Minggu, 4 Okt 2026
light_mode

Mata Uang Iran Anjlok 1.000.000 Rial = 1 Dolar AS

  • calendar_month Selasa, 3 Mar 2026
  • visibility 352
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

AMBON.-DEMAL ; Sebelum satu peluru pun ditembakkan pada Februari 2026, ekonomi Iran sudah dalam kondisi darurat parah.

Terhitung Per Januari 2026, Iran mengalami krisis ekonomi terdalam dan terpanjang dalam sejarah modernnya.

Inflasi melonjak melampaui 48,6% pada Oktober 2025. Antara 22% hingga 50% warga Iran hidup di bawah garis kemiskinan. Kementerian Kesejahteraan Sosial melaporkan 57% warga Iran mengalami kekurangan gizi.

Pada 19 Maret 2025, nilai tukar melewati 1.000.000 rial per 1 dolar AS, kondisi itu menjadikan rial sebagai mata uang paling tidak bernilai di dunia.

Pada 14 Januari 2026, rial semakin terpuruk ke lebih dari 1,1 juta per dolar AS.

GDP Iran juga kian menyusut drastis dari sekitar $600 miliar pada 2010 menjadi hanya $356 miliar pada 2025. Bahkan daging di Iran sudah menjadi barang mewah, sementara 7 juta warga Iran kelaparan.

Militer Iran Kuat di Atas Kertas, Tapi Rapuh di Fondasi

Iran mengalokasikan sekitar $23,1 miliar untuk militer dan keamanan pada 2025 — naik 35% dari tahun sebelumnya. Sekitar 51% dari proyeksi pendapatan ekspor minyak dan gas dialirkan langsung ke angkatan bersenjata.

Iran mengadopsi doktrin “economy of force” — fokus pada area di mana investasi kecil dan fleksibel menghasilkan efek deterensi tinggi. Prioritas utama: perang siber, deterensi rudal, dan keterlibatan proxy untuk menyeimbangkan lawan tanpa kekuatan konvensional besar.

Saat ini,setengah industri Iran sudah berhenti akibat pemadaman listrik bergilir. Sejak Februari 2025, listrik mati nasional berlangsung 3–4 jam setiap hari. Hal ini memicu eksodus korporasi internasional dan menciptakan hambatan besar pada kapasitas produksi. (*)

Disarikan dari berbagai sumber

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengurus Partai Hanura Malteng Bakal Polisikan Sulaiman Opier

    Pengurus Partai Hanura Malteng Bakal Polisikan Sulaiman Opier

    • calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
    • visibility 415
    • 0Komentar

    MALTENG-DM ; Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Hanura Maluku Tengah, Sulaiman Opier akan dilaporkan ke Polres setempat terkair dugaan tindakan pemalsuan dokumen sebagaimana yang diatur pada Pasal 263 KUHP. Dalam keterangan press yang diterima redaksi, Sulaiman Opier selaku Ketua DPC Hanura Malteng, dan Willyam R Lomo, ST sebagai anggota DPRD Maluku Tengah di duga […]

  • Peta Politik Maluku 2031: Wacana Duet Arlond Ritiauw-Thaher Hanubun Mulai Mencuat

    Peta Politik Maluku 2031: Wacana Duet Arlond Ritiauw-Thaher Hanubun Mulai Mencuat

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • visibility 50
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL : Suhu politik menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku 2031 mulai menghangat dengan mengemukanya wacana pasangan Mayjen TNI (Purn.) Arnold Paplapna Ritiauw dan  M. Thaher Hanubun. Kombinasi figur senior eksekutif daerah dan tokoh militer-birokrasi nasional ini dinilai menjadi salah satu kekuatan potensial dalam kontestasi mendatang. Thaher Hanubun membawa modal politik yang sangat matang berkat rekam […]

  • Efisiensi Nasional, Bupati Thaher Hanubun: Kerja di Malra Wajib Berbasis Data

    Efisiensi Nasional, Bupati Thaher Hanubun: Kerja di Malra Wajib Berbasis Data

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • visibility 247
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan kebijakan efisiensi anggaran tidak hanya diterapkan di Maluku Tenggara, tetapi berlaku secara nasional. Oleh karena itu, dalam setiap perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan penting berbasis data. “Kerja harus berdasarkan data. Peningkatan sumber daya manusia juga harus menjadi prioritas agar mampu melahirkan inovasi untuk pengembangan daerah,” tegas […]

  • Mengakhiri Kutukan Ekologi Gunung Botak: Mengapa Langkah Gubernur Hendrik Lewerissa Wajib Kita Kawal?

    Mengakhiri Kutukan Ekologi Gunung Botak: Mengapa Langkah Gubernur Hendrik Lewerissa Wajib Kita Kawal?

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • visibility 308
    • 0Komentar

    Oleh: Alimudin Kolatlena (Anggota DPR RI Frakdi Partai Gerindra Dapil Maluku)   Persoalan tambang emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru, telah menjadi benang kusut yang menyandera Maluku selama bertahun-tahun. Di satu sisi, kita menyaksikan perputaran ekonomi yang cepat. Namun di sisi lain, ada harga mahal yang harus dibayar: kerusakan lingkungan yang masif, ancaman racun merkuri […]

  • Dirut Perumda Panca Karya Tegaskan Operasional KMP Tanjung Sole Berjalan Normal

    Dirut Perumda Panca Karya Tegaskan Operasional KMP Tanjung Sole Berjalan Normal

    • calendar_month Sabtu, 15 Agt 2026
    • visibility 109
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Direktur Utama Perumda Panca Karya, Muhammad Rany Tualeka, menegaskan bahwa narasi yang dipublikasikan pada 15 Agustus 2026 tersebut tidak sesuai dengan kondisi nyata di lapangan dan tidak memiliki dasar fakta yang valid. Informasi yang menyebut KMP Tanjung Sole kapal gagal beroperasi karena persoalan hak awak sama sekali tidak benar. Faktanya, hingga saat ini […]

  • Puncak Perayaan HUT Kota Langgur Watubun Ajak Masyarakat Bersatu

    Puncak Perayaan HUT Kota Langgur Watubun Ajak Masyarakat Bersatu

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • visibility 243
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Kota Langgur harus tampil sebagai simbol kemajuan dan kemandirian Kabupaten Maluku Tenggara, bukan sekadar nama ibu kota di atas kertas. Demikian pernyataan Ketua DPRD Maluku Benhur G. Watubun dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Kota Langgur, yang digelar di gedung DPRD Kabupaten Maluku Tenggara, Rabu 8 Oktober 2025. Watubun menjelaskan bahwa secara historis, […]

expand_less