Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode

Tim Ekspedisi Tebing Wanadri Berhasil Taklukan Puncak Kaku Mahu – Pulau Buru

  • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
  • visibility 409
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON-DM : Setelah melalui perjalan panjang selama belasan hari yang menguras waktu dan tenaga, tim Ekspedisi Wanadri 2025 bertajuk Rediscover Buru tiba di puncak Kaku Mahu. Pada 8 Mei 2025

Ketua Tim Pemanjatan Tebing Kaku Mahu, Jihan Syafira mengatakan pada tanggal 28 April 2025 lalu, Tim Ekspedisi Tebing Kaku Mahu yang merupakan bagian awal dari  Ekspedisi Wanadri 2025 – Rediscover Buru, memulai operasionalnya. 

Kegiatan ini bagian dari upaya melaksanakan 4 pilar kegiatan Wanadri. Yakni, Pendidikan, Penjelajahan, Kemanusiaan, dan Lingkungan.

Perjalanan tim ekspedisi Rediscover Buru diawali dengan memasuki Gunung Hutan dari Desa Nanali, Kecamatan Kepala Madan, Pulau Buru untuk mencapai dasar tebing yang akan dijadikan titik awal pemanjatan. 

“Pelaksanaan operasional Gunung Hutan dan Pemanjatan Tebing Kaku Mahu ini direncanakan membutuhkan waktu total 15 hari,” ungkap Jihan dalam keterangannya kepada redaksi dekritmaluku.com. Kamis,15 Mei 2025.

Menurutnya, tim membutuhkan waktu enam hari untuk mencapai titik awal pemanjatan. Anggota tim harus menembus medan pegunungan batuan karst dg hutan belukar yang lebat dan cukup berat, menyusuri jalur terjal sambil menerapkan sistem pendorongan logistik tahap demi tahap hingga akhirnya sampai di titik basecamp.

Selain itu juga, banyak batuan tajam yang mudah terlepas, memaksa semua anggota  untuk terus berhati-hati, menjaga setiap langkah dan pergerakannya.

Panjang lintasan vertikal yang dilalui tim kurang lebih 350 meter Total 7 Pitch pemanjatan dan 300 meter medan scrambling menuju puncak Kaku Mahu.

“ Setelah perjalanan panjang dan melelahkan menuju basecamp, akhirnya pada tanggal 4 Mei 2025, tim bisa memulai operasional pemanjatan. Dengan durasi pemanjatan  selama 6 hari dengan hari pertama turun kembali ke dasar tebing dan 4 malam bermalam di tebing (hanging camp), tim menghadapi beberapa kendala dalam pemanjatan multi-pitch. Salah satunya cuaca ekstrem, hujan deras mengguyur hampir setiap hari,” bebernya. 

Akhirnya Pada tanggal 8 Mei 2025, pukul 10.45 WIT,  di bawah langit yang cerah, tim pemanjat akhirnya berhasil mencapai Puncak Kaku Mahu (03° 14” 17’ LS  126° 04” 22 BT).

“ Keberhasilan ini berkat kerjasama dan dukungan dari semua tim yang terlibat, terutama tim pendukung yang selalu standby di dasar tebing. Jumlah personil,” 

Tim mencatat, pegunungan Kepala Madan memiliki banyak puncakan di atas ketinggian 2000 Mdpl, ini adalah hamparan pegunungan karst yang terbentuk dari pelarutan batuan kapur. 

Pegunungan ini memiliki formasi batuan terjal, tebing curam. Medannya yang ekstrem ini, menawarkan pemandangan yang spektakuler dari dinding dan puncak-puncaknya.

Sahira juga akui, selain melakukan pemanjatan, diantara anggota tim, terdapat seorang pemanjat sekaligus peneliti dari Mahatva – Fakultas Pertanian UNPAD Bandung yang bertugas mengambil sample berbagai flora yang di temukan di sepanjang jalur lintasan pemanjatan dan area puncak. Sample yang  di ambil ini disiapkan untuk dianalisa lebih lanjut setelah kembali ke kampus Fak Pertanian UNPAD Bandung.

“ Saat ini, tim sudah kembali ke Desa Nanali. untuk recovery, bersih-bersih peralatan, dan akan melanjutkan kegiatan coaching clinic dengan beberapa pecinta alam putra daerah, tentang teknik pemanjatan. Selanjutnya bersama-sama menjalankan rencana pembuatan jalur sport di tebing dekat Desa Nanali,” pungkasnya. 

Pada kesempatan itu, tim Ekspedisi Tebing Kaku Mahu, yang merupakan bagian dari Ekspedisi Wanadri: Rediscover Buru, 2025, juga bersyukur kepada Tuhan YME dan berterimakasih kepada warga masyarakat, pecinta alam, tokoh masyarakat dan tetua adat desa Nanali, Rektor Universitas Iqro dan jajarannya, Bupati Buru beserta jajarannya, Bupati Buru Selatan beserta jajarannya, BASARNAS Ambon dan Namlea, Kepolisian, Dinas Kehutanan Ambon serta semua sponsor, donatur dan pihak-pihak yang telah membuat ekspedisi ini berjalan sesuai rencana.

Sebagai tambahan, Perhimpunan Penempuh Rimba dan Pendaki Gunung Wanadri, merupakan organisasi pecinta alam yang di dirikan di bandung, sejak tahun 1964. (*)

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Senator Bisri Ungkap Sisi Lemah Masyarakat Hukum Adat di Maluku

    Senator Bisri Ungkap Sisi Lemah Masyarakat Hukum Adat di Maluku

    • calendar_month Selasa, 20 Mei 2025
    • visibility 434
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Secara normatif, masyarakat hukum adat diakui keberadaannya oleh negara melalui Undang-undang. Akan tetapi banyak sekali hak-hak masyarakat adat, utamanya di Maluku yang dirampas.  Hal ini terjadi karena ada problmen mendasar ditingkat paling bawah yang seyogyanya perlu disusun dan dilegalkan sebagai sebuah prodak hukum sah ditingkat pemerintahan negeri. “ Hampir semua peraturan negeri yang […]

  • 37 Tim Ikuti Lomba Perahu Naga, Bupati : Festival Ini Kebanggaan Kita Semua

    37 Tim Ikuti Lomba Perahu Naga, Bupati : Festival Ini Kebanggaan Kita Semua

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • visibility 284
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Gelora semangat kebersamaan dan sportivitas memenuhi kawasan Pantai Elomel, Ohoi Sathean, Kecamatan Kei Kecil, Selasa 21 Oktober 2025. Ribuan penonton memadati lokasi untuk menyaksikan Lomba Dragon Boat (Perahu Naga), salah satu agenda utama dalam rangkaian Festival Pesona Meti Kei (FPMK) 2025. Kegiatan tahunan bergengsi ini sukses menghadirkan 37 tim peserta dari berbagai penjuru […]

  • MPW PP Maluku Deklarasi Dukung Pencalonan Ulang Ketum Japto

    MPW PP Maluku Deklarasi Dukung Pencalonan Ulang Ketum Japto

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • visibility 387
    • 0Komentar

    AMBON.-DM ; Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila (PP) Provinsi Maluku bakal mencalonkan kembali H. Japto Soerjosoemarno untuk memimpin Majelis Pimpinan Pusat (MPP) PP dalam Musyawarah Besar (Mubes) ke XI Pemuda Pancasila yang akan berlangsung pada 26–29 Oktober 2025. “Kami dari Provinsi Maluku siap berkontribusi dalam Mubes XI. Kami ingin forum ini menjadi momentum untuk […]

  • Dinkes Malra Turunkan Lima Dokter Spesialis Gelar PKB di Desa Ohoira

    Dinkes Malra Turunkan Lima Dokter Spesialis Gelar PKB di Desa Ohoira

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • visibility 235
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah kepulauan dan daerah terpencil, maka dimomentum Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61, Dinas Kesehatan Provinsi Maluku bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Maluku Tenggara menggelar Pelayanan Kesehatan Bergerak (PKB) di Desa Ohoira, Kecamatan Kei Kecil Barat, Kamis 6 November […]

  • Entitas Bisnis Raksasa Dibalik Keperkasaan Inpex : Garap Blok Masela

    Entitas Bisnis Raksasa Dibalik Keperkasaan Inpex : Garap Blok Masela

    • calendar_month Selasa, 26 Agt 2025
    • visibility 538
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Blok Masela kembali mencuri perhatian publik, setelah lama issu Blok Masela hanya bertengger dikalangan elit. Bukan lagi soal Participasi Interest (PI) 10 persen hak masyarakat Maluku dalam pengelolaan bisnis Migas di Blok Masela, itu sudah selesai. Kini issu yang santer digandrungi anak-anak Maluku adalah soal peluang putra-putri terbaik daerah berada dalam jajaran manajerial […]

  • Desa Debut Wakili Kecamatan Manyeuw di Lomba PKK Tingkat Kabupaten

    Desa Debut Wakili Kecamatan Manyeuw di Lomba PKK Tingkat Kabupaten

    • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
    • visibility 344
    • 0Komentar

    LANGGUR -DM : Para ibu-ibu yang tergabung dalam tim Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Desa Debut sukses menghantarkan desa desa mereka ke Lomba 10 Program Pokok PKK Tingkat Kabupaten Maluku Tenggara tahun 2025. Setelah melalui seleksi yang ketat sejak Rabu 20 Agustus 2025, PKK Desa Debut mewakili seluruh desa di Kecamatan Manyeuw dalam seleksi tingkat […]

expand_less