Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Fidya FR Faraid Dapat Gelar Tun Fatimah Dari DMDI

  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • visibility 440
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON.-DEMAL;Sejarah perlawanan melawan penjahahan Portugis mencatatkan nama Tun Fatimah raja perempuan pertama kerajaan Melaka yang ikut turun ke medan perang, mengangkat senjata bersama panglima-panglima perempuan Melayu Melaka lainnya.

Selain gagah berani di medan perang, Tun Fatimah juga dikenal sebagai Srikandi Melayu yang cerdas, dan berdedikasi bagi bangsanya. Nama besar dan keteladanannya ini kemudian menjadi simbol kemuliaan bagi perempuan Melayu.

Dalam convention Organisasi Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke 23 yang berlangsung di Hotel Borobudur Jakarta, gelar Tun Fatimah kemudian diberikan kepada salah satu srikandi asal Maluku Fidya FR Faraid.

Penganugrahan Tun Fatimah kepada Fidya FR yang kini aktif mengadvokasi isu-isu perempuan Indonesia melalui Partai Golkar, diserahkan secara langsung oleh Presiden DMDI, TYT Tun Seri Setia Dr. Mohd Ali bin Mohd Rustam, dihadapan perwakilan dari 23 negara Melayu dunia. Jumat 24 Oktober 2025.

Selain gelar Tun Fatimah kepada Fidya FR Faraid, DMDI juga memberi penghargaan bergengsi lain kepada sejumlah tokoh nasional, seperti Saiful Muzani Ketua MPR-RI. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Ketua TP-PKK Kabupaten Langkat dan lainnya.

” Alhamdulillah, ini adalah kehormatan bagi seluruh perempuan. Penghargaan ini menjadi semangat untuk kami akan terus berbuat yang terbaik,” kata Fidya dalam keterangannya yang juga mengucapkan terima kasih kepada para pemimpin DMDI atas dukungan, kolaborasi dalam advokasi isu-isu perempuan dan pemberdayaan perempuan di Tanah Air.

Sementara itu, Presiden DMDI, TYT Tun Seri Setia Dr. Mohd Ali bin Mohd Rustam dalam sambutannya di acara tersebut, menegaskan saat ini terdapat lebih dari 280 juta umat Melayu Islam di dunia yang harus bersatu dalam membangun kemajuan dan perdamaian.

Ia juga menyoroti peran sentral Indonesia sebagai tuan rumah efent tersbut yang menilai Indonesia memiliki posisi sangat strategis dalam menguatkan kembali jaringan Melayu-Islam global.

“Melalui pertemuan ini, kita mengkaji kembali sejarah, budaya, pendidikan, dan ekonomi kita untuk membangun masa depan bersama,” pungkas Presiden DMDI.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hasil Audit BPK, Banyak Paket Proyek di BPJN Maluku Kelebihan Bayar

    Hasil Audit BPK, Banyak Paket Proyek di BPJN Maluku Kelebihan Bayar

    • calendar_month Senin, 6 Okt 2025
    • visibility 640
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Maluku kembali menjadi sorotan, aktivis anti korupsi mencium ada aroma korupsi yang selama ini tersembunyi. Dugaan memperkaya diri dan kelompok ini tercium setelah adanya hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan atas sejumlah pekerjaan dilingkup BPJN Maluku. Dalam laporan itu, ditemukan banyak sekali proses pencairan anggaran proyek yang mengabaikan […]

  • Tingkatkan SDM Kesehatan, Pemkab Malra Sukses Sekolahkan Puluhan Bidan

    Tingkatkan SDM Kesehatan, Pemkab Malra Sukses Sekolahkan Puluhan Bidan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • visibility 353
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Sebanyak 95 bidan asal Maluku Tenggara berhasil menyelesaikan pendidikan profesi dan resmi diwisuda pada 2025. Para bidan ini merupakan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang kesehatan yang dibiayai Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bekerjasama dengan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan (Poltekkes Kemenkses) Makassar. “Kami bangga, karena 95 bidan dari Malra hari ini resmi menjadi tenaga profesional. Ini […]

  • IAIN Ubah Status, Kolatlena : Kami Juga Dukung IAKN Jadi UKI 

    IAIN Ubah Status, Kolatlena : Kami Juga Dukung IAKN Jadi UKI 

    • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
    • visibility 622
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) F. Alimudin Kolatlena menyambut bahagia peralihan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Abd Mutalib Sangadji. “ Tentu ini harapan semua, harapan ummat dan bangsa. Proses peralihan ini kita tahu sendiri, jika telah menelan waktu yang sangat panjang, puluhan tahun dan […]

  • Desa Debut Wakili Kecamatan Manyeuw di Lomba PKK Tingkat Kabupaten

    Desa Debut Wakili Kecamatan Manyeuw di Lomba PKK Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • visibility 346
    • 0Komentar

    LANGGUR -DM : Para ibu-ibu yang tergabung dalam tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Debut sukses menghantarkan desa desa mereka ke Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2025. Setelah melalui seleksi yang ketat sejak Rabu 20 Agustus 2025, PKK Desa Debut mewakili seluruh desa di Kecamatan Manyeuw dalam seleksi tingkat […]

  • Sinergi BUMN di Ujung Timur: BBM Lancar, UMKM Papua Berkibar

    Sinergi BUMN di Ujung Timur: BBM Lancar, UMKM Papua Berkibar

    • calendar_month Jumat, 15 Agt 2025
    • visibility 568
    • 0Komentar

    PAPUA-DM : PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku dan PT Bank Mandiri Wilayah Papua sepakat menjalin kerja sama strategis guna mendukung kelancaran distribusi energi sekaligus pemberdayaan UMKM di Tanah Papua. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Region Pertamina Papua Maluku, Rabu (13/8) lalu, mempertemukan Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Isfahani, dan […]

  • Saat ‘Capten’ Siong Tergiur Investasi Bodong, Rp125 M Nyaris Ludes

    Saat ‘Capten’ Siong Tergiur Investasi Bodong, Rp125 M Nyaris Ludes

    • calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
    • visibility 533
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Nama Siong kembali mencuat ke publik usai Kejaksaan Negeri Ambon menggarap dugaan korupsi dana Dok Wayame. Dalam kasus ini, pengusaha Kapal Cepat Fiber nomor wahid di Indonesia Timur ini bukan sebagai terduga pelaku kajahatan, tapi  berstatus saksi. Siong tidak sendiri yang diperiksa soal Dok Wayame, ada juga nama Tony Rambitan pengusaha minyak kelas kakap […]

expand_less