Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Duta Besar Australia Kembali ke Makassar: Perjalanan Nostalgia dan Diplomasi 

  • calendar_month Jumat, 23 Mei 2025
  • visibility 472
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON – DM : Duta Besar Australia untuk Indonesia yang baru, Rod Brazier, mengunjungi Makassar, Sulawesi Selatan pada 20-22 Mei 2025. 

Duta Besar Brazier pernah tinggal di Makassar dan menempuh pendidikan di Universitas Hasanuddin (UNHAS) pada tahun 1990.

Duta Besar Brazier mengunjungi banyak tempat yang beliau kenang dari masa tinggalnya di Makassar dan menghabiskan waktu bersama keluarga angkatnya yang tinggal bersama beliau semasa kuliah.

Dalam pertemuannya dengan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, Duta Besar Brazier bercerita banyak tentang kenangannya saat tinggal di Makassar bersama keluarga angkatnya dan berkeliling Sulawesi Selatan saat kuliah.

Ia juga mengenang saat mendampingi Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese MP, dalam kunjungan resmi pertama Perdana Menteri Australia ke Sulawesi Selatan pada tahun 2022. Dalam kunjungan tersebut, Perdana Menteri Albanese menegaskan bahwa Pemerintah Australia memahami bahwa Indonesia lebih dari sekadar Jakarta atau Jawa, yang kembali diulangi Perdana Menteri saat bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto pada minggu lalu.

“Makassar telah berkembang pesat sejak saya berkesempatan tinggal di sini, namun masyarakatnya tetap ramah-ramah, dan makanannya tetap lezat. Merupakan suatu kehormatan untuk kembali ke Makassar sebagai Duta Besar Australia untuk Indonesia,” kata Dubes Brazier.

Selama berada di Makassar, Dubes Brazier juga bertemu dengan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan sesama anggota IKAMA, ikatan alumni Australia di Sulawesi Selatan.

Bersama Konsul Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, Dubes Brazier mendampingi Rektor UNHAS Prof Jamaluddin Jompa, untuk menyampaikan program Kompetisi Gagasan Sosial Inovatif (KGSI) bagi mahasiswa di Makassar. Diselenggarakan di UNHAS, KGSI merupakan kompetisi yang dirancang untuk mendukung dan mengembangkan inisiatif yang menciptakan dampak sosial dan/atau lingkungan yang positif. Program ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan mereka tentang isu-isu pendidikan di era digital dan merupakan kerja sama antara Kedutaan Besar Australia dan Narasi.(#)

Laporan : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinilai Pandai Akrobat, Jais Gagal Bangun Citra Positif Pemprov

    Dinilai Pandai Akrobat, Jais Gagal Bangun Citra Positif Pemprov

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • visibility 369
    • 0Komentar

    AMBON-DM: Polemik Finalis Miss Youth Indonesia, Efrita Trifena Lamerkabel tidak bisa dilihat sebagai lemahnya fungsi komunikasi, tetapi kegagalan Dinas Pariwisata dalam mendorong potensi sumber daya manusia pada level nasional juga lemhanya pelayanan publik. Ketika Jais Elly sebagai Kadis Pariwisata Maluku menyalahkan Efrita yang tak mau bangun komunikasi dengan Pemprov Maluku. Alibi Jais keliru. Tanpa perhitungan. […]

  • Mendikdasmen RI Tekankan Pentingnya Konsep Well-being Sejak Dini

    Mendikdasmen RI Tekankan Pentingnya Konsep Well-being Sejak Dini

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • visibility 265
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya penerapan konsep well-being dalam sistem pendidikan nasional untuk mewujudkan kesejahteraan menyeluruh, baik secara jasmani, rohani, maupun sosial. “Kesejahteraan spiritual harus menjadi fondasi utama agar manusia tidak kehilangan makna hidup di tengah kemajuan material,” kata Abdul Mu’ti dalam kunjungan kerjanya di […]

  • Kukuhkan 183 PPPK Aru, Bupati : Mari Kita Satukan Kekuatan Dalam Satu Perahu

    Kukuhkan 183 PPPK Aru, Bupati : Mari Kita Satukan Kekuatan Dalam Satu Perahu

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • visibility 266
    • 0Komentar

      ARU.-DEMAL ; Sebanyak 183 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II formasi tahun 2024 mengikuti pengambilan sumpah dan janji serta penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan secara simbolis. Mereka tersebear disejumlah OPD teknis terdiri dari, 130 Tenaga Teknis, 41 Tenaga Guru dan 12 Tenaga Kesehatan. Bupati Kep. Aru, Timotius Kaidel dalam sambutannya menegaskan jika status […]

  • Biaya Perjalan Dinas T.A 2024 di Pemkab Malteng Bermasalah 

    Biaya Perjalan Dinas T.A 2024 di Pemkab Malteng Bermasalah 

    • calendar_month Senin, 2 Jun 2025
    • visibility 394
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah menyerahkan hasil audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah tahun anggaran 2024.  Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan secara ketat, yang dilakukan petugas, BPK kemudian menetapkan LKPD Maluku Tengah dalam posisi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Dokumen hasil pemeriksaan ini telah diserahkan BPK kepada Pemerintah Kabupaten […]

  • Tanggapan Kritik BUMD, Dirut Panca Karya Paparkan Fase Transisi dan Target Operasional

    Tanggapan Kritik BUMD, Dirut Panca Karya Paparkan Fase Transisi dan Target Operasional

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • visibility 42
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL – Manajemen Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya merespons positif dinamika sorotan publik dan dorongan dari berbagai pihak terkait evaluasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Provinsi Maluku. Kritik yang berkembang dinilai sebagai bentuk kepedulian masyarakat sekaligus motivasi bagi jajaran direksi untuk mempercepat pembenahan performa perusahaan.Direktur Utama Perumda Panca Karya, Muhammad Rany Tualeka, […]

  • Bongkar “Kebohongan” Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Sejarah Batu Merah) Bagian II

    Bongkar “Kebohongan” Naskah Historiseh Negorij Batoemerah (Sejarah Batu Merah) Bagian II

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • visibility 239
    • 0Komentar

    “Sebuah kejanggalan yang tidak bisa dijelaskan dengan cara apapun selain pemalsuan,” demikian pesan salah satu pegiat literasi yang konsen dalam isu-issu sejarah saat dikonfirmasi mengenai naskah Historiseh Negorij Batoemerah yang sempat dijadikan salah satu alat bukti di Pengadilan Negeri Ambon dalam sengketa Mata Rumah Parenta di Negeri Batu Merah tahun 2021 lalu. Sumber yang kini […]

expand_less