Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

  • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
  • visibility 1.085
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


AMBON-DM :
Di atas kertas, Blok Migas Masela adalah jackpot ekonomi bagi Maluku. Cadangan gas 18,5 triliun kaki kubik (TCF), 225 juta barel kondensat setara 35 ribu barel per hari, dan kapasitas produksi 1,6 miliar kaki kubik gas per hari selama 85 tahun menjadikannya salah satu proyek energi terbesar di Asia. Namun di balik angka fantastis itu, terselip ancaman sunyi: Maluku bisa saja hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

Pada Selasa (12/8/2025), INPEX menunjuk BUMN Adhi Karya sebagai kontraktor EPC kilang LNG di Desa Lermatang, Kepulauan Tanimbar. Konstruksi akan dimulai 2026.

Infografis/dekritmaluku

“ Artinya, Pemprov Maluku dan 11 kabupaten/kota punya waktu kurang dari 12 bulan untuk menyiapkan SDM lokal. Jika gagal, posisi strategis di proyek ini akan diisi tenaga kerja dari luar daerah—bahkan luar negeri,” kata pengamat sosial Maluku Joe Noya dalam rilis yang diterima redaksi. Kamis,14 Agustus 2025.

Noya menjelaskan, industri migas tidak mengenal kompromi soal kompetensi. Setiap pekerja harus bersertifikat, berpengalaman, dan berkarakter baik. Masalahnya, infrastruktur Tanimbar masih minim, tenaga kerja berkeahlian terbatas, dan sebagian besar pekerjaan fabrikasi sudah dipastikan dilakukan di fasilitas BUMN di Pulau Jawa.

“ Di lokasi, tahap awal hanya mencakup pembukaan lahan 1.600 hektare dari total 5.000 hektare area konstruksi,” urainya.

Dari 60 ribu pengangguran di Maluku, 11 ribu berada di ring satu (Tanimbar dan lima kabupaten/kota sekitar) dan 49 ribu di ring dua (Ambon dan enam kabupaten/kota lainnya). INPEX membutuhkan minimal 150 jenis sertifikasi dari total 300 yang ada di industri migas—angka yang tampak jauh dari kesiapan Maluku saat ini.

Untuk itu, pemerintah sudah harus kebut menyiapkan skema pelatihan bagi penyediaan SDM Lokal Maluku, dengan pendekatan Level 3 di Tanimbar, Level 2 di Ambon, dan Level 1 di Pulau Jawa.

“ Jika Lulus sertifikasi, peserta langsung magang—Level 1 di fabrikasi, Level 2 dan 3 di konstruksi sipil Lermatang. Seluruh kru akan bersatu di fase EPC darat hingga proyek selesai pada 2029,” bebernya.

Namun, ada kekhawatiran kalau sertifikasi tidak dikejar dari sekarang, posisi strategis bisa habis direbut pekerja luar. Yang tersisa hanya pekerjaan kasar dan tidak berkelanjutan.

Noya menegaskan, ketertinggalan SDM lokal bukan hanya soal hilangnya gaji miliaran rupiah per bulan yang berputar di luar Maluku. Ini juga berarti hilangnya transfer teknologi, keterampilan, dan kesempatan membangun basis industri migas lokal yang kuat.

“ Jika pemerintah daerah tak segera membentuk satuan tugas percepatan sertifikasi dan pelatihan, skenario terburuknya jelas: Blok Masela akan berjalan, keuntungan besar mengalir, tapi warga Maluku hanya menyaksikan dari pinggir lapangan,” tandasnya.

Ilustrasi : grafis asumsi kebutuhan SDM untuk projek dasar Blok Masela (dekritmaluku)

Sementara itu, dari hasil analisa tim dekritmaluku, untuk pekerjaan awal berupa land clearing dan kontruksi awal dengan di atas lahan 1.600 hektar memerlukan 3-5 pekerja/hektar meliputi operator alat berat, tenaga lapangan dan pengawas, dengan asumsi tersebut dibutuhkan 6.400 pekerja. Sisa kontruksi 5000 hektar totalnya 13.600 pekerja. (*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Soal RUU Kepulauan Telah Siap, Senator Boy : Kewenangan Daerah Kepulauan Bakal Diperkuat

    Soal RUU Kepulauan Telah Siap, Senator Boy : Kewenangan Daerah Kepulauan Bakal Diperkuat

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • visibility 339
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL;  DPD RI melalui Tim Kerja (Timja) RUU Daerah Kepulauan mulai memantapkan pembahasan regulasi strategis bagi wilayah kepulauan dalam rapat perdana yang digelar pada 7 April 2026. Rapat dibuka oleh Wakil Ketua DPD RI, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, dengan salam lintas agama sebagai simbol kebersamaan, sekaligus menandai kelanjutan perjuangan RUU yang telah masuk Prolegnas sejak […]

  • MPW PP Maluku Deklarasi Dukung Pencalonan Ulang Ketum Japto

    MPW PP Maluku Deklarasi Dukung Pencalonan Ulang Ketum Japto

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • visibility 438
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Maluku bakal mencalonkan kembali H. Japto Soerjosoemarno untuk memimpin Majelis Pimpinan Pusat (MPP) PP dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke XI Pemuda Pancasila yang akan berlangsung pada 26–29 Oktober 2025. “Kami dari Provinsi Maluku siap berkontribusi dalam Mubes XI. Kami ingin forum ini menjadi momentum untuk […]

  • 37 Tim Ikuti Lomba Perahu Naga, Bupati : Festival Ini Kebanggaan Kita Semua

    37 Tim Ikuti Lomba Perahu Naga, Bupati : Festival Ini Kebanggaan Kita Semua

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • visibility 333
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Gelora semangat kebersamaan dan sportivitas memenuhi kawasan Pantai Elomel, Ohoi Sathean, Kecamatan Kei Kecil, Selasa 21 Oktober 2025. Ribuan penonton memadati lokasi untuk menyaksikan Lomba Dragon Boat (Perahu Naga), salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025. Kegiatan tahunan bergengsi ini sukses menghadirkan 37 tim peserta dari berbagai penjuru […]

  • Tingkatkan PAD, PT. LAS Sahapory Nurlembe Pemkot Ambon Teken Kerjasama

    Tingkatkan PAD, PT. LAS Sahapory Nurlembe Pemkot Ambon Teken Kerjasama

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • visibility 470
    • 0Komentar

    AMBON-DM : PT. Las Sahapory Nurlembe dipercayakan sebagai pihak ke dua  oleh Pemerintah Kota Ambon untuk menarik retribusi kebersihan dari para pedagang di sejumlah lokasi yang ada di Kota Ambon.  Sesuai dengan kontrak yang ditandatangani oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup,Kebersihan dan Persampahan (DLHKP) Kota Ambon, PT. Las Sahapory Nurlembe berhak menarik retribusi jasa pelayanan kebersihan dari […]

  • Itanem Ambon Sambut Hangat Kedatangan Kafilah MTQ Malra di Ambon

    Itanem Ambon Sambut Hangat Kedatangan Kafilah MTQ Malra di Ambon

    • calendar_month Minggu, 21 Jun 2026
    • visibility 189
    • 0Komentar

      AMBON.-DEMAL ; Kontingen Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kabupaten Maluku Tenggara mendapat sambutan hangat dari keluarga besar Ikatan Keluarga Evav (Itanem) setibanya di Kota Ambon, Provinsi Maluku, untuk mengikuti MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, Sabtu 20 Juni 2026. Penyambutan berlangsung di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan dipimpin langsung Ketua Pengurus Harian Itanem Ambon, […]

  • BPS Sebut SE 2026 Acuan Baru Penyusunan Kebijakan Pembangunan di Maluku Tenggara

    BPS Sebut SE 2026 Acuan Baru Penyusunan Kebijakan Pembangunan di Maluku Tenggara

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • visibility 181
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL ; Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi langkah strategis untuk menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Maluku Tenggara. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kabupaten Maluku Tenggara, Freddy Abrahams, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Taman Landmark Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, […]

expand_less