  • Hotel Elaf Masyair. Hotel bintang lima dengan kapasitas 650 kamar yang berada di kawasan Ajiyad Mushafi, sekitar 250 meter dari Masjidil Haram.
  • Hotel Ramada. Hotel bintang lima dengan kapasitas 1.800 kamar, yang berada di kawasan Ajiyad Mushafi, sekitar 300 meter dari Masjidil Haram.
  • Hotel Wakaf Habib Bugak Asyi di Aziziah. Bisa menampung 750 jemaah haji, didirikan di atas luas tanah 800 meter persegi.
  • Tanah dan bangunan seluas 900 meter di Aziziah. Digunakan sebagai Kantor Wakaf Habib Bugak Asyi di Mekah.
  • Gedung di kawasan Syaikiyah yang dibeli tahun 2017 oleh Naazir Wakaf Baitul Asyi senilai 6 juta Riyal. Gedung ini dijadikan tempat tinggal warga Arab Saudi keturunan Aceh dan orang Aceh yang bermukim di Arab Saudi secara gratis, tanpa batas waktu tinggal.
  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gandeng Kampus Australia, Ambon Kembangkan Teknologi Pengolah Sampah Mandiri

    Gandeng Kampus Australia, Ambon Kembangkan Teknologi Pengolah Sampah Mandiri

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • visibility 138
    • 0Komentar

      AMBON,-DEMAL ; Soegijapranata Catholic University (SCU) bersama Macquarie University Australia, Pemerintah Kota Ambon, Politeknik Negeri Ambon, dan Institut Tifa Damai Maluku secara resmi memulai program kolaborasi bertajuk “ Advancing an Equitable and Just Energy Transition in Ambon through Community-Based Waste Innovation and Inclusive Education”melalui kegiatan Kick-Off Meeting di Ambon. Program ini didukung oleh KONEKSI […]

  • Sespimma Polri Angkatan 75 Gelar Baksos Kemanusiaan di Mapolres Sumedang

    Sespimma Polri Angkatan 75 Gelar Baksos Kemanusiaan di Mapolres Sumedang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • visibility 165
    • 0Komentar

    SUMEDANG.-DEMAL ;Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Kelompok Belajar (Pokjar) V menggelar bakti sosial di Mapolres Sumedang, Jawa Barat, Rabu 20 Mei 2026. Kegiatan kemanusiaan yang menjadi bagian dari Praktik Kuliah Profesi (PKP) ini diwujudkan lewat pembagian 100 paket sembako untuk warga kurang mampu dan santunan kepada 25 anak yatim piatu Yayasan Attaqwa. Acara berlangsung […]

  • Tangkap Distributor B3 Cara Jitu Hentikan PETI di Gunung Botak

    Tangkap Distributor B3 Cara Jitu Hentikan PETI di Gunung Botak

    • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
    • visibility 509
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sangat muda dihentikan, jika kemudian jalur pasok B3 baik itu mercury maupun sianida diputus, para pelakunya ditangkap dan diadili. “ B3 yang kendalikan aktifitas penambangan, tanpa B3 material emas yang dikeruk penambang tak bernilai, ini diberantas lebih dulu baru bicara pengosongan atau penertiban dan lain sebagainya,” demikian […]

  • Jejak Tender Gagal T.2023, Irigasi Sariputih Rubuh Hingga Video APH di TKP

    Jejak Tender Gagal T.2023, Irigasi Sariputih Rubuh Hingga Video APH di TKP

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • visibility 412
    • 0Komentar

    AMBON.-DM; Negeri Sariputih merupakan salah satu dari 12 Negeri yang ada di wilayah Seranm Utara Timur Kobi, berdasarkan pemuktahiran data keluarga tahu 2021, desa ini punya 18 RT dan 4 RW dengan jumlah kepala keluarga 415 terdiri dari 768 jiwa laki-laki dan 694 jiwa perempuan. Meski demikian di kawasan ini ada proyek senilai belasan miliar […]

  • Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • visibility 496
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Bank Maluku-Malut, merupakan nama panggilan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, Persoda. Perusahaan milik Pemerintah Provinsi Maluku-Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota Maluku-Maluku Utara sudah empat kali berganti nama perusahaan sejak didirikan pada 25 Oktober 1961. Hingga memasuki usia 64 tahun ini, Bank Maluku memiliki jumlah karyawan atau pegawai tak cukup […]

  • Komitmen Malra Menuju Destinasi Investasi Baru di Indonesia Timur

    Komitmen Malra Menuju Destinasi Investasi Baru di Indonesia Timur

    • calendar_month Kamis, 4 Sep 2025
    • visibility 272
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DM ; Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, Bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun terus berupaya meyakinkan berbagai pihak lokal, nasional hingga internasional untuk berinvetasi di daerahnya. Terbaru, di efent pertemuan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), Bupati MTH memanfaatkan waktu tersebut untuk berdiskusi dengan investor asing dan duta pariwisata. Pertemuan itu menjadi deklarasi kesiapan Maluku Tenggara bertransformasi […]

expand_less