Kamis, 11 Jun 2026
light_mode

Bahaya Membangun Peradaban Kecemasan

  • calendar_month Ming, 25 Jan 2026
  • visibility 240
  • comment 0 komentar

Jika pembangunan hanya melahirkan kecemasan, maka yang kita bangun bukan peradaban, melainkan jebakan kolektif.


Prof. Dr. Idrus Alhamid, S.Ag, M.Si

Ketua Umum IKA UIN Amsa


KITA hidup di zaman ketika manusia dipaksa menjadi “yang terbaik” setiap saat. Pendidikan, karier, bahkan relasi sosial berubah menjadi arena kompetisi tanpa jeda. Namun di balik slogan kemajuan itu, lahirlah satu penyakit peradaban yang jarang disadari: kecemasan kolektif.

Ketika hidup direduksi pada urusan sandang, pangan, dan papan, manusia modern terjebak dalam logika kapitalistik yang kejam. Modal diposisikan sebagai satu-satunya penawar rasa cemas. Siapa yang punya modal dianggap aman, siapa yang tidak—dibiarkan gelisah dan terpinggirkan. Inilah fondasi rapuh dari apa yang layak disebut Peradaban Kecemasan.

Peradaban ini ditandai oleh stres kronis, ketakutan berlebihan terhadap masa depan, dan obsesi akan keamanan ekonomi. Teknologi yang seharusnya membebaskan justru mempercepat tekanan hidup. Media sosial memamerkan kesuksesan semu, sementara realitas sosial dipenuhi ketimpangan dan ketidakpastian. Manusia dipaksa tersenyum di layar, tetapi gelisah dalam kenyataan.

Bahaya terbesar peradaban kecemasan bukan hanya pada kesehatan mental individu, melainkan pada runtuhnya solidaritas sosial. Ketika kecemasan menjadi norma, empati menjadi barang langka. Relasi manusia berubah menjadi transaksional, penuh kecurigaan, dan kehilangan kehangatan kolektif. Kita hidup berdekatan, tetapi semakin terasing satu sama lain.

Mitigasi atas krisis ini tidak cukup dengan seminar motivasi atau terapi individual. Yang dibutuhkan adalah koreksi arah peradaban. Kebersamaan antara pelaku ekonomi dan pemilik modal harus dibangun kembali dalam semangat gotong royong, bukan eksploitasi. Karya kolektif, keadilan distribusi, dan ruang partisipasi sosial adalah obat paling masuk akal untuk mereduksi kecemasan komunal.

Kita pernah merasakan kehidupan yang lebih tenang, terutama di desa-desa, ketika manusia hidup selaras dengan alam. Reboisasi dan perawatan lingkungan bukan sekadar proyek ekologis, melainkan cara menjaga kesehatan batin peradaban. Alam yang lestari menenangkan manusia; manusia yang tenang tidak rakus pada alam.

Jika pembangunan hanya melahirkan kecemasan, maka yang kita bangun bukan peradaban, melainkan jebakan kolektif. Kemajuan sejati bukan soal seberapa cepat kita berlari, melainkan seberapa manusiawi kita hidup bersama.(*)

Papua, 25 Januari 2026

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPTD Maluku Imbau Bahaya Truk ODOL

    BPTD Maluku Imbau Bahaya Truk ODOL

    • calendar_month Kam, 12 Jun 2025
    • visibility 760
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Maluku, mengimbau masyarakat terkait bahaya truk ODOL atau yang bermuatan Over Dimension & Over Loading. Kepala BPTD Kelas II Maluku, H. Hasan Bisri, melalui Mohammad Fausan Salatalohy, Pengolah Data Kehumasan dan Publikasi,mengungkapkan, pihaknya terus menggencarkan penanganan truk ODOL. Ini dilakukan untuk meminimalisir bahaya, serta membangun kesadaran […]

  • Membaca Taktik Narasi Pasif  Media Barat untuk “Mendukung” Agresi AS-Israel ke Iran

    Membaca Taktik Narasi Pasif Media Barat untuk “Mendukung” Agresi AS-Israel ke Iran

    • calendar_month Sel, 17 Mar 2026
    • visibility 218
    • 0Komentar

    Cerita Alan Macleod rupanya masih bersambung. Setelah serangan 7 Oktober yang dilancarkan oleh Israel, CEO perusahaan, Mark Thompson, mengirimkan memo kepada seluruh staf yang menginstruksikan mereka untuk memastikan bahwa Hamas (dan bukan Israel) yang dianggap bertanggung jawab atas kekerasan tersebut. Oleh : Hendrajit, pengkaji geopolitik, Global Future Institute.   JAKARTA.-DEMAL : Apa kabar Indonesia? Sekarang […]

  • Percepat Pembangunan Desa, Bupati Aru Dukung Penuh Program TMMD

    Percepat Pembangunan Desa, Bupati Aru Dukung Penuh Program TMMD

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2026
    • visibility 108
    • 0Komentar

      DOBO.-DEMAL; Tim Monitoring dan Evaluasi (Wasev) dari Pusat Teritorial Angkatan Darat meninjau langsung pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 1503/Tual di Dusun Marbali, Kabupaten Kepulauan Aru, Rabu 4 Maret 2026. Kunjungan yang dipimpin oleh Kolonel Inf M. Latupono ini didampingi langsung oleh Bupati Kepulauan Aru Timotius Kaidel dan Dandim 1503-03/Tual Letkol Inf […]

  • Jamin Keamanan Pangan Ramadan, Pemkab Malteng dan BPOM Gelar Sidak Pasar

    Jamin Keamanan Pangan Ramadan, Pemkab Malteng dan BPOM Gelar Sidak Pasar

    • calendar_month Jum, 6 Mar 2026
    • visibility 66
    • 0Komentar

      MALUKU TENGAH,-DEMAL ; Guna menjamin keamanan konsumsi masyarakat selama bulan suci Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah bersama Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Ambon menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik distribusi pangan. Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata, memimpin langsung jalannya sidak yang menyasar pasar tradisional, pasar modern, sentra […]

  • Pernyataan Wagub Timbulkan Keresahan Ummat Islam, MUI : Pemerintah Harus Berhati-hati…

    Pernyataan Wagub Timbulkan Keresahan Ummat Islam, MUI : Pemerintah Harus Berhati-hati…

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • visibility 309
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Majelis Ulama Islam (MUI) Provinsi Maluku menyesalkan dan sangat menyayangkan penyampaian Wakil Gubernur dalam Sambutannya pada acara di Kabupaten Maluku Barat Daya. Pernyataan itu  telah menimbulkan keresahan di kalangan Umat Islam di Maluku. Dalam pernyataan sikap yang ditandatangani Wakil Ketua Umum I, Drs. H. Abd Haji Latu, Wakil Ketua II, Drs. H Rust […]

  • Dukung Kebijakan Gubernur, Kadin Sebut Rencana Pinjaman Rp1,5 T,Percepat Pembangunan

    Dukung Kebijakan Gubernur, Kadin Sebut Rencana Pinjaman Rp1,5 T,Percepat Pembangunan

    • calendar_month Ming, 23 Nov 2025
    • visibility 252
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Maluku menyatakan dukungan penuh terhadap rencana Pemerintah Provinsi Maluku yang akan mengajukan pinjaman sebesar Rp1,5 triliun. Pinjaman tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk menstimulasi perekonomian daerah yang membutuhkan dorongan signifikan pada 2026 mendatang. Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Ekonomi Kadin Maluku, Temi Talaohu dalam rilisnya yang diterima media, menegaskan […]

expand_less