Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Sering Bikin Gaduh, HMI Ingatkan Wagub : Jangan Sok Pintar

  • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
  • visibility 344
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon sedang mengkaji pernyataan Wakil Gubernur Abdullah Vanath untuk dilaporkan ke Polda Maluku.

“ Saat ini HMI Cabang Ambon sedang mengkaji terkait dengan pernyataan wagub teesebut, jika ada delik maka kami akan mealporkannya ke pihak penegak hukum,” tegas salah satu fungsionaris HMI Cabang Ambon Jihad Nahumarury dalam keterangannya kepada pers.

Kata Nahumarury, pernyataan tersebut jelas melecehkan ajaran agama, menyederhanakan upaya para tokoh agama, serta mencederai keyakinan umat Islam maupun pemeluk agama lainnya.

“Sebagai pejabat publik, Wakil Gubernur Maluku semestinya menjaga ucapan, terutama terkait isu sensitif yang menyangkut akidah, moral, apalagi nilai-nilai keagamaan. Frasa “firman Tuhan tak mempan” sangat tidak pantas, arogan, dan berpotensi menyesatkan masyarakat, apalagi jika hal itu dijadikan pembenaran atas legalisasi sopi,” kata Nahumarury.

HMI Cabang Ambon menilai logika yang digunakan Abdullah Vanath keliru dan tidak memahami konteks sosiologi masyarakat Maluku.

Tugas pemerintah bukanlah menihilkan peran agama dan hukum Tuhan, tetapi justru menggandeng para ulama, tokoh agama, aparat penegak hukum, dan seluruh elemen masyarakat termasuk pemuda untuk membangun kesadaran kolektif dalam mengurangi angka konsumsi sopi yang terbukti memicu  kriminalitas.

Selain itu, penggunaan istilah yang mengandung unsur rasis, seperti menyebut “ Bahwa orang buton bilang Laopi” yang diidentikkan dengan etnis buton itu, semakin memperburuk pernyataan tersebut dan melukai harmoni sosial di Maluku.

“Pak Abdullah Vanath ini barangkali punya dendam politik terhadap Agama dan etnis tertentu, sebab ini bukan kali pertama beliau melontarkan pernyataan kontroversi. Sebelumnya pada Bulan Ramadhan lalu beliau memberikan pernyataan yang mengaitkan Inflasi dengan perilaku konsumtif masyarakat muslim di Maluku.

HMI Cabang Ambon mendesak Wakil Gubernur Maluku untuk mundur saja dari jabatannya. Dan segera meminta maaf secara terbuka kepada seluruh umat beragama dan Etnis Buton atas ucapannya yang telah menyakiti perasaan dan keyakinan mereka.

“Kami juga mengingatkan bahwa sebagai pejabat publik, setiap kata yang disampaikan harus mencerminkan penghormatan terhadap nilai-nilai agama dan keragaman masyarakat Maluku dan jangan terlalu sok pintar,” kecam HMI. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepada Pendukung, AV Akui Tak Punya Uang, LHKPN-Berkata Lain

    Kepada Pendukung, AV Akui Tak Punya Uang, LHKPN-Berkata Lain

    • calendar_month Sen, 18 Agu 2025
    • visibility 406
    • 0Komentar

    AMBON-DM; Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath diduga tpunya agenda-agenda khusus untuk mengamankan “kelompoknya” dalam jajaran birokrasi Pemerintah Provinsi Maluku. Ini terungkap dalam video berdurasi 1,38 menit yang lagi viral di media sosial dan whatsup grup. Senin,18 Agustus 2025. Dalam rekaman itu, Wakil Gubernur Maluku mengaku mendapatkan banyak cemooh diduga dari lingkarannya sendiri karena tak mampu […]

  • JPPI: Abaikan Konstitusi dan Salah Alokasi Anggaran Penddikan, Anak Jadi Korban

    JPPI: Abaikan Konstitusi dan Salah Alokasi Anggaran Penddikan, Anak Jadi Korban

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • visibility 187
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL ; Kematian tragis seorang siswa Sekolah Dasar (SD) di NTT (29/1/2026) yang diduga mengakhiri hidup karena tak mampu membeli buku dan pena, bukan sekadar berita duka. Jaringan Pemantau Pendidikan Indoensia (JPPI) memaknai ini adalah sinyal lumpuhnya perlindungan hak anak atas pendidikan, khsususnya bagi mereka yang terkendala karena biaya. “Di tengah klaim pemerintah tentang anggaran […]

  • Kukuhkan 183 PPPK Aru, Bupati : Mari Kita Satukan Kekuatan Dalam Satu Perahu

    Kukuhkan 183 PPPK Aru, Bupati : Mari Kita Satukan Kekuatan Dalam Satu Perahu

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • visibility 147
    • 0Komentar

      ARU.-DEMAL ; Sebanyak 183 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II formasi tahun 2024 mengikuti pengambilan sumpah dan janji serta penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan secara simbolis. Mereka tersebear disejumlah OPD teknis terdiri dari, 130 Tenaga Teknis, 41 Tenaga Guru dan 12 Tenaga Kesehatan. Bupati Kep. Aru, Timotius Kaidel dalam sambutannya menegaskan jika status […]

  • Puluhan Anak SD Keracunan Makanan di Kabupaten SBB

    Puluhan Anak SD Keracunan Makanan di Kabupaten SBB

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 238
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Sebanyak 52 siswa SD dan PAUD kini menjalani perawatan intensip di Puskesmas Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat. Senin, 20 Oktober 2025. Para orang tua melarikan anak-anak mereka ke Puskesmas setelah alami pusing dan mulai diduga usai mengkonsumsi makanan bergizi gratis di  SD Inpres Talaga Gemba Kecamatan Kairatu. ” Harus ada evaluasi, distopkan sementara […]

  • Anggaran Sejumlah Proyek di Jalan Trans Pulau Seram Diduga di Mark-Up

    Anggaran Sejumlah Proyek di Jalan Trans Pulau Seram Diduga di Mark-Up

    • calendar_month Kam, 4 Sep 2025
    • visibility 370
    • 0Komentar

    AMBON-DM – Untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat dan pengguna jalan di wilayah Pulau Seram, pemerintah melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku terus meningkatkan kinerja dan anggaran negara untuk memperbaiki mutu dan kualitas seluruh ruas jalan yang statusnya jalan nasional. Uniknya, dari data yang dikantongi, di tahun 2021 dan 2022 BPJN melelang paket pekerjaan […]

  • Fidya FR Faraid Dapat Gelar Tun Fatimah Dari DMDI

    Fidya FR Faraid Dapat Gelar Tun Fatimah Dari DMDI

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • visibility 358
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL;Sejarah perlawanan melawan penjahahan Portugis mencatatkan nama Tun Fatimah raja perempuan pertama kerajaan Melaka yang ikut turun ke medan perang, mengangkat senjata bersama panglima-panglima perempuan Melayu Melaka lainnya. Selain gagah berani di medan perang, Tun Fatimah juga dikenal sebagai Srikandi Melayu yang cerdas, dan berdedikasi bagi bangsanya. Nama besar dan keteladanannya ini kemudian menjadi simbol […]

expand_less