Selasa, 27 Okt 2026
light_mode

“Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

  • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
  • visibility 335
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen mempercepat akses keuangan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, pada pembukaan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 menekankan, sistem keuangan yang inklusif merupakan prasyarat penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah.

“Tanpa layanan keuangan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat, pertumbuhan ekonomi dinilai tidak akan merata dan berkeadilan,” ujar Wabup di ruang rapat Kantor Bupati, Kamis 26 Februari 2026.

Sebagai daerah kepulauan, Maluku Tenggara menghadapi tantangan akses keuangan yang lebih kompleks dibanding wilayah daratan. Layanan perbankan yang belum merata, tingginya biaya distribusi antarwilayah, keterbatasan infrastruktur, serta rendahnya literasi keuangan menjadi hambatan bagi pelaku UMKM, nelayan, dan petani dalam mengakses pembiayaan formal.

“Kondisi ini berdampak pada rendahnya produktivitas dan terbatasnya pengembangan usaha, serta masih adanya ketergantungan pada pembiayaan informal yang berisiko,” ujarnya.
Pemkab Malra mendorong agar TPAKD tidak sekadar menjadi forum koordinasi, tetapi mampu melahirkan program yang implementatif, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Adapun fokus prioritas TPAKD Tahun 2026 meliputi:

  • Penguatan sektor UMKM dan ekonomi produktif daerah.
  • Perluasan pembiayaan untuk sektor pertanian dan perikanan.
  • Peningkatan literasi dan perlindungan konsumen jasa keuangan.
  • Pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas jangkauan layanan keuangan.

Wabup juga menegaskan keberhasilan perluasan akses keuangan sangat bergantung pada sinkronisasi program antarperangkat daerah yang terarah dan berkesinambungan.

Selain itu, pentingnya indikator kinerja yang terukur dan akuntabel, pendampingan usaha secara komprehensif agar pelaku UMKM semakin siap dan layak mengakses pembiayaan (bankable), serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi berbasis data.

Pada kesempatan itu, Pemkab Maluku Tenggara menyampaikan apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku dan Bank Indonesia atas dukungan dan kolaborasi dalam mendorong peningkatan inklusi serta literasi keuangan di wilayah kepulauan.

Dengan sinergi yang solid, strategi yang tepat, dan implementasi yang konsisten, percepatan akses keuangan diharapkan menjadi motor penggerak penguatan ekonomi masyarakat hingga menjangkau ohoi-ohoi dan wilayah terluar di Malra.(*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu dan IPW Teken MoU Konsolidasi Demokrasi

    Bawaslu dan IPW Teken MoU Konsolidasi Demokrasi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • visibility 276
    • 0Komentar

    MASOHI,-DEMAL; Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Maluku Tengah menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Independent Public Watch (IPW), Rabu, 20 Mei 2026. Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Maluku Tengah dilakukan oleh Ketua Bawaslu Maluku Tengah, La Amisuri, S.PdI, bersama Direktur IPW Maluku Tengah, Dr. Sawal. Kerja sama tersebut difokuskan pada penguatan konsolidasi demokrasi pada masa […]

  • Sosok Pitoyo Rajanya Sianida, diduga Buka Rute Baru Ke Pulau Buru 

    Sosok Pitoyo Rajanya Sianida, diduga Buka Rute Baru Ke Pulau Buru 

    • calendar_month Kamis, 26 Jun 2025
    • visibility 665
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Aktivitas penjualan sianida di Pulau Buru Kabupaten Buru untuk kepentingan pertambangan di Gunung Botak kian masif.  Sianida memang sudah banyak digunakan sejak tambang itu buka pada tahun 2011 silam. Zat kimia berbahaya ini dipakai untuk mengikat biji mas dan memisahkannya dari material tanah.  Dulunya di awal aktivitas pertambangan secara membabibuta, banyak pemodal  yang terlibat […]

  • IPEMI Ambon Satukan Aksi Sosial Dan Penguatan UMKM

    IPEMI Ambon Satukan Aksi Sosial Dan Penguatan UMKM

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • visibility 335
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Kota Ambon memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat peran ekonomi kerakyatan melalui kegiatan terpadu yang menyasar langsung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta masyarakat rentan. Kegiatan yang dikemas dalam agenda Jumpa UMKM, santunan anak yatim, pembagian sembako, hingga buka puasa bersama ini dinilai bukan sekadar seremoni tahunan, […]

  • DLH Aru Hentikan Pengambilan Pasir di Pesisir Lamerang

    DLH Aru Hentikan Pengambilan Pasir di Pesisir Lamerang

    • calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
    • visibility 11
    • 0Komentar

    DOBO,-DEMAL ; Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Aru menghentikan aktivitas pengambilan material pasir di kawasan pesisir Dusun Lamerang, Desa Wokam, Kecamatan Pulau-Pulau Aru. Langkah tersebut diambil setelah DLH menerima laporan pengaduan dari masyarakat terkait adanya aktivitas penggalian pasir di kawasan pesisir yang materialnya digunakan untuk kebutuhan pembangunan. Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan […]

  • Pimpinan DPRD Tual Minta Kapolres Tegas Atasi  Bom Ikan 

    Pimpinan DPRD Tual Minta Kapolres Tegas Atasi  Bom Ikan 

    • calendar_month Kamis, 19 Jun 2025
    • visibility 339
    • 0Komentar

    AMBON- DM : Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tual, mendatangi Polres Tual untuk menyuarakan keluhan masyarakat tentang maraknya aktivitas penangkapan ikan menggunakan bom di beberapa wilayah. “Penangkapan ikan dengan bom adalah kejahatan lingkungan yang tidak hanya melukai laut, tetapi juga menyakiti masyarakat pesisir. DPRD mendorong agar penegakan hukum dilakukan tanpa toleransi,” pinta Ketua […]

  • Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    Ternyata, Pegawai Bank Maluku Didominasi Lulusan SLTA

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • visibility 572
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Bank Maluku-Malut, merupakan nama panggilan dari PT. Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara, Persoda. Perusahaan milik Pemerintah Provinsi Maluku-Maluku Utara dan Pemerintah Kabupaten/Kota Maluku-Maluku Utara sudah empat kali berganti nama perusahaan sejak didirikan pada 25 Oktober 1961. Hingga memasuki usia 64 tahun ini, Bank Maluku memiliki jumlah karyawan atau pegawai tak cukup […]

expand_less