Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Jejak Tender Gagal T.2023, Irigasi Sariputih Rubuh Hingga Video APH di TKP

  • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
  • visibility 415
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.


AMBON.-DM;
Negeri Sariputih merupakan salah satu dari 12 Negeri yang ada di wilayah Seranm Utara Timur Kobi, berdasarkan pemuktahiran data keluarga tahu 2021, desa ini punya 18 RT dan 4 RW dengan jumlah kepala keluarga 415 terdiri dari 768 jiwa laki-laki dan 694 jiwa perempuan. Meski demikian di kawasan ini ada proyek senilai belasan miliar yang diangarkan Pemerintah Provinsi Maluku tahun 2023 dan tahun 2024 untuk pembangunan saluran irigasi itu belum termasuk Pembangunan Bendungan oleh Pemerintah Pusat melalui Balai Wiayah Sungai.

Sebagaimana dokumen leleng. Pada tahun 2023, melalui Bidang Sumber Daya Air, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang menyediakan anggaran senilai Rp10 miliar untuk paket pekerjaan peningkatan jaringan Irigasi D.I. Sariputih, Kab. Maluku Tengah.

Proses lelang dilakukan pada 19 Mei 2023. Dari 15 perusahaan yang mendaftar hanya dua yang memasukan penawaran harga. Yakni, Fa. Tujuh Serangkai mengajukan Rp.9.860.000.000,00 kemudian, CV.Syura Adikara menawarkan Rp. 9.972.134.849,70. Setelah dilakukan evaluasi kedua perusahaan itu sama-sama memiliki kelemahan ada syarat yang tidak terpenuhi. Tender akhirnya batal alias gagal.

Tanggal 31 Mei 2023. Lelang kembali dilakukan dan diikuti 14 Perusahaan.Lima diantaranya pernah ikut di tender sebelumnya yang gagal. Yakni Fa. Tujuh Serangkai- CV.Syura Adikara,CV. Sembilan Belas,CV.Mitra Pilar Vanaspati dan CV. Trasa Mandiri. Tapi dari hasil evaluasi, Fa. Tujuh Serangkai yang dinyatakan tak penuhi syarat di tender awal, ditetapkan pememang untuk tender ulang dengan nilai penawaran Rp9.860.000.000,00. Sementara rivalnya di tender awal pada tender ulang CV.Syura Adikara tak memasukan nilai penawaran, adapun CV. Balung Permai meski memasukan nilai penawaran ada syarat tidak dipenuhi.

Usai paket tahun 2023, Pemerintah Provinsi Maluku kembali menyuntik anggaran untuk paket di tahun 2024, nilai HPS Rp. 8.700.000.000,00.

Lelang dimulai pada 14 Februari 2024,kali ini kompetitor cukup sengit, ada 18 perusahaan yang mendaftar. Tapi hanya tiga yang berani memasukan nilai penawaran. Dari hasil evalusi PT. Ikinresi Bersama ditetapkan pemenang. Nilai penawaran yang dimasukan Rp8.607.892.340,98 sementara CV. Construren Overtroeven dan Mata Intan Cahaya meski keduanya menawarkan nilai sedikit lebih rendah tapi panitia menemukan ada indikasi masing-masing perusahaan terlibat dalam persengkongkolan dan ada kesalahan dokumen perusahaan.

Pemerintah Provinsi Maluku mengklaim proyek irigasi Sariputih di tahun 2023 dan tahun 2024 telah berfungsi dengan baik. Bahkan dalam keterangan pers kepada salah satu lembaga penyiaran publik di Kota Ambon,Kabid SDA, AYH. Aponno mengatakan proyek saluran irigasi Sariputih akan dilanjutkan di tahun 2025.

“Nanti ada pekerjaan lanjutan lagi di tahun 2025 dan itu selesai. Harusnya di 2024 ini, hanya saja karena efesiensi anggaran lantas dipangkas. Nanti di 2025. Tapi yang pasti saat ini saluran irigasi berjalan, dan dimanfaatkan oleh petani,”akui Aponno Kamis 24 April 2025 mengutip laman online RRI.

Salah satu warga berdiri di atas saluran Irigasi Sariputih yang ambruk beberapa waktu lalu. (dok.ist)

Naasnya, dua bulan setelah klaim positif dari Bidang SDA PUPR Provinsi Maluku, Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (PUSDALOPS) BPBD Maluku Tengah melaporkan saluran irigasi di Negeri Administratif Sariputih, Kecamatan Seram Utara Timur Kobi rusak akibat intensitas hujan sedang hingga lebat yang terjadi pada siang hingga malam hari, Selasa 15 Juli, panjang saluran irigasi yang rusak 15 – 20 meter.

Semenatara dari pengamatan beberapa warga, kerusakan irigasi Sariputih cukup parah, bukan hanya retak, tapi sebagian saluran irigasi sudah tidak berfungsi, akibat dinding saluran sudah rata dengan tanah.

Beredar Video Jaksa Tinjau Irigasi Sari Putih dan Kecaman Dewan

Jebolnya saluran irigasi Sariputih ini kemudian tuai kecaman dari sejumlah kelompok masyarakat hingga wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku.

Salah satu dinding saluran irigasi Sariputih yang patah

Salah satu anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Alhidayah Wadjo bahkan berulang kali disejumlah kesempatan dengan suara lantang meminta supaya Aparat Penegah Hukum (APH) segera mengusut dugaan korupsi dalam pembangunan saluran Irigasi Sariputih.

Alhidayah wajar kesal dengan peristiwa rusaknya saluran irigasi, sebab dia adalah anggota DPRD Maluku yang berasal dari Daerah Pemilihan Kabupaten Maluku Tengah, lokasi dimana Irigsi Sariputih dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Maluku dengan total angaran capai Rp18 miliar.

“Kami meminta kepada pihak alat penegak hukum dalam hal ini, Polda Maluku, Kejaksaan Tinggi Maluku untuk memproses karena sudah tergambar kualitas-(pekerjaan)-nya buruk,” tegas Alhidaya dalam keterangan persnya belum lama ini.

Ditempat terpisah, berdasarkan rekaman video yang diterima redaksi, tim Jaksa dari kejaksaan telah meninjau lokasi irigasi Sariputih yang jebol. Tim turun ke lokasi tersebut pada tanggal 7 Agustus 2025.

Aparat penegak hukum saat meninjau kerusakan Irigasi Sariputih beberapa waktu lalu.(dok/ist)

Berikuti uraian pernyataan salah satu pria diklaim sebagai Jaksa ketika berada di  Irigasi Sariputih (Tempat Kejadian Pekara) yang rusak.

Mohon izin pimpinan, izin melaporkan pada hari ini kamis, 7 Agustus 2025. Saya beserta tim dari cabang kejaksaan negeri Maluku Tengah di Wahai, melakukan peninjauan lokasi, pembangunan irigasi di Desa Sariputih, di lokasi ditemukan, irigasi tidak sesuai dengan spek, tidak ditemukan batu pecah sama sekali, hanya material setempat,berpotensi akan kembali jebol,” demikian suara salah satu pria yang mengaku sebagai Jaksa.

Proyek Irigasi Sariputih tahap dua yang rusak saat hujan terjang Pulau Seram, ternyata ikut menyeret nama RR alias Kiat salah satu pengusaha kakap asal Maluku pemilik beberapa hotel ternama di Ambon dan juga distributor minyak terbesar Maluku.     (*)

Editor: Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hadir Lewat Virtual, Prabowo Resmikan Proyek LNG Raksasa di Maluku

    Hadir Lewat Virtual, Prabowo Resmikan Proyek LNG Raksasa di Maluku

    • calendar_month Kamis, 16 Jul 2026
    • visibility 115
    • 0Komentar

    TANIMBAR-DEMAL ; Presiden RI Prabowo Subianto akhirnya meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek gas raksasa Lapangan Abadi Blok Masela, secara virtual Kamis, 16 Juli 2026. “Saya minta maaf tadinya saya ingin hadir langsung tapi karena ada berbagai acara yang tidak bisa saya tinggalkan di pusat terpaksa saya hadir melalui video converse ini tanpa mengurangi rasa […]

  • Disebut Cumbui Istri Anggota TNI, Hidayat : Semua Tidak Benar, Saya Hanya Berteman 

    Disebut Cumbui Istri Anggota TNI, Hidayat : Semua Tidak Benar, Saya Hanya Berteman 

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • visibility 1.000
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Babinsa yang istrinya diduga selingkuhan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Maluku Tengah Hidayat Samalehu telah melaporkan seluruh kejadian kepada Partai Demokrat.  Dalam laporannya yang ditulis tangan, QA membeberkan beberapa peristiwa malam itu, mulai dari Cafe Sianida di Pantai Ina Marina Masohi, hingga dibuatkan laporan polisi.  Serta adanya pengakuan Hidayat. Seperti, berpegang tangan, […]

  • Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

    Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • visibility 138
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : Salah satu tokoh muda Kabupaten Seram Bagian Barat,Alex Kuparuw meminta aparat Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat tidak hanya fokus pada pelaku lapangan peristiwa bentrokan yang melibatkan warga Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). “Penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. […]

  • Sedekah Kurma Bertajuk Ramadhan Inspirasi Digelar di Ambon

    Sedekah Kurma Bertajuk Ramadhan Inspirasi Digelar di Ambon

    • calendar_month Senin, 16 Feb 2026
    • visibility 309
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL: Program Sedekah Kurma Sedekah Inspirasi resmi dibuka bersamaan dengan peluncuran logo baru Rumah Inspirasi & Literasi Maluku dalam dialog inspiratif yang digelar di Kafe Media Graha Ambon Ekspres, Minggu 15 Februari Kegiatan ini menjadi penanda dimulainya gerakan kolaboratif bertajuk Ramdhan Inspirasi  yang akan menjangkau sejumlah desa dan dusun di Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah, […]

  • Diduga Sembunyikan Kekayaan, Risman: AQA Tak Layak Jabat Sekda SBT

    Diduga Sembunyikan Kekayaan, Risman: AQA Tak Layak Jabat Sekda SBT

    • calendar_month Jumat, 19 Sep 2025
    • visibility 504
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Sejumlah organisasi sipil yang tergabung dalam Koalisi Pemerhati Demokrasi (KPD) Maluku angkat bicara terkait dugaan manipulasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilakukan Achmad Quadri Amahoru (AQA). “Jika benar yang bersangkutan tidak melaporkan kekayaan secara benar, itu artinya AQA tidak layak ditetapkan sebagai Sekda SBT,” kata Ketua KPD Maluku Risman Soulissa menanggapi […]

  • Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

    Jejaring Kolaboratif KK Pulau Buano Terbentuk, Roberth Hutuely Ditunjuk Jadi Kordum

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • visibility 152
    • 0Komentar

    SERAM BAGIAN BARAT, DEMAL : Jejaring Kelompok Pengelolaan Kolaboratif Kawasan Konservasi (KK) Per Pulau Buano resmi terbentuk. Peserta pertemuan lintas sektor sepakat menunjuk Roberth Hutuely sebagai Koordinator Umum (Kordum). Sebagai kordum, Roberth bertugas mengoordinasikan tiga kelompok pengelolaan dari Desa Waesala, Buano Selatan, dan Soleh untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan KK Pulau Buano. Roberth juga bertugas […]

expand_less