Ratusan Mahasiswa Lintas Prodi di Fisip Unpatti Ikuti Sosialisasi Empat Pilar DPD-RI
- calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ratusan mahasiswa padati sosialisasi empat pilar yang dilakukan anggota DPD-RI Novita Anakotta.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AMBON._DEMAL; Anggota DPD-RI asal Maluku, Novita Anakotta, S.H., M.H., menggelar Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Aula FISIP Universitas Pattimura (Unpatti), Selasa 15 September 2026.
Langkah nyata legislator senayan ini dinilai strategis dalam membentengi moral generasi muda Maluku dari ancaman disintegrasi bangsa.
Dalam forum krusial ini, Novita Anakotta menggandeng akademisi senior, Dr. Fricean Tutuarima, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber utama.
Sinergi antara perwakilan rakyat dan praktisi pendidikan ini berhasil membedah secara mendalam urgensi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika di era modern.

Anggota DPD-RI Novita Anakotta bersama peserta sosialisasi empat pilar.
Agenda yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIT ini mendapat sambutan luar biasa. Ratusan mahasiswa dari berbagai program studi di FISIP Unpatti tampak memadati ruangan, menunjukkan tingginya antusiasme generasi muda kampus terhadap isu-isu kebangsaan.
Novita Anakotta menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan komitmen berkelanjutan DPD-RI untuk memastikan nilai-nilai luhur bangsa tetap hidup dan mengakar di sanubari mahasiswa Maluku.
Dr. Fricean Tutuarima selaku narasumber utama mengupas tuntas cara mengimplementasikan empat pilar tersebut dalam kehidupan kampus dan bermasyarakat demi menjaga persatuan.Diskusi Kritis dan InteraktifJalannya sosialisasi terasa hidup ketika memasuki sesi tanya jawab.
Para mahasiswa lintas prodi memanfaatkan momen ini untuk melempar berbagai pertanyaan kritis seputar keadilan sosial dan tantangan keberagaman di Indonesia Timur saat ini.
Melalui kegiatan ini, FISIP Unpatti kembali membuktikan perannya sebagai laboratorium pemikiran yang siap mencetak agen perubahan yang nasionalis dan berwawasan kebangsaan luas. (*)
- Penulis: Editor

Saat ini belum ada komentar