Kamis, 23 Jul 2026
light_mode

Skandal Sianida Mardika Seret Nama Ketum Garuda 08 Prabowo-Gibran

  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • visibility 604
  • comment 0 komentar

AMBON.-DEMAL;Direktorat Tindak Pidana Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku terus gerilya mengusut dugaan tindak pidana dalam transaksi jual beli Sianida, bahan kimia berbahaya yang disita pada Ruko milik Hj. Hartini salah satu pengusaha kawakana di Mardika.

Sejumlah saksi telah diperiksa penyidik, termasuk Hj. Hartini. Kasus ini pun sudah naik tingkat, dari penyelidikan menjadi penyidikan, artinya sebentar lagi polisi akan menetapkan tersangkanya.

Uniknya dalam kasus ini, muncul cerita-cerita negatif tentang keterlibatan sejumlah oknum polisi, salah satunya Eric Risakotta yang sudah ditahan Propam Polda Maluku, oknum anggota Polisi yang bertugas di Polres MBD itu disangkakan dengan pasal pemerasan.

Tak hanya Erik, ada juga pula nama Irvan salah satu oknum anggota Polairud Polda Maluku yang diduga ikut kegiatan pemerasan terhadap Hj Hartini. Tapi anehnya yang bersangkutan tidak ditahan. Termasuk juga AKP Soleman yang kini bertugas di Polda Maluku tapi tak disentuh.

Selain dari kepolisian, kasus Sianida Ruko Mardika juga memunculkan nama Steven Samuel Lee Lahenko, yang pada Pemilu 2024 punya kapasitas mentereng dalam jajaran tim relawan pemenangan pasangan Prabowo-Gibran.

Nama tersebut bahkan tercatat dalam beberapa transkasi Hartini dikala Polsek KPPP menyita dua kontainer Sianida berisi 300 kaleng bahan kimia berbahaya senilai Rp8 miliar.

Lantas seperti apa peran ke empat nama tersebut dalam rangkaian kasus Sianida Ruko Mardika, berikut uraiannya :
(Demi alasan keselamatan, semua narasi ini belum dapat dikonfrotir kepada Bripka Irvan, Bripka Eric, Steven dan AKP Soleman)

Pesanan Sianida H. Komar Atas nama Eric Risakotta

Aktivitas pertambangan emas di Gunung Botak telah berlangsung sejak tahun 2012 silam, kebutuhan akan bahan kimia berbahaya sebagai alat perekat biji emas pun kian tinggi.

Dengan pertimbangan nilai keenomian yang menggiurkan, Bripka Eric Risakota sukses membujuk Hj Hartini mencari penjual Sianida di Surabaya. Dengan modal Rp2 miliar sebagai uang muka, dua kontainer berisi 300 kaleng Sianida tiba di Ambon. Nilai keseluruhan pesanan Eric adalah Rp8 miliar.

Dari catatan traskasi, Erik menyetor uang muka itu kepada perusahaan penyedia Sianida. Saat 300 kaleng tiba di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, Polsek KPPP menyitanya pada Sabtu 18 Januari 2025. Waktu itu Polsek KPPP dipimpin AKP Ryando Ervandes Lubis (Saat ini bertugas di Polda Jawa Timur).

Skenario untuk untuk melepaskan dua kontainer berisi Sianida dari jeratan Polsek KPPP kemudian disusun Eric.
Saat penyitaan berlangsung Hartini yang sedang berada di Surabaya diminta Eric agar segera kembali ke Ambon karena ada keadaan kahar yang membutuhkan dirinya.

Hartini yang polos lantas menuruti Eric, langsung kembali ke Ambon. Tanpa basa basi Eric pun meminta Hartini dapat membantunya agar bersama terbang ke Jakarta betemu salah satu petinggi Polisi di Jakarta. Akomodasi selama perjalanan sampai pulang memang disediakan Hartini.

Bripka Eric, Bripka Irvan dan Hercules Bertemu di Jakarta

Dua oknum polisi Bripka Eric (baju kuning), Bripka Irvan (baju hitam)  bertemu dengan Hercules (baju biru) duga ada kaitannya dengan Sianida yang ditahan Polsek KPPP. (foto/ist)

Saat tiba di Jakarta, sampai kembali keduanya tidak bertemu satupun Jendral. Hartini bahkan diajak sampai ke Bandung. Se kembali dari Bandung sebelum pulang ke Ambon, Hartini yang berada di Hotel sendiri, dikirimi foto pertemuan antara Eric,Irvan dan Hercusel ketua Ormas Grib Jaya, pertemuan enam mata itu kuat dugaan berlangsung di kediaman Hercules.

Hartini awalnya mengira Irvan merupakan sirkelnya Eric di Mabes Polri.

Usai pertemuan itu, Eric meminta bantuan biaya akomodasi untuk akomodasi tim dari Jakarta ke Ambon kepada Hartini nilainya Rp100 juta. Permintaan tak ditolak, uang pesanan Eric langsung ditransfer.

Tim yang dijanjikan Eric yang akan bertugas untuk melepaskan jeratan Polsek KPPP kemudian terbang ke Ambon.

Bertemu Jendral di Aston Natsepa

Hartini dan Eric pulang ke Ambon lebih awal, selang beberapa waktu kemudian, Eric meminta Hartini untuk hadir di Aston Natsepa bertemu Jendral. Pertemuan berlangsung cukup santai mereka semua saling kenal, ada Eric, Irvan, dan Ketua Umum Relawan Garuda 08 Prabowo-Gibran Steven Samuel Lee Lahenko.

Skenario untuk melobi petinggi Polda Maluku langsung disusun.

Eric kemudian meminta Hartini dapat menyediakan akomodasi tambahan lagi bagi tim khusus ini.

Tak lama tim yang dipimpin Steven menginap di Aston, mereka berpindah lagi ke hotel Santika dan berpindah lagi di Swiss Bellhotel Ambon. Semua akomodasi ini ditanggung Hartini atas permintaan Eric.

Di salah satu kamar hotel Swissbell, percakapan uang pelicin semakin intens dinegosiasikan. Irvan, Eric, AKP Soleman, Steven dan dua rekannya juga ada termasuk salah satu pengusaha minyak dari Tulehu.

AKP Soleman oknum periwira di Polda Maluku, ada di hotel swisbelhotel.

Beberapa video yang diterima redaksi, uang dalam pecahan Rp100.000 sedang dihitung Steven dan dipecking.
Video lainnya AKP Soleman terlihat santai menggunakan kostum olah raga Polri berwarna putih diduga sedang mengatur siasat pendistribusian uang pelicin. Tampak juga Irvan.

Bripka Irvan Meminta Uang Tambahan

Usai dua truk sukses dikirim ke Namlea, semuanya kembali bertemu di salah satu Hotel di Wayame sebelum Steven dan rekannya kembali ke Jakarta. Hartini diminta untuk melunasi lagi biaya hotel itu.

Irvan pun meminta uang tambahan lagi Rp30 juta. Jika Hartini tidak menyediakannya segera, dua truk itu akan disita Polres Buru.

Tak penuhi permintaan ini, Irvan naik pitam memukul meja dan bersumpah.

Pernyataan Irvan ini rupanya benar, dua truk itu tiba di Namlea langsung disita Polres Buru.

Bersambung….

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator Bisri Bertemu Empat Mata dengan Karel Albert Ralahalu

    Senator Bisri Bertemu Empat Mata dengan Karel Albert Ralahalu

    • calendar_month Sel, 19 Mei 2026
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Perkuat Nilai Bergening Maluku di RUU Daerah Kepulauan   AMBON.-DEMAL ; Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Bisri As Shiddiq Latuconsina yang juga anggota Panja RUU Daerah Kepulauan memanfaatkan waktu resesnya di Maluku untuk bertemu empat mata dengan mantan Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, Sabtu 14 Mei 2026. Pertemuan dua tokoh berbeda zaman […]

  • Pemkab Malra Jadikan Danar Ifak Jadi Desa Wisata Pancasila

    Pemkab Malra Jadikan Danar Ifak Jadi Desa Wisata Pancasila

    • calendar_month Sen, 20 Okt 2025
    • visibility 227
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Kabupaten Maluku Tenggara, khususnya Pulau Kei, menjadi bukti nyata bagaimana nilai-nilai Pancasila melebur dalam kehidupan masyarakat yang majemuk. Semangat ini ditegaskan oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Yudian Wahyudi, saat menghadiri kegiatan Pembentukan Desa Wisata Pancasila di Balai Desa Danar, Kabupaten Maluku Tenggara, pada Senin 20 Oktober 2025. “Pancasila adalah kompas moral dan […]

  • Dari Dugaan Perselingkuhaan,Aborsi hingga Ijasah Palsu “Melilit” DPRD Malteng

    Dari Dugaan Perselingkuhaan,Aborsi hingga Ijasah Palsu “Melilit” DPRD Malteng

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • visibility 963
    • 0Komentar

    AMBON-DM;Mati satu tumbu seribu, adigum usang ini sepertinya layak disematkan pada sejumlah peristiwa hukum yang menyeret nama beberapa oknum Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah Periode 2024-2029.Bagaimana tidak, belum juga kering dari skandal aboris yang menyeret nama William R Lomo, anggota DPRD asal Partai Hanura, muncul lagi dugaan perselingkuhan yang menyeret nama Hidayat […]

  • Panca Karya Bantah Terjadi Pungli di Lintasan Hunimua-Waipirit

    Panca Karya Bantah Terjadi Pungli di Lintasan Hunimua-Waipirit

    • calendar_month Rab, 17 Jun 2026
    • visibility 86
    • 0Komentar

    AMBON,-DEMAL ; Direktur PD.Panca Karya M.Rany Tualeka menegaskan jika tarif untuk tiket di tiap kelas yang dipatok PD.Panca Karya pada lintasan Hunimua-Waipirit sudah sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. “Tidak ada pungutan liar atau biaya lain-lain untuk penumpang kelas ekonomi. Harga tiket itu sudah sesuai dengan peraturan, dan tiket dibeli melalui aplikasi online,” tegas Tualeka […]

  • Pelantikan GAMKI, Wabup Malra Minta Pemuda Kristen Jadi Agen Perubahan

    Pelantikan GAMKI, Wabup Malra Minta Pemuda Kristen Jadi Agen Perubahan

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • visibility 238
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahatoknam menegaskan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) merupakan mitra strategis pemerintah daerah dalam upaya membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berjiwa nasionalis. Pemerintah Daerah juga berkomitmen membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya, khususnya di bidang pendidikan, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian budaya lokal. “GAMKI adalah mitra strategis […]

  • Desa Debut Wakili Kecamatan Manyeuw di Lomba PKK Tingkat Kabupaten

    Desa Debut Wakili Kecamatan Manyeuw di Lomba PKK Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Kam, 21 Agu 2025
    • visibility 325
    • 0Komentar

    LANGGUR -DM : Para ibu-ibu yang tergabung dalam tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Debut sukses menghantarkan desa desa mereka ke Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2025. Setelah melalui seleksi yang ketat sejak Rabu 20 Agustus 2025, PKK Desa Debut mewakili seluruh desa di Kecamatan Manyeuw dalam seleksi tingkat […]

expand_less