Mendikdasmen RI Ajak Siswa di Malra Hidupan Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
- calendar_month Jum, 24 Okt 2025
- visibility 229
- comment 0 komentar

Mendikdasmen RI Abdul Mu’ti senam pagi bersama ratusan siswa di Malra.
LANGGUR.-DEMAL; Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Mendikdasmen RI), Abdul Mu’ti, memotivasi ribuan siswa di Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual untuk menerapkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.
Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam membentuk Generasi Emas Indonesia 2045 yang sehat, cerdas, dan berkarakter.
“Bangun pagi itu bisa direncanakan. Sebelum tidur, berdoalah agar bisa bangun di waktu tertentu. Otak kita akan merekam perintah itu,” hal itu disampaikan Abdul Mu’ti setelah Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) di Pantai Ngursarnadan, Desa Ohoililir, Kabupaten Maluku Tenggara, Jumat 24 Oktober 2025.
Abdul Mu’ti menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini sebagai pondasi pembentukan karakter dan kedisiplinan.
Kebiasaan sederhana seperti bangun pagi tidak hanya melatih disiplin, tetapi juga membentuk karakter yang memiliki visi dan arah hidup yang jelas.
Mendikdasmen juga menjabarkan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang diharapkan dapat menjadi pedoman perilaku sehari-hari bagi pelajar di seluruh Indonesia, yaitu:
- Bangun Pagi dengan melatih kedisiplinan dan kesiapan menghadapi hari.
- Beribadah yang menumbuhkan kekuatan spiritual dan moral, termasuk menunaikan ibadah tepat waktu.
- Berolahraga yang menjaga kesehatan fisik dan mental melalui aktivitas rutin seperti SAIH.
- Makan Sehat dan Bergizi yang menghindari junk food dan memilih makanan yang menunjang tumbuh kembang optimal.
- Gemar Belajar yang memanfaatkan teknologi digital secara positif untuk memperluas wawasan dan keterampilan.
- Bermasyarakat yang aktif berinteraksi dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial guna memperkuat rasa kebersamaan dan cinta tanah air.
- Tidur Cepat yang menjaga keseimbangan tubuh dan pikiran agar siap menghadapi aktivitas esok hari.
“Jika kebiasaan ini dijalankan dengan konsisten, anak-anak Indonesia akan tumbuh menjadi generasi yang sehat jasmani, kuat spiritual, dan cerdas dalam berpikir serta bertindak,” tegas Abdul Mu’ti.
Sementara itu,Guru Bahasa Indonesia SMP Tenden, Gina Yolanda, menyambut positif langkah Kementerian Pendidikan tersebut. Ia menilai program ini sebagai bentuk nyata penguatan pendidikan karakter di sekolah.
“Kami rutin berkomunikasi dengan orang tua untuk menyelaraskan visi pendidikan yang ingin dicapai bersama. Program ini memperkuat kolaborasi antara sekolah dan keluarga,” ujarnya.(*)
Editor : Abd Karim

Saat ini belum ada komentar