Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Sering Bikin Gaduh, HMI Ingatkan Wagub : Jangan Sok Pintar

  • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
  • visibility 420
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon sedang mengkaji pernyataan Wakil Gubernur Abdullah Vanath untuk dilaporkan ke Polda Maluku.

“ Saat ini HMI Cabang Ambon sedang mengkaji terkait dengan pernyataan wagub teesebut, jika ada delik maka kami akan mealporkannya ke pihak penegak hukum,” tegas salah satu fungsionaris HMI Cabang Ambon Jihad Nahumarury dalam keterangannya kepada pers.

Kata Nahumarury, pernyataan tersebut jelas melecehkan ajaran agama, menyederhanakan upaya para tokoh agama, serta mencederai keyakinan umat Islam maupun pemeluk agama lainnya.

“Sebagai pejabat publik, Wakil Gubernur Maluku semestinya menjaga ucapan, terutama terkait isu sensitif yang menyangkut akidah, moral, apalagi nilai-nilai keagamaan. Frasa “firman Tuhan tak mempan” sangat tidak pantas, arogan, dan berpotensi menyesatkan masyarakat, apalagi jika hal itu dijadikan pembenaran atas legalisasi sopi,” kata Nahumarury.

HMI Cabang Ambon menilai logika yang digunakan Abdullah Vanath keliru dan tidak memahami konteks sosiologi masyarakat Maluku.

Tugas pemerintah bukanlah menihilkan peran agama dan hukum Tuhan, tetapi justru menggandeng para ulama, tokoh agama, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat termasuk pemuda untuk membangun kesadaran kolektif dalam mengurangi angka konsumsi sopi yang terbukti memicu  kriminalitas.

Selain itu, penggunaan istilah yang mengandung unsur rasis, seperti menyebut “ Bahwa orang buton bilang Laopi” yang diidentikkan dengan etnis buton itu, semakin memperburuk pernyataan tersebut dan melukai harmoni sosial di Maluku.

“Pak Abdullah Vanath ini barangkali punya dendam politik terhadap Agama dan etnis tertentu, sebab ini bukan kali pertama beliau melontarkan pernyataan kontroversi. Sebelumnya pada Bulan Ramadhan lalu beliau memberikan pernyataan yang mengaitkan Inflasi dengan perilaku konsumtif masyarakat muslim di Maluku.

HMI Cabang Ambon mendesak Wakil Gubernur Maluku untuk mundur saja dari jabatannya. Dan segera meminta maaf secara terbuka kepada seluruh umat beragama dan Etnis Buton atas ucapannya yang telah menyakiti perasaan dan keyakinan mereka.

“Kami juga mengingatkan bahwa sebagai pejabat publik, setiap kata yang disampaikan harus mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan keragaman masyarakat Maluku dan jangan terlalu sok pintar,” kecam HMI. (*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Video Mirip Walikota Tual Sawer Duit Kepada Dj Salah Satu Diskotik Beredar 

    Video Mirip Walikota Tual Sawer Duit Kepada Dj Salah Satu Diskotik Beredar 

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2025
    • visibility 439
    • 0Komentar

    DM-AMBON : Pemilik akun tiktok Jkt-ambyartenan diduga menghapus salah satu postingannya yang berisi penggalan video seorang pria yang tampangnya mirip  Walikota Tual AYR sedang asik membagi-bagikan uang kertas pecahan 100 ribu kepada salah satu biduan di tempat hiburan malam.  Dalam video itu, pria berjaket hitam dan menggunakan topi hitam mengeluarkan setumpuk uang dalam bentuk pecahan 100 […]

  • Zulhas Isyaratkan F-PAN di DPR-RI Dukung Pengesahan RUU Daerah Kepulauan

    Zulhas Isyaratkan F-PAN di DPR-RI Dukung Pengesahan RUU Daerah Kepulauan

    • calendar_month Senin, 1 Jun 2026
    • visibility 168
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bisri As Shiddiq Latuconsina mengaku jika ketua umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mendukung Rancangan Undang-undangan (RUU) Daerah Kepulauan untuk dibahas dan disahkan. “Dalam pertemuan saya,teman-teman DPD-RI beberapa waktu lalu dengan Pak Ketum PAN yang juga Menko. Pak Zulhas mencertikan jika waktu beliau menjabat ketua […]

  • Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

    Blok Masela: Siapa yang Akan Kuasai Ladang Gas Raksasa, Maluku atau Orang Luar?

    • calendar_month Kamis, 14 Agt 2025
    • visibility 978
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Di atas kertas, Blok Migas Masela adalah jackpot ekonomi bagi Maluku. Cadangan gas 18,5 triliun kaki kubik (TCF), 225 juta barel kondensat setara 35 ribu barel per hari, dan kapasitas produksi 1,6 miliar kaki kubik gas per hari selama 85 tahun menjadikannya salah satu proyek energi terbesar di Asia. Namun di balik angka […]

  • Pegawai Ayam Grepek BTN Kanawa Dianiaya Pakai Galung Berisi Semen Keras

    Pegawai Ayam Grepek BTN Kanawa Dianiaya Pakai Galung Berisi Semen Keras

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • visibility 1.102
    • 0Komentar

      AMBON,- DEMAL ; Salah satu karyawan ayam grepek yanb berlokasi di depan BTN Kanawa Ambon kini harus menjalani perawatan medis setelah dianiaya sejumlah pemuda tak jauh dari lokasi kerjanya. Sekira pukul 03.00 WIT. Selasa 12 Mei 2026. Remaja bernama Abdullah Mahu 18 tahun mendadak dapat serangan fisik dari sekelompok orang ketika hendak membeli rokok […]

  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

    Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • visibility 229
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL ; Anggota Komisi VIII DPR RI, Alimudin Kolatlena, secara tegas menyuarakan urgensi penanganan kasus kekerasan seksual (KS) terhadap perempuan dan anak di Maluku. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta […]

  • Demi Akurasi Data, KPU Ambon Sisir Pemilih Luar Negeri Lewat Coktas

    Demi Akurasi Data, KPU Ambon Sisir Pemilih Luar Negeri Lewat Coktas

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 141
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon menggelar Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) terhadap pemilih luar negeri selama dua hari, mulai 17 hingga 18 Juni 2026. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menjelang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tingkat Kota Ambon Tahun 2026. Kegiatan ini merujuk pada Peraturan KPU Nomor […]

expand_less