Rabu, 9 Sep 2026
light_mode

Jejaring Kolaboratif Susun SOP Pengawasan, Lanjutkan dengan Praktik Lapangan

  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MALUKU,-DEMAL; Jejaring kelompok pengelolaan kolaboratif di wilayah Pulau Buano, Desa Soleh, dan Desa Waesala, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengawasan Kolaboratif Kawasan Konservasi sebagai pedoman bersama dalam memperkuat pengawasan sumber daya pesisir dan laut.

Penyusunan SOP tersebut dilakukan melalui Lokakarya Penyusunan dan Uji Coba SOP Pengawasan Kolaboratif yang berlangsung pada 3–4 September 2026 di Kantor Yayasan SAHARI, Desa Nuruwe. Kegiatan ini melibatkan jejaring kelompok kolaboratif dari Desa Buano Utara, Buano Selatan, Soleh, dan Waesala.

Kegiatan tersebut mendapat dukungan melalui Program TFCCA yang dilaksanakan oleh konsorsium Yayasan SAHARI bersama CTC dan KIRANIS. Lokakarya mencakup penyusunan SOP, uji coba, serta evaluasi dan perbaikan berdasarkan pengalaman peserta di lapangan.

Koordinator Program Yayasan SAHARI, Asura, mengatakan penyusunan SOP menjadi bagian penting dalam memperkuat pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara kolaboratif.

“Penyusunan dan uji coba SOP Pengawasan Kolaboratif ini bertujuan menjaga keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan serta mendukung kesejahteraan masyarakat. Selain itu, berbagai upaya konservasi seperti KKD, Bank Ikan, DPL, dan pengawasan masyarakat dapat disatukan dalam satu jejaring kerja sama yang lebih terkoordinasi,” jelasnya.

para peserta langsung melakukan uji coba pengawasan kolaboratif di sekitar perairan Desa Nuruwe dan Desa Kaibobo. (dok istimewa)

 

Suasana Lokakarya Penyusunan dan Uji Coba SOP Pengawasan Kolaboratif. (dok istimewa)

Setelah penyusunan SOP, para peserta langsung melakukan uji coba pengawasan kolaboratif di sekitar perairan Desa Nuruwe dan Desa Kaibobo. Dalam kegiatan tersebut, peserta mempraktikkan prosedur pengawasan dengan melakukan pendataan terhadap nelayan yang beraktivitas di sekitar perairan serta mencatat berbagai temuan selama pelaksanaan pengawasan.

Hasil uji coba SOP pengawasan kolaboratif tersebut kemudian menjadi bahan evaluasi untuk melihat kesesuaian SOP dengan kondisi nyata di lapangan. Masukan dari peserta digunakan untuk menyempurnakan prosedur agar lebih mudah diterapkan dan mampu menjawab kebutuhan pengawasan masyarakat.

Asura berharap, pendekatan kolaboratif ini dapat memperkuat koordinasi, komunikasi, dan mekanisme tindak lanjut antarpihak. Dengan demikian, berbagai inisiatif konservasi yang telah berjalan dapat saling melengkapi dalam mendukung keberlanjutan sumber daya pesisir dan laut di Pulau Buano dan wilayah sekitarnya.

“SOP Pengawasan Kolaboratif juga disusun sebagai pedoman untuk memastikan kegiatan pengawasan berlangsung secara terarah, tertib secara administrasi, serta sesuai dengan peraturan dan norma yang berlaku,” jelasnya.

Asura menambahkan lokakarya diakhiri dengan finalisasi dokumen SOP Pengawasan Kolaboratif. Proses tersebut dikawal dan didampingi oleh Yayasan SAHARI bersama Cabang Dinas Gugus Pulau II dan mitra konsorsium.

Dengan tersusunnya SOP ini, berbagai usulan dan kebutuhan pengawasan dari para pihak dapat dituangkan dalam satu dokumen bersama.

“Dokumen tersebut diharapkan menjadi acuan dalam memperkuat praktik pengawasan kolaboratif dan mendukung pengelolaan sumber daya pesisir dan laut yang berkelanjutan di Pulau Buano dan sekitarnya,” harapnya.

  • Penulis: Jaya Barens

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS Sebut SE 2026 Acuan Baru Penyusunan Kebijakan Pembangunan di Maluku Tenggara

    BPS Sebut SE 2026 Acuan Baru Penyusunan Kebijakan Pembangunan di Maluku Tenggara

    • calendar_month Selasa, 16 Jun 2026
    • visibility 119
    • 0Komentar

      LANGGUR.-DEMAL ; Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Maluku Tenggara menegaskan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 menjadi langkah strategis untuk menghadirkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi perekonomian Indonesia, termasuk di Kabupaten Maluku Tenggara. Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Kabupaten Maluku Tenggara, Freddy Abrahams, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di Taman Landmark Kota Langgur, Kabupaten Maluku Tenggara, […]

  • Toisutta Apresiasi Sedekah Kurma, Anak Muda Dinilai Kreatif dan Peduli

    Toisutta Apresiasi Sedekah Kurma, Anak Muda Dinilai Kreatif dan Peduli

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • visibility 328
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL; Ketua BPC HIPMI Kota Ambon sekaligus Anggota DPRD Kota Ambon, Muhammad Fadli Toisutta, mengapresiasi program Sedekah Kurma bertajuk Ramadhan Inspirasi yang digelar di Cafe Media Graha Ambon Ekspres, Minggu 15 Februari 2026. Menurutnya, gerakan anak muda yang digagas komunitas bersama Rumah Inspirasi tersebut menjadi bukti nyata kepedulian sosial melalui berbagai aktivitas kreatif di tengah […]

  • Polemik PT.SIM Berakhir, Aktivis : Keputusan Bupati Tepat, Demi Investasi dan Rakyat

    Polemik PT.SIM Berakhir, Aktivis : Keputusan Bupati Tepat, Demi Investasi dan Rakyat

    • calendar_month Minggu, 17 Agt 2025
    • visibility 549
    • 0Komentar

      AMBON-DM: Bupati Seram Bagian Barat, Asri Arman, menuai pujian setelah berani menghentikan sementara aktivitas PT Spice Islands Maluku (SIM). Langkah yang sempat dianggap anti-investasi itu justru terbukti sebagai strategi jitu meredam konflik, membuka ruang dialog, sekaligus memastikan kepentingan masyarakat tetap berjalan beriringan dengan keberlanjutan investasi. Kalangan aktivis organisasi kemahasiswaan dan kepemudaaan Islam menilai kebijakan […]

  • Bupati Kepulauan Aru Resmikan Rumah Adat dan Kantor Desa di Aru Selatan

    Bupati Kepulauan Aru Resmikan Rumah Adat dan Kantor Desa di Aru Selatan

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • visibility 216
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL ;  Bupati Kepulauan Aru melakukan kunjungan kerja dalam rangka peresmian sarana adat dan pemerintahan serta peninjauan lapangan (on the spot) di tiga desa yang tersebar pada wilayah Kecamatan Aru Selatan, Kamis 9 April 2026. Bupati dan rombongan bertolak dari Dobo menggunakan Speedboat Jargaria tiba di Desa Kalar-kalar sekitar pukul 13.00 WIT. Kedatangan rombongan disambut […]

  • Rombak Birokrasi, Bupati : Jabatan Tak Sekadar Penghargaan, Melainkan Amanah

    Rombak Birokrasi, Bupati : Jabatan Tak Sekadar Penghargaan, Melainkan Amanah

    • calendar_month Kamis, 18 Jun 2026
    • visibility 88
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penataan birokrasi yang profesional dan berintegritas. Komitmen tersebut ditandai dengan pelantikan puluhan pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) yang dipimpin langsung oleh Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, […]

  • Anggota MPR-RI Gandeng Fatayat NU Maluku Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

    Anggota MPR-RI Gandeng Fatayat NU Maluku Gelar Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • visibility 457
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI terus mendorong dan membumikan rasa cinta tanah air melalui sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara.  Kali ini sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilakukan Anggota MPR-RI utusan DPD RI, Bisri As Shiddiq Latuconsina menggandeng Fatayat NU Maluku. Sabtu,17 Mei 2025. “ Sosialiasi empat pilar merupakan […]

expand_less