Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Reses Bareng Aleg Provinsi Malut, Nurlina Komit Kawal Aspirasi Konstituennya 

  • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
  • visibility 441
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALUT-DM : Dalam mengisi masa resesnya di tahun pertama masa sidang ke II, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Taliabu Wa Ode Nurlina menyambangi tiga kecamatan berbeda.

Pertama di Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan, dalam kunjungan ini Nurlina tidak sendiri, dia bersama salah satu anggota DPRD Maluku Utara asal Partai Keadilan Sekahteta (PKS) H.La Putu, SH. 

Keduanya bertatap  muka dengan puluhan warga setempat. Pada tanggal 9 Mei 2025. 

Dalam kesempatan itu, warga menuntut sejumlah hal yang sedianya bisa dijembatai Nurlina maupun La Putu.

Seperti, renovasi jembatan penghubung Desa Bapenu ke beberapa desa lainnya. (Jembatan gantung kayu merah-putih perbatasan Bapenu dan Desa Kilo).

Warga juga meminta  adanya informasi terbuka dari pihak Dinas Pendidikan untuk penyuluhan/sosialisasi terkait kuota yang disampaikan pemerintah untuk anak sekolah SD & SMP. 

Para pengurus PKK juga meminya adanya fasilitas yang menunjang Ibu-Ibu PKK di Desa seperti peralatan alat masak yang nantinya akan digunakan saat ada acara nikah atau dikedukaan.

Dikarenakan kondisi desa yang berhadapan dengan laut lepas dan sering terjadinya banjir rob,  mereka meminta supaya dibangun pemecah ombak di area SMP& SMA. Yang masing-masing berukuran 100 Meter.

Selain itu, perlu adanya pengawalan di DPRD di Komisi yang bermitra dengan Dinas PUPR, untuk menindaklanjuti ganti rugi lahan sejak 2022 di lokasi Desa Ngoli. Ada sekitar delapan orang yang terdampak.

Pemerintah juga perlu membangun  TPA di Drsa Bapenu dan Desa Tumpana dan memungkinkan desa-desa lainnya yang tidak ada fasilitas TPA.

“ Yang menjadi kewenangan Provinsi akan dikawal oleh Bapak H. La Putu, kemudian yang jadi kewenangan kabupaten akan saya perjuangkan,” kata Nurlina di sela kesempatan itu. 

Kedua, anggota PKS  itu kemudian melanjutkan resesnya di Desa Pancuran, Kecamatan Taliabu Barat pada tanggal 27 Mei 2025. 

Tuntutan mereka tak beda jauh, masih seputar pendidikan, dan infrastruktur jalan. Seperti, Pembangunan jalan setapak. Pembangunan fasilitas lampu jalan (tenaga surya).

” Tuntutan lainnya, Komisi II DPRD juga perlu berkolaborasi dengan dinas Pendidikan untuk pembinaan guru-guru SD, SMP dan SMK agar para pendidik disesuaikan dengan standar mutu pelayanan yang efektif. Dikarenakan guru-guru yang ditempatkan kedinasannya di sekolah desa Pancuran sangat tidak memenuhi standar pelayanan, guru hanya datang setelah jam mengajar selesai,” ungkap Nurlina. 

Warga juga merasa resah dengan tindakan Kepala Sekolah SMK setempat yang tidak fokus mengembangkan sekolah tersebut.  Sehingga meresahkan orang tua. 

“ Seharusnya SMK Fokus pada perikanan dan sejenisnya. Kepsek tidak bertanggung jawab dan tidak memanfaatkan program yang sesuai,” kutip Nurlina. 

Parahnya lagi para guru di kecamatan ini juga mengeluhkan pembayaran Dacil (dana khusus) untuk para guru dan pengambilan ijasah yang masih dipungut biaya.  Perbaikan Fasilitas perumahan guru yang meliputi mesin air dan tenaga surga. Pergantiaan kepala sekolah SMP dan SMK serta penambahan Guru. Pergantian kepala Desa Pancuran. Perlu adanya Pustu.

Permintaan penambahan kampung di desa Dufo. Perlu adanya tindak lanjut dan pengawasan DPRD Komisi I terkait BLT yang belum terbayarkan terutama di Desa Pancuran. Perlu adanya bantuan dari Dinas dan Bantuan Pokir DPRD meliputi: Alat mesin rumput, Pupuk, obat bibit.

Mendengar aspirasi ini, Nurlina berjanji akan mengawal dan berupaya menjebatani realisasinya. 

Sementara dalam resesnya di Kecamatan Taliabu Timur Selatan tepatnya di Desa Wai Kadai, Nurlina membagi aspirasi yang disampaikan kepadanya dalam beberapa bidang. 

Pertama  Bidang Pendidikan. Dimana sejumlah sekolah dasar masih kekurangan tenaga guru. 

Pada tingkat SMP Guru Matematika dan Guru Bahasa Inggris juga belum memadai. Perlu ada penamabahan.  Dacil Yang Tak Terbayar. Ada juga keinginan untuk beberapa sekolah perlu ada pergantian Kepala Sekolah baik di SD maupun SMP. Termasuk Sistem Pendidikan Yang Belum Memumpuni.

Pada  Bidang Pertanian, petani kelapa (Kopra) meminta pemerintah untuk dapat membantu menyediakan obat untuk mengusir hama kelapa.  Mereka juga meminta adanya bantuan Mesin pemotong rumput. 

Keduanya sangat dibutuhkan para petani. Kesediaan obat hama dan mesin pemotong rumput erat kaitannya dengan peningkatan produksi petani dan nilai tamba ekonomi petani. 

Bidang UMKM yakni Pelatihan Anak Muda untuk perbengkelan mesin. Banyak sekali bengkel-bengkel yang secara mandiri dikelola anak-anak muda yang belajar secara otodidak. 

Jika kemampuan mereka terua dikuatkan dengan pelatihan maka akan sangat membantu anak-anak muda dimaksud dalam mengelolah usaha mereka. 

Sebagai tambahan, masyarakat juga menginginkan ketersediaan Gedung Pustu dan ketersediaan obatan-obatan dan tenaga kesehatan. 

Selain itu, kepala desa juga perlu diganti dan pembangunan kantor desa yang represetatif. Soal anggaran pembangunan disesuaikan dengan alokasi yang tersedia.

Masalah jalan beraspal, dan jaringan telekomunikasi serta kelistrikan juga menjadi kebutuhan warga yang selama ini dikeluhkan.

“ Apapun yang dituntut akan kami upayakan untuk direalisasikan,” kata Nurlina dalam pesan pendeknya kepada redaksi yang menambahkan, problem mendasar yang dihadapi pemerintah saat ini yakni soao efesiensi, meski demikian  apa yang telah disampaikan itu akan tetap diperjuangkannya. (*)

Laporan : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cegah Konflik Agraria di PSN, Senator Bisri Ingatkan BPN Maluku Soal  Hak Ulayat

    Cegah Konflik Agraria di PSN, Senator Bisri Ingatkan BPN Maluku Soal Hak Ulayat

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2025
    • visibility 506
    • 0Komentar

      BPN Dorong Pemda Bentuk Perda Hak Ulayat AMBON-DM : Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Bisri As Shiddiq Latuconsina kembali menggelar pertemuan dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wilayah Maluku. Rabu,23 Juli 2025. Dalam pertemuan ini, BPN Maluku diwakili Suwinto, selaku Kabid Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Petrus Saija Kabid Penataan dan Pemberdayaan, serta Heru […]

  • Sekali Cair, Bos Mansur Punggul Miliaran Rupiah

    Sekali Cair, Bos Mansur Punggul Miliaran Rupiah

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • visibility 610
    • 0Komentar

    AMBON – DM : Pemerintah Provinsi Maluku telah mencairkan hutang pihak ketiga kepada sejumlah pengusaha peyedia jasa kontruksi dan jasa pengadaan barang tahun anggaran 2024. Pencairan proyek-proyek yang terdapat di sejumlah intansi pemerintah Provinsi Maluku dilakukan pada Medio Maret-April-Mei 2025.  Dari deretan daftar hutang yang dilunasi Pemerintah Provinsi Maluku, satu yang menarik yakni perusahaan-perusahaan milik […]

  • KPU Kota Kembalikan Rp13 M Lebih Sisa Dana Hibah ke Pemkot Ambon

    KPU Kota Kembalikan Rp13 M Lebih Sisa Dana Hibah ke Pemkot Ambon

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • visibility 422
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Ambon telah mengembalikan sisa penggunaan dana hibah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024 kepada Pemerintah Kota Ambon.  Dari total pagu yang dianggarkan sebesar Rp 35.599,936,00, KPU hanya dapat menyerap anggaran sebesar Rp21,687,387,210 sisanya sebesar Rp13,912,548,790 dikembalikan ke kas daerah. Ketua KPU Kota Ambon, Kaharudin Mahmud mengungkapkan, pengembalian ini […]

  • Dalam Forum RPJMD, Bupati MTH Tegaskan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

    Dalam Forum RPJMD, Bupati MTH Tegaskan Setiap Rupiah Harus Bermanfaat Bagi Rakyat

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • visibility 459
    • 0Komentar

    MALRA-DM : Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara sukses menggelar forum konsultasi publik Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025-2029. Rabu,14 Mei 2025. Forum ini dihadiri semua komponen terkait, Wakil Bupati, Plt. Sekda, pimpinan perangkat daerah, akademisi, perwakilan instansi vertikal, pelaku usaha, serta unsur masyarakat lainnya. Bupati Maluku Tenggara, M.Thaher Hanubun menekankan semua yang […]

  • Ratusan Rumah di Desa Salagor Terendam Rob, Senator Minta Atensi BPBN 

    Ratusan Rumah di Desa Salagor Terendam Rob, Senator Minta Atensi BPBN 

    • calendar_month Kamis, 1 Mei 2025
    • visibility 475
    • 0Komentar

    DM-AMBON- Kurang lebih 1.200 jiwa warga Desa Administratif Salagur Air Kecamatan Siritay Widatimur Kabupaten Seram Bagian Timur tak bisa berbuat banyak, saat air pasang merendam rumah-rumah mereka. Rabu,30 April 2025. “ Banjir Rob memang setia  di katong Pung Kampung,” tulis pemilik akun Bamz Salagor dalam akun facebooknya.  Menurutnya, tahun ini rumah-rumah mereka terendam dua kali, pertama […]

  • Bupati Malra Apresiasi Kontrubusi Muhammdiyah untuk Pembangunan Malra

    Bupati Malra Apresiasi Kontrubusi Muhammdiyah untuk Pembangunan Malra

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • visibility 318
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL; Bupati Maluku Tenggara, Muhammad Thaher Hanubun, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Muhammadiyah dan Aisyiyah dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam membentuk SDM yang berkualitas, berdaya saing, dan berakhlak mulia. “Kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah dan Aisyiyah adalah kunci untuk […]

expand_less