Kamis, 13 Agu 2026
light_mode

Biaya Perjalan Dinas T.A 2024 di Pemkab Malteng Bermasalah 

  • calendar_month Sen, 2 Jun 2025
  • visibility 385
  • comment 0 komentar

AMBON-DM : Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah menyerahkan hasil audit atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah tahun anggaran 2024. 

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan secara ketat, yang dilakukan petugas, BPK kemudian menetapkan LKPD Maluku Tengah dalam posisi Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dokumen hasil pemeriksaan ini telah diserahkan BPK kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah pekan kemarin, yang diterima secara langsung oleh Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata ditemani Ketua DPRD Malteng dan Sekda Malteng. 

Meski demikian, dalam LKPD Maluku Tengah, BPK menemukan sejumlah masalah mulai dari tidak difungsikan dengan baik sistem pengendalian internal maupun ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan dalam penyajian Laporan Keuangan.

Dari keterangan pers yang ditandatangani Kepala BPK Perwakilan Provinsi Maluku Hari Haryanto, terdapat tiga item masalah dalam pengelolaan keuangan di Lingkup Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah.

Pertama, perencanaan keuangan daerah Kabupaten Maluku Tengah belum memadai, mengakibatkan kegiatan atau belanja daerah membebani anggaran belanja tahun berikutnya.

Kedua, pengelolaan retribusi daerah belum tertib yang berakibat pada ketidakcapaian target anggaran  pendapatan retribusi daerah.

Yang menarik dari rekomendasi BPK RI, adalah pada poin ke tiga, dimana sesuai hasil pemeriksaan auditor ditemukan fakta ada kelebihan pembayaran belanja Perjalanan Dinas atas realisasi belanja perjalanan dinas di sepuluh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak sesuai dengan peraturan perundangan-undangan.

“ Pemeriksaan Laporan Keuangan bertujuan untuk memberikan opini atas kewajaran penyampaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah,” kata Kepala BPK RI Perwakilan Maluku Hari Haryanto dalam sambutannya kala itu. 

Menurut Haryanto, soal temuan auditor tentang LKPD Maluku Tengah tahun anggaran 2024, meski BPK menemukan permasalahan-permasalahan di atas, namun hal itu tidak materil dan siginifikan sehingga tidak mempengaruhi opini BPK.

Dalam sambutannya juga, Haryanto mengajak para kepala daerah yang hadir saat itu untuk dapat menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang diberikan BPK. 

Untuk diketahui, tahun anggaran 2024 merupakan tahun politik, saat itu Maluku Tengah dinakodai oleh Rakib Sahubawa sebagai Pj. Bupati Maluku Tengah. (*)

Laporan : Abd Karim

Tags

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sering Bikin Gaduh, HMI Ingatkan Wagub : Jangan Sok Pintar

    Sering Bikin Gaduh, HMI Ingatkan Wagub : Jangan Sok Pintar

    • calendar_month Ming, 27 Jul 2025
    • visibility 403
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon sedang mengkaji pernyataan Wakil Gubernur Abdullah Vanath untuk dilaporkan ke Polda Maluku. “ Saat ini HMI Cabang Ambon sedang mengkaji terkait dengan pernyataan wagub teesebut, jika ada delik maka kami akan mealporkannya ke pihak penegak hukum,” tegas salah satu fungsionaris HMI Cabang Ambon Jihad Nahumarury dalam keterangannya […]

  • Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-II)

    Kadis The City dan Kisah Cinta Lyla Bukan Majnun (Bag-II)

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • visibility 392
    • 0Komentar

    SAMBIL merekam kondisi kamar, Bibi mulai tersudut, tak menyangka suaminya bisa menemukan mereka bertiga di dalam kamar 505. Kedatangan Bibi di kamar itu, memang bukan untuk berjumpa Kadis The City, dia juga lagi bermasalah dengan suaminya. Dan berniat berbagi kisah dengan Layla Bukan Majnun. “ Kamu lagi dimana, saya lagi ada masalah,” tanya Bibi kepada […]

  • Ternyata Kompol Soleman Korban Fitnah, Tak Terlibat Skandal Sianida Mardika

    Ternyata Kompol Soleman Korban Fitnah, Tak Terlibat Skandal Sianida Mardika

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • visibility 309
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL ; Pengusaha Kota Ambon yang rukonya digrebek Ditreskrimsus Polda Maluku beberapa waktu lalu karena menyimpan Sianida membantah adanya “keterlibatan” Kompol Soleman dalam skandal pemerasan dan suap Sianida. “Beta sudah bantah keterangan Erik di BAP waktu pemeriksaan konfrotir. Dia sebut Hj Soleman, dia sebut nama-nama, paling banyak. Beta seng pernah ngomong (dengan Hj Soleman/Kompol Soleman),ia […]

  • Warga Mulai Mendulang Emas di Bawah Jembatan Waenibe,Sehari 12 Gram

    Warga Mulai Mendulang Emas di Bawah Jembatan Waenibe,Sehari 12 Gram

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • visibility 356
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Potensi biji emas di Pulau Buru ternyata tidak hanya terkonsentrasi di Gunung Botak, terbaru salah satu sungai yang berjarak kurang dari 7 kilo meter dari pemukiman Desa Waenibe Kecamatan Fena Leisela juga menyimpan emas. Salah satu warga net dalam unggahannya di media sosial mengenai hasil pendulangan emas di bawah jembatan Waenibe dalam sehari bisa […]

  • Jalan Lapen di SBB Senilai Rp7,3 M, Belum Dua Tahun Dipakai Sudah Rusak 

    Jalan Lapen di SBB Senilai Rp7,3 M, Belum Dua Tahun Dipakai Sudah Rusak 

    • calendar_month Sel, 17 Jun 2025
    • visibility 418
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Pembangunan jalan Lapen yang menghubungkan Desa Tahalupu-Dusun Tihu Pulau Kelang Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) rusak parah, padahal baru dibangun pada tahun 2023 Paket ini dikerjakan oleh CV Putra Mulia yang beralamat di Buru Selatan, dengan menelan biaya sebesar Rp7,3 miliar  bersumber dari APBD Kabupaten SBB tahun anggaran 2023. Pemuda Lumbung Informasi Rakyat Provinsi […]

  • Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

    Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Maluku Masih Tinggi, Alimudin Minta Atensi Kementerian PPPA dan KPAI

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2026
    • visibility 171
    • 0Komentar

    JAKARTA.-DEMAL ; Anggota Komisi VIII DPR RI, Alimudin Kolatlena, secara tegas menyuarakan urgensi penanganan kasus kekerasan seksual (KS) terhadap perempuan dan anak di Maluku. Hal tersebut disampaikannya dalam Rapat Kerja (Raker) dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi VIII DPR RI bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), serta […]

expand_less