Empat Wasit Nasional Pimpin Babak 16 Besar Turnamen Bola Volli Bupati Cap 2026
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

Wasit Nasional dari PBSI Maluku Andre Stevhan Pattiasina, memimpin jalannya pertandingan antara grup Kecamatan Kei Besar Utara Timur dan Kecamatan Manyeuw. Rabu,9 September 2026.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
AMBON,-DEMAL : Sejumlah wasit berserifikasi nasional diturunkan untuk mengamankan jalannya turnamen Bola Volli Bupati Cap, tahun 2026.
Kegiatan Bola Volli yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara bekerjasama dengan Partai Demokrat ini dalam rangka memperingati hari Olahraga Nasional dan Partai Demokrat yang jatuh pada tanggal 9 September.

Bupati Maluku Tenggara M.Thaher Hanubun saat memberikan arahan kepada pada pimpinan offecial bola volli.
Bupati Maluku Tenggara, M.Thaher Hanubun mengatakan, ada tiga momentum yang melatarbelakangi dilaksanakan turnamen Bola Volli Bupati Cup tahun ini.
Pertama, dalam rangka memeriahkan 17 Agustus, kemudian hari olahraga nasional dan bertepatan dengan perayaan ulang tahun Partai Demokrat ke 25 yang jatuh pada tanggal 9 September 2026.
Dalam arahannya bersama para offecial tim, Bupati juga mengingatkan seluruh peserta, pelatih dan pendukung tim agar menjunjung tinggi sportivitas dalam pertandingan olahraga.
“Ingat, kemenangan dan kekalahan merupakan hal yang biasa dan harus diterima dengan sikap dewasa karena permainan butuh taktik dan strategi. Keberhasilan sebuah turnamen tidak hanya ditentukan oleh kemampuan para pemain,” tandasnya.
Bupati juga berharap Turname Bola Volli dapat berjalan baik dan pertandingannya harus berkualitas sehingga membutuhkan kerja sama seluruh pihak, mulai dari panitia, perangkat pertandingan hingga para wasit.
Tak lupa Hanubun menekankan, setiap
persoalan yang muncul di lapangan harus diselesaikan secara bijaksana sesuai aturan pertandingan dan tidak berkembang menjadi konflik.
Keamanan dan ketertiban selama pertandingan pun harus menjadi perhatian bersama. Seluruh tim, suporter dan masyarakat harus menjaga suasana pertandingan tetap kondusif.
“Memang kalau kita ingin pertandingan yang bagus, harus didukung oleh panitia yang bagus, tim pertandingan yang bagus dan juga wasit yang baik. Tetapi kita juga harus memahami bahwa wasit adalah manusia biasa, bukan malaikat. Bisa saja terjadi kekeliruan. Jika ada gangguan keputusannya saya serahkan ke pak Kapolres,” sambung Hanubun.
Sementara itu para wasit yang diundang untuk memimpin laga ini merupakan wasit profesional yang bersetifikat nasional, mereka terdiri dari Menoha Franiy Lerebulan (Nasional B), Andre Stevhan Pattiasina (Nasional C) dan Georgw Yoel Lalopua (Nasional C) serta Wasit Daerah Palipus Putirulan.(*)
- Penulis: Editor

Saat ini belum ada komentar