Selasa, 27 Okt 2026
light_mode

Mansur Banda Angkat Bicara, Sebut Jalan Rusak di Tahalupu SBB Bukan Pekerjaannya 

  • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
  • visibility 557
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON – DM : Kontraktor tajir Maluku yang sering disapa Mansur Banda akhirnya angkat bicara soal tender pekerjaan Jalan Lapen Desa Tahalupu-Dusun Tihu  yang kini rusak dan dikeluhkan masyarakat.

“ Itu bukan beta yang kerja,” kilahnya saat dimintai tanggapan mengenai situasi ruas jalan Tahulupu di Kecamatan Huamual Kabupaten Seram Bagian Barat, Jumat 20 Juni 2025.

Bos Mansur secara singkat  menguraikan, awalnya perusahaannya memang mengikuti tender, tapi sebagai pemenang ke dua. Kalah saat perivikasi berkas. 

“ Yang karja itu Dun, Dun tanya dia,” akuinya. 

Bahkan di laman LPSE Kabupaten Seram Bagian Barat mencatumkan CV. Banda Bahari Permai sebagai pemenang dalam lelang yang diadakan pada tahun 2023 dengan mencantumkan nilai penawarannya, Mansur tetap saja kukuh paket itu bukan pekerjannya.

“ Tanya di PU, kanapa begitu, beta mundur karna sebagai pemenang ke dua,” bantahnya lagi.

Selain itu, Bos Mansur juga menekankan jika tidak pernah menandatangani kontrak proyek tersebut, walau dalam pengumuman berkontrak CV. Banda Bahari Permai tetap diumumkan sebagai salah satu pemenang.

“ Itu tanya di PU,” tandasnya.

Untuk diketahui, project jalan Lapen Tahalupu dilelang  pada Maret 2023, dengan pagu sebesar Rp7,3 M lebih. 

Saat lelang, ada 26 perusahaan terdaftar sebagai peserta, dua perusahaan merupakan bagian dari jaringan usaha Mansur Banda. 

CV. Banda Bahari Permai merupakan pemenang dengan nilai kontrak lebih kecil dari saingannya, dan seluruh adminitrasinya lulus pemeriksaan. 

Pokja kemudian menetapkannya sebagai pemenang, tapi pada pengumuman pemenang berkontrak, muncul CV.Putra Mulia. 

Sementara itu, dari berbagai pihak yang sering terlibat dalam aktivitas pelelangan di LPSE saat dimintai penjelasan soal dua perusahaan dalam satu kontrak lelang, memberi tanggapan menohok.

“ Itu bisa terjadi, selama nilai kontrak tidak lebih dari pagu, jika lebih dari pagu maupun nilai HPS yang dilelang berarti ada masalah hukum disitu, ada nilai (anggaran) yang harus dipertanggungjawabkan oleh dinas, ini kasus yang aneh dan bisa jadi bukan kesalahan tekhnis pokja, tapi kesengajaan untuk kepentingan lain,” kata salah satu ASN yang enggan menyebutkan namanya.

Beberapa kontraktor secara blak-blakan juga merasa pola semacam itu yakni memunculkan dua perusahaan berbeda dengan nilai kontrak keduanya melebihi pagu dan HPS, patut dicurigai memiliki maksud dan tujuan tertentu yang bisa jadi bertentangan dengan hukum.

“ Kami belum pernah alami pengumuman pemenang semacam ini, jika kedua perusahaan itu istilahnya bekerja sama seharnya nilai yang diumumkan tak lebih dari pagu yang di anggarkan,” terangnya.(*)

Editor : Abd Karim

Tags
  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Bikin Gaduh, HMI Ingatkan Wagub : Jangan Sok Pintar

    Sering Bikin Gaduh, HMI Ingatkan Wagub : Jangan Sok Pintar

    • calendar_month Minggu, 27 Jul 2025
    • visibility 478
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon sedang mengkaji pernyataan Wakil Gubernur Abdullah Vanath untuk dilaporkan ke Polda Maluku. “ Saat ini HMI Cabang Ambon sedang mengkaji terkait dengan pernyataan wagub teesebut, jika ada delik maka kami akan mealporkannya ke pihak penegak hukum,” tegas salah satu fungsionaris HMI Cabang Ambon Jihad Nahumarury dalam keterangannya […]

  • Bupati MTH Apresiasi Penyelenggaraan Pesparani

    Bupati MTH Apresiasi Penyelenggaraan Pesparani

    • calendar_month Sabtu, 9 Agt 2025
    • visibility 295
    • 0Komentar

      LANGGUR-DM : Bupati Maluku Tenggara (Malra), M. Thaher Hanubun mengapresiasi pelaksanaan Pesparani Malra yang terus memberikan hasil baik dalam ajang perlombaan lantunan lagu-lagu rohani. “Hadirin mari kita menengok kembali di tahun 2022, setelah covid-19. Itu ada prestasi yang luar biasa yang dicapai oleh Pesparani Maluku Tenggara,” sebut Bupati Hanubun dalam Berbagaiya di acara pelantikan […]

  • 37 Tim Ikuti Lomba Perahu Naga, Bupati : Festival Ini Kebanggaan Kita Semua

    37 Tim Ikuti Lomba Perahu Naga, Bupati : Festival Ini Kebanggaan Kita Semua

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • visibility 343
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Gelora semangat kebersamaan dan sportivitas memenuhi kawasan Pantai Elomel, Ohoi Sathean, Kecamatan Kei Kecil, Selasa 21 Oktober 2025. Ribuan penonton memadati lokasi untuk menyaksikan Lomba Dragon Boat (Perahu Naga), salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025. Kegiatan tahunan bergengsi ini sukses menghadirkan 37 tim peserta dari berbagai penjuru […]

  • Sekwil Hanura Akui Kasus WRL Sudah dimeja Mahkamah Partai

    Sekwil Hanura Akui Kasus WRL Sudah dimeja Mahkamah Partai

    • calendar_month Rabu, 30 Apr 2025
    • visibility 617
    • 0Komentar

    DM-AMBON – Dugaan tindak pidana aborsi yang diduga melibatkan WRL oknum anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah terus diproses Partai Hanura Maluku.  “ Sehari dua yang bersangkutan (WRL) akan diperiksa oleh Mahkamah Partai,” kata Sekretaris Wilayah DPD Partai Hanura Maluku Alfred Erens Lelau, kepada dekritmaluku.com melalui sambungan telepon, Rabu,30 April 2025. Selain […]

  • Kejari Mulai Lidik Dana Bansos Malteng, 101 Penerima Bakal Diperiksa

    Kejari Mulai Lidik Dana Bansos Malteng, 101 Penerima Bakal Diperiksa

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • visibility 591
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Dugaan tindak pidana korupsi dalam pendistribusian Bantuan Sosial Tahun Anggaran 2023 oleh Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah mulai diselidiki Kejaksaan Tinggi Maluku. Sejumlah penerima bantuan langsung itu diundang penyidik Kejaksaan Negeri, untuk dimintai keterangan pada Rabu,8 Oktober 2025 di kantor Kejaksaan Negeri Maluku Tengah. Surat undangan itu disampaikan kepada pihak Camat Kota Masohi agar […]

  • Dua Walikota Ambon Masuk Penjara, Bodewin Diminta Hati-hati

    Dua Walikota Ambon Masuk Penjara, Bodewin Diminta Hati-hati

    • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
    • visibility 685
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Mantan Wali Kota Ambon dua periode, Richard Louhenapessy, kembali dituntut hukuman penjara selama 2 tahun 8 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) dalam sidang perkara tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang digelar di Pengadilan Tipikor Ambon, Selasa (12/8/2025). Tuntutan tersebut dibacakan oleh JPU KPK Rikhi Benindo Maghaz, didampingi Muhammad […]

expand_less