Minggu, 4 Okt 2026
light_mode

Serahkan SK 428 PPPK Tahap I, Ini Pesan Bupati Malra

  • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
  • visibility 217
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

LANGGUR.-DEMAL; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada 428 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahap I tahun 2024.

“Dari 429 orang, ada satu yang telah mendahului kita. Semoga beliau ditempatkan di sisi Tuhan dengan sebaik-baiknya,” ucap Thaher penuh haru di Langgur, Kamis 2 Oktober 2025.

Ia menekankan, status PPPK merupakan amanah negara yang harus dijalankan dengan dedikasi dan tanggung jawab, mulai dari lingkup Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan.

“Jangan menularkan hal-hal yang tidak baik karena itu akan merugikan negara dan daerah ini sendiri. Dengan keterbatasan anggaran, kita harus memaksimalkan yang ada demi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan, pengangkatan 428 PPPK ini merupakan hasil perjuangan panjang sejak 2023, termasuk desakan dirinya dalam forum Bupati se-Indonesia di Bogor terkait pembiayaan tenaga honorer.

“Ini adalah perjuangan bersama. Saya salah satu yang cukup keras menyuarakan agar tenaga honorer bisa diangkat melalui PPPK,” ujarnya.

Thaher memaparkan tantangan besar yang dihadapi Maluku Tenggara, terutama menurunnya Dana Alokasi Umum (DAU). Menurutnya, APBD daerah terus merosot, dari Rp1 triliun lebih menjadi Rp800 miliar, bahkan diperkirakan hanya Rp600 miliar pada 2026.

“Jika sebagian besar habis untuk gaji pegawai, lalu pembangunan mau pakai apa?” katanya.

Ia menyebut, instruksi pemerintah pusat agar komposisi belanja pegawai 30 persen dan belanja pembangunan 70 persen pada 2027 sulit diwujudkan dengan kondisi fiskal saat ini.

Meski begitu, ia berharap PPPK yang baru diangkat mampu bekerja produktif, disiplin, dan menjadi motor perubahan.

“Kerajinan dan produktivitas anda yang akan membawa perubahan. Kini anda ada di hadapan saya, mau tidak mau harus siap mengabdi sepenuh hati,” pesannya.

Bupati menegaskan, penempatan PPPK di Maluku Tenggara tetap disinergikan dengan Asta Cita Presiden, termasuk program Makanan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.

Berdasarkan surat edaran bersama Menteri PAN-RB, Mendagri, dan BKN, PPPK dapat ditugaskan di Koperasi Merah Putih dengan skema maksimal tiga orang per unit. Mereka juga dapat ditempatkan di Sekolah Rakyat atau mendampingi pemerintahan ohoi (desa).

Di akhir sambutannya, Thaher kembali menegaskan komitmennya memperjuangkan nasib tenaga honorer di tingkat nasional.

“Desakan agar tenaga honorer diangkat menjadi ASN bukan tanpa alasan. Itu karena jasa pengabdian dan pengorbanan yang mereka berikan demi kemajuan bangsa,” pungkasnya.(*)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Toisutta Apresiasi Sedekah Kurma, Anak Muda Dinilai Kreatif dan Peduli

    Toisutta Apresiasi Sedekah Kurma, Anak Muda Dinilai Kreatif dan Peduli

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • visibility 373
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Ketua BPC HIPMI Kota Ambon sekaligus Anggota DPRD Kota Ambon, Muhammad Fadli Toisutta, mengapresiasi program Sedekah Kurma bertajuk Ramadhan Inspirasi yang digelar di Cafe Media Graha Ambon Ekspres, Minggu 15 Februari 2026. Menurutnya, gerakan anak muda yang digagas komunitas bersama Rumah Inspirasi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian sosial melalui berbagai aktivitas kreatif di tengah […]

  • Kemah Bela Negara Ditunda, HMI-KNPI Dukung Keputusan Gubernur 

    Kemah Bela Negara Ditunda, HMI-KNPI Dukung Keputusan Gubernur 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • visibility 398
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Keputusan Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa menunda kegiatan Kemah Bela Negara tahun ini dinilai sebagai kebijakan penting menyelematkan kondisi keuangan daerah. Sesuai rencana, kegiatan tersebut akan berlangsung 23-29 Oktober 2025 di Kabupaten Maluku Barat Daya. Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon, Rivon Wally menganggap kebijakan HL memiliki dasar pelaksanaan pemerintahan […]

  • Desak Kapolres Buru diperiksa Soal Dugaan Sianida Hasil Sitaan Dijual

    Desak Kapolres Buru diperiksa Soal Dugaan Sianida Hasil Sitaan Dijual

    • calendar_month Kamis, 2 Okt 2025
    • visibility 447
    • 0Komentar

    Terbongkarnya kelakuan Brikpa ER tidak menutup kemungkinan ada keterlibtan oknum lain di Polres Buru, bahkan ada dugaan Sianida yang selama ini disita, telah dijual. Salah satu pengusaha yang terlibat dalam aktivitas perdagangan sianida Hj.Hartini mengklaim paket yang dikirim ke Pulau Buru atas pesanan Bripka ER berjumlah 300 karton diangkut dengan dua truk tapi berhasil disita […]

  • Hadir dengan Hati, PKS Kota Ambon Temui dan Ringankan Beban Warga Negeri Waeheru

    Hadir dengan Hati, PKS Kota Ambon Temui dan Ringankan Beban Warga Negeri Waeheru

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • visibility 473
    • 0Komentar
  • Pagari “Raja” dari Jerat Hukum, Senator Bisri Desak Penguatan Program Jaga Desa

    Pagari “Raja” dari Jerat Hukum, Senator Bisri Desak Penguatan Program Jaga Desa

    • calendar_month Sabtu, 14 Mar 2026
    • visibility 423
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mendukung penuh program Jaga Desa, inovasi Kejaksaan Agung RI dalam upaya membangun tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas. Sebagai bagian dari itu, Anggota Komite I DPD RI Perwakilan Maluku Bisri As Shiddiq Latuconsina memanfaatkan masa resesnya di daerah pemilihan untuk memantau secara langsung implementasi program […]

  • Senator Maluku Boy Latuconsina Kritik Penyeragaman Tata Kelola Desa, Dorong Pengakuan Entitas Adat

    Senator Maluku Boy Latuconsina Kritik Penyeragaman Tata Kelola Desa, Dorong Pengakuan Entitas Adat

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • visibility 115
    • 0Komentar

    JAKARTA,-DEMAL; Anggota Komite I DPD RI asal Maluku, H. Bisri As Shiddiq Latuconsina, S.Sos., M.Si., yang akrab disapa Boy Latuconsina, menyoroti kecenderungan negara memaksakan penyeragaman struktur tata kelola desa. Pernyataan ini ditegaskan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPD RI terkait pengawasan pelaksanaan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 6 Tahun […]

expand_less