Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

  • calendar_month Kam, 14 Agu 2025
  • visibility 886
  • comment 0 komentar


AMBON-DM :
Di atas kertas, Blok Migas Masela adalah jackpot ekonomi bagi Maluku. Cadangan gas 18,5 triliun kaki kubik (TCF), 225 juta barel kondensat setara 35 ribu barel per hari, dan kapasitas produksi 1,6 miliar kaki kubik gas per hari selama 85 tahun menjadikannya salah satu proyek energi terbesar di Asia. Namun di balik angka fantastis itu, terselip ancaman sunyi: Maluku bisa saja hanya menjadi penonton di tanah sendiri.

Pada Selasa (12/8/2025), INPEX menunjuk BUMN Adhi Karya sebagai kontraktor EPC kilang LNG di Desa Lermatang, Kepulauan Tanimbar. Konstruksi akan dimulai 2026.

Infografis/dekritmaluku

“ Artinya, Pemprov Maluku dan 11 kabupaten/kota punya waktu kurang dari 12 bulan untuk menyiapkan SDM lokal. Jika gagal, posisi strategis di proyek ini akan diisi tenaga kerja dari luar daerah—bahkan luar negeri,” kata pengamat sosial Maluku Joe Noya dalam rilis yang diterima redaksi. Kamis,14 Agustus 2025.

Noya menjelaskan, industri migas tidak mengenal kompromi soal kompetensi. Setiap pekerja harus bersertifikat, berpengalaman, dan berkarakter baik. Masalahnya, infrastruktur Tanimbar masih minim, tenaga kerja berkeahlian terbatas, dan sebagian besar pekerjaan fabrikasi sudah dipastikan dilakukan di fasilitas BUMN di Pulau Jawa.

“ Di lokasi, tahap awal hanya mencakup pembukaan lahan 1.600 hektare dari total 5.000 hektare area konstruksi,” urainya.

Dari 60 ribu pengangguran di Maluku, 11 ribu berada di ring satu (Tanimbar dan lima kabupaten/kota sekitar) dan 49 ribu di ring dua (Ambon dan enam kabupaten/kota lainnya). INPEX membutuhkan minimal 150 jenis sertifikasi dari total 300 yang ada di industri migas—angka yang tampak jauh dari kesiapan Maluku saat ini.

Untuk itu, pemerintah sudah harus kebut menyiapkan skema pelatihan bagi penyediaan SDM Lokal Maluku, dengan pendekatan Level 3 di Tanimbar, Level 2 di Ambon, dan Level 1 di Pulau Jawa.

“ Jika Lulus sertifikasi, peserta langsung magang—Level 1 di fabrikasi, Level 2 dan 3 di konstruksi sipil Lermatang. Seluruh kru akan bersatu di fase EPC darat hingga proyek selesai pada 2029,” bebernya.

Namun, ada kekhawatiran kalau sertifikasi tidak dikejar dari sekarang, posisi strategis bisa habis direbut pekerja luar. Yang tersisa hanya pekerjaan kasar dan tidak berkelanjutan.

Noya menegaskan, ketertinggalan SDM lokal bukan hanya soal hilangnya gaji miliaran rupiah per bulan yang berputar di luar Maluku. Ini juga berarti hilangnya transfer teknologi, keterampilan, dan kesempatan membangun basis industri migas lokal yang kuat.

“ Jika pemerintah daerah tak segera membentuk satuan tugas percepatan sertifikasi dan pelatihan, skenario terburuknya jelas: Blok Masela akan berjalan, keuntungan besar mengalir, tapi warga Maluku hanya menyaksikan dari pinggir lapangan,” tandasnya.

Ilustrasi : grafis asumsi kebutuhan SDM untuk projek dasar Blok Masela (dekritmaluku)

Sementara itu, dari hasil analisa tim dekritmaluku, untuk pekerjaan awal berupa land clearing dan kontruksi awal dengan di atas lahan 1.600 hektar memerlukan 3-5 pekerja/hektar meliputi operator alat berat, tenaga lapangan dan pengawas, dengan asumsi tersebut dibutuhkan 6.400 pekerja. Sisa kontruksi 5000 hektar totalnya 13.600 pekerja. (*)

Editor : Abd Karim

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jalan Lapen di SBB Senilai Rp7,3 M, Belum Dua Tahun Dipakai Sudah Rusak 

    Jalan Lapen di SBB Senilai Rp7,3 M, Belum Dua Tahun Dipakai Sudah Rusak 

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • visibility 406
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pembangunan jalan Lapen yang menghubungkan Desa Tahalupu-Dusun Tihu Pulau Kelang Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) rusak parah, padahal baru dibangun pada tahun 2023 Paket ini dikerjakan oleh CV Putra Mulia yang beralamat di Buru Selatan, dengan menelan biaya sebesar Rp7,3 miliar  bersumber dari APBD Kabupaten SBB tahun anggaran 2023. Pemuda Lumbung Informasi Rakyat Provinsi […]

  • Hindari Polemik,  Dana MBG diusul Langsung Ditransfer ke Penerima

    Hindari Polemik, Dana MBG diusul Langsung Ditransfer ke Penerima

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • visibility 449
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL; Munculnya berbagai dinamika dalam implementasi program Makanan Bergizi Gratis (MBG), mulai dari isu keracunan makanan hingga dugaan penyalahgunaan wewenang, memicu respons dari berbagai kalangan. Tokoh muda Indonesia, Petrus Emanuel Temorubun, S.IP, mengusulkan solusi konkret agar pemerintah mengubah skema penyaluran dana program unggulan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tersebut. Petrus menyarankan […]

  • Dukung Pernyataan Mendes Batasi Ekspansi Ritel Modern, KNPI Maluku : Koperasi Desa Merah putih Harus Jadi Prioritas

    Dukung Pernyataan Mendes Batasi Ekspansi Ritel Modern, KNPI Maluku : Koperasi Desa Merah putih Harus Jadi Prioritas

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • visibility 354
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : KNPI Maluku menyatakan dukungan tegas terhadap pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi yang mendorong pembatasan ekspansi ritel modern di wilayah desa. Sikap tersebut dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat posisi Koperasi Desa Merah Putih sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan. Ketua KNPI Maluku Bidang Pengembangan Desa, Aril Salamena, menegaskan bahwa desa tidak […]

  • Percantik Wajah Kota Langgur, Bupati Thaher Siapkan Ruang Kreatif bagi Anak Muda

    Percantik Wajah Kota Langgur, Bupati Thaher Siapkan Ruang Kreatif bagi Anak Muda

    • calendar_month Kam, 26 Mar 2026
    • visibility 203
    • 0Komentar

    Guna mencegah tawuran, Pemkab akan menghidupkan taman-taman kota (Landmark, Tabob, Watdek) dengan fasilitas kuliner dan panggung kreatif. Bupati bahkan telah menyiapkan alat musik lengkap untuk mendorong anak muda berkegiatan produktif.

  • How Skipping Breakfast May Be Harming Your Mental Health

    How Skipping Breakfast May Be Harming Your Mental Health

    • calendar_month Rab, 8 Jan 2025
    • visibility 237
    • 0Komentar

    Morbi neque enim, dapibus quis turpis at, posuere dignissim magna. Integer ac interdum sem. Vivamus iaculis, lorem in vulputate dapibus, lectus turpis varius ante, vel vestibulum nunc elit in magna. Phasellus in orci sed dolor accumsan tincidunt. Duis gravida auctor libero, non vehicula est volutpat et. congue leo ac justo iaculis rhoncus. Vestibulum elementum massa […]

  • Puluhan Anak SD Keracunan Makanan di Kabupaten SBB

    Puluhan Anak SD Keracunan Makanan di Kabupaten SBB

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 279
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Sebanyak 52 siswa SD dan PAUD kini menjalani perawatan intensip di Puskesmas Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Senin, 20 Oktober 2025. Para orang tua melarikan anak-anak mereka ke Puskesmas setelah alami pusing dan mulai diduga usai mengkonsumsi makanan bergizi gratis di  SD Inpres Talaga Gemba Kecamatan Kairatu. ” Harus ada evaluasi, distopkan sementara […]

expand_less