Efesiensi, Tapi Interior Rumdis Walikota Ambon Telan Rp3 Miliar Lebih
- calendar_month Rab, 22 Apr 2026
- visibility 35
- comment 0 komentar

Tampak salah satu ruang yang ada di Rumah Dinas Walikota Ambon, foto ini diambil dari salah satu akun media sosial TP-PKK Kota Ambon.
AMBON.-DEMAL; Masyarakat Kota Ambon masih belum lupa ketika Walikota Ambon Bodewin Wattimena resmi meniadakan pembelian mobil dinas pada tahun anggaran 20u24 dengan alibi untuk penghematan anggaran pemerintah.
” Menyikapi kondisi keuangan Pemkot saat ini. Terutama soal tidak tercapainya PAD yang berdampak pada adanya hutang Pemkot baik terhadap pihak ketiga, TPP maupun ADD, maka kami memutuskan untuk menggunakan kendaraan lama dan pengadaan kendaraan dinas dimaksud ditunda sampai tahun 2026. Sambil kami akan berupaya menata keuangan Pemkot sehingga tidak lagi terjadi hutang bagi ASN maupun pihak lainya,” kata Walikota Ambon Bodewin Wattimena pada Januari 2024.
Keputusan ini mendapat banyak pujian dari warga Kota Ambon, tapi mirisnya setelah resmi berkantor. Walikota Ambon malah menganggarkan Rp3 miliar lebih hanya untuk mempercantikan rumah dinasnya, padahal kondisi keuangan Kota Ambon belum pulih dan beban hutang masih menggunung.
Rumah dinas itu tampak seperti istana sang sultan usai dibenahi, nyaris dinding rumah di areal dalam tak lagi melihatan tembok semen dan cat, semuanya telah dilapisi walpaper 3D bercorak klasik gaya eropa.
Sesuai dengan data di laman LPSE, tepatnya pada September 2025, proyek ini ditenderkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Ambon. Waktu itu terdapat sembilan perusahaan yang mengikuti tender, tapi hanya CV. Arrang Buangin Abadi dan PT. Bobatu Karya Jaya yang mampu mengajukan penawaran. Pemerintah Kota Ambon kemudian menetapkan PT. Bobatu Karya Jaya perusahaan asal Papua itu sebagai pemenang.
Anehnya lagi, hanya interior rumah dinas Walikota Ambon yang direvitalisasi, sementara rumah dinas Wakil Walikota Ambon yang tak jauh dari rumah dinas Walikota belum ada pembaharuan sama sekali. Interiornya masoh menggunakan yang lama.
Sesuai dengan pengunguman tender, banyak sekali yang dibelanjakan untuk memperindah Rumah Dinas Walikota Ambon, bukan hanya ruang tamu atau teras dan kamar tidur saja seluruh ruangan dipugar sebagian dinding bahkan diwajibkan menggunakan marmer mewah. Bahkan untuk pelayanan tamu juga ada paket pembelian empat seta sofa dengan berbagai varian. Ada pula pengadaan sejumlah lemari. (*)

Saat ini belum ada komentar