Selasa, 8 Sep 2026
light_mode

IAIN Ubah Status, Kolatlena : Kami Juga Dukung IAKN Jadi UKI 

  • calendar_month Minggu, 25 Mei 2025
  • visibility 624
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Anggota Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR-RI) F. Alimudin Kolatlena menyambut bahagia peralihan status Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Abd Mutalib Sangadji.

“ Tentu ini harapan semua, harapan ummat dan bangsa. Proses peralihan ini kita tahu sendiri, jika telah menelan waktu yang sangat panjang, puluhan tahun dan akhirnya  keluarlah Putusan Pemerintah tentang perubahan IAIN menjadi UIN,” kata Kolatlena dalam wawancaranya dengan dekritmaluku.com di Ambon. Sabtu 24 Mei 2025.

Alumnus yang pernah dipercayakan sebagai Presiden Mahasiswa IAIN Ambon kala jadi mahasiswa di Fakultas Dakwah itu juga optimis dengan perubahan status ini, UIN AMSA akan membawa perubahan besar bagi citivitas akademik  dan juga akan berkontribusi lebih bagi pembangunan daerah dan kemajuan negara.

Seiring perubahan ini, lulusan-lulusannya pun akan punya daya tawar yang baik ke depan. 

Namun terpenting dari itu, Kolatlena berharap dengan perubahan ini manajemen kampus dapat berbenah, selalu menjaga kesolidan dan terus berinovasi meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di UIN AMSA. 

Selain itu, riset-riset yang berdampak positif untuk  daerah dan negara harus terus ditingkatkan. 

Aturan-aturan internal yang “mengekang” kebebasan akademik perlu dievaluasi. 

Dengan standar layanan yang berubah, UIN AMSA  juga harus banyak melakukan inovasi dalam dunia pendidikan, menjemput dan menjawab tantangan serta  perubahan zaman, kata anggota Fraksi Gerindra DPR-RI itu, kurikulum pendidikan yang diterapkan citivitas juga harus dapat menjawab perkembangan tekhnologi yang kian masif. 

“ Karena sudah berubah menjadi UIN AMSA sudah pastinya akan adanya jurusan-jurusan umum, olehnya itu UIN sudah lebih terbuka,aturan-aturan pun harus lebih fleksibel, dan setiap aturan internal haruslah berdampak baik terhadap kuantitas dan kualitas mutu akademik,” harapnya yang juga menaruh perhatian terhadap kampus-kampus lainnya yang kini juga sedang berupaya meningkatkan layanan pendidikan mereka.

“ Selain IAIN yang sudah berubah menjadi UIN, IAKPN juga sedang berupaya untuk mengubah bentuk menjadi UKIN, dan kami juga mendorong dan mendukung upaya-upaya yang baik ini,” tundasnya.(*)

Editor : Abd Karim

Tags
  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tanggapan Kritik BUMD, Dirut Panca Karya Paparkan Fase Transisi dan Target Operasional

    Tanggapan Kritik BUMD, Dirut Panca Karya Paparkan Fase Transisi dan Target Operasional

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • visibility 46
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL – Manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya merespons positif dinamika sorotan publik dan dorongan dari berbagai pihak terkait evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Maluku. Kritik yang berkembang dinilai sebagai bentuk kepedulian masyarakat sekaligus motivasi bagi jajaran direksi untuk mempercepat pembenahan performa perusahaan.Direktur Utama Perumda Panca Karya, Muhammad Rany Tualeka, […]

  • Senator Bisri Ungkap Sisi Lemah Masyarakat Hukum Adat di Maluku

    Senator Bisri Ungkap Sisi Lemah Masyarakat Hukum Adat di Maluku

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • visibility 438
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Secara normatif, masyarakat hukum adat diakui keberadaannya oleh negara melalui Undang-undang. Akan tetapi banyak sekali hak-hak masyarakat adat, utamanya di Maluku yang dirampas.  Hal ini terjadi karena ada problmen mendasar ditingkat paling bawah yang seyogyanya perlu disusun dan dilegalkan sebagai sebuah prodak hukum sah ditingkat pemerintahan negeri. “ Hampir semua peraturan negeri yang […]

  • Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

    Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 156
    • 0Komentar

    SERAM BAGIAN BARAT, DEMAL : Jejaring Kelompok Pengelolaan Kolaboratif Kawasan Konservasi (KK) Per Pulau Buano resmi terbentuk. Peserta pertemuan lintas sektor sepakat menunjuk Roberth Hutuely sebagai Koordinator Umum (Kordum). Sebagai kordum, Roberth bertugas mengoordinasikan tiga kelompok pengelolaan dari Desa Waesala, Buano Selatan, dan Soleh untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan KK Pulau Buano. Roberth juga bertugas […]

  • Isi Reses, Senator Bisri Sambangi Kominfo Maluku

    Isi Reses, Senator Bisri Sambangi Kominfo Maluku

    • calendar_month Rabu, 23 Jul 2025
    • visibility 426
    • 0Komentar

    Dorong Pemda Bentuk Pelayanan Informasi  Satu Atap AMBON-DM :Peran dan fungsi  Pejabat Pelayanan Informasi Publik (PPID) dilingkup Pemerintah Provinsi Maluku harus dioptimalkan. Anggota Komite I DPD-RI Bisri As Shiddiq Latuconsina menilai, sejauh ini PPID di setiap OPD sudah cukup baik, tapi belum maksimal menjalankan tugas dan tanggungjawabnya dalam menyediakan dan mempasilitasi informasi publik. Buntutnya, individu, […]

  • Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-II)

    Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-II)

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • visibility 407
    • 0Komentar

    SAMBIL merekam kondisi kamar, Bibi mulai tersudut, tak menyangka suaminya bisa menemukan mereka bertiga di dalam kamar 505. Kedatangan Bibi di kamar itu, memang bukan untuk berjumpa Kadis The City, dia juga lagi bermasalah dengan suaminya. Dan berniat berbagi kisah dengan Layla Bukan Majnun. “ Kamu lagi dimana, saya lagi ada masalah,” tanya Bibi kepada […]

  • Demi Akurasi Data, KPU Ambon Sisir Pemilih Luar Negeri Lewat Coktas

    Demi Akurasi Data, KPU Ambon Sisir Pemilih Luar Negeri Lewat Coktas

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • visibility 144
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon menggelar Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) terhadap pemilih luar negeri selama dua hari, mulai 17 hingga 18 Juni 2026. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan menjelang Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) Triwulan II Tingkat Kota Ambon Tahun 2026. Kegiatan ini merujuk pada Peraturan KPU Nomor […]

expand_less