Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Sekali Cair, Bos Mansur Punggul Miliaran Rupiah

  • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
  • visibility 571
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

AMBON – DM : Pemerintah Provinsi Maluku telah mencairkan hutang pihak ketiga kepada sejumlah pengusaha peyedia jasa kontruksi dan jasa pengadaan barang tahun anggaran 2024.

Pencairan proyek-proyek yang terdapat di sejumlah intansi pemerintah Provinsi Maluku dilakukan pada Medio Maret-April-Mei 2025. 

Dari deretan daftar hutang yang dilunasi Pemerintah Provinsi Maluku, satu yang menarik yakni perusahaan-perusahaan milik Mansur Banda salah satu kontraktor tajir Maluku.

Terdapat empat paket proyek yang dilunasi oleh Pemerintah Provinsi Maluku, proyek itu dikerjakan empat perusahaan berbeda. 

Sementara itu, dari penelusuran redaksi, selama tahun 2024, empat perusahaan itu telah memggarap sejumlah proyek lainnya dan menempatkan posisi keuntungan cukup signifikan bagi Bos Mansur.

Sebab pekerjaan-pekerjaan yang dimenangkan Bos Mansur masa lelang di tahun 2024, bernilai miliaran rupiah.

Sebut saja, CV. Nusantara Jaya, di tahun 2024, mengerjakan paket proyek pembangunan pengaman pantai Desa Wakal dengan nilai proyek Rp5,1 miliar. 

Kemudian CV Anugerah Tunas Lestari yang mengerjakan empat paket paket proyek dengan total Rp3,3 miliar.  Nilai terbesar diantaranya yakni proyek pembangunan Tambatan Perahu Waimital Kabupaten Maluku Tengah senilai, Rp1,9 miliar.

CV Minisi Abadi Jaya perusahaan yang beralamat di Kota Masohi ini juga dikabarkan bagian dari grup usaha Bos Mansur, yang pada tahun 2024, sukses menggarap proyek dengan akomulasi dari lima proyek tersebut hampir mencapai Rp10 miliar.

Pagu proyek terbesar yang dikerjakan perusahaan ini yakni Rehabilitasi sarana prasana SMA negeri 18 Maluku Tengah yang bersumber dari DAK sebesar Rp5 miliar.

Tak kalah menarik, proyek yang dikerjakan CV. Putra Palindo Jaya, yang sukses mengerjakan paket dengan nilai sangat besar, jika diakomulasikan anggaran untuk lima paket proyek yang dimenangkan melebigi Rp10 miliar di tahun 2024.

Perusahaan ini sempat tersandung masalah dalam proyek penataan kawasan Desa Nusatara Kecamatan Banda Maluku Tengah. 

Terakhir yakni CV. Keisza Al Barokah, yang beralamat di BTN. Kanawa. Perusahaan ini di tahun 2024 menggarap proyek dengan akomulasi mencapai Rp12 miliar. (*)

Editor ; Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Turun Ke Lokasi Bentrok, Bupati Tenangkan Hati Warga yang Bertikai

    Turun Ke Lokasi Bentrok, Bupati Tenangkan Hati Warga yang Bertikai

    • calendar_month Jumat, 2 Jan 2026
    • visibility 227
    • 0Komentar

    DOBO.-DEMAL;  Hanya berselang sehari setelah insiden bentrokan berdarah antara warga Desa Longgar dan Desa Apara, Kecamatan Aru Tengah Selatan, Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel langsung terjun ke lokasi konflik untuk memastikan situasi kembali kondusif.Jumat 2 Januari 2026 Kehadiran Bupati di tengah suasana yang masih diselimuti duka dan ketegangan disambut hangat oleh warga setempat. Kunjungan ini […]

  • Deretan Agenda Populis Untuk Kemakmuran Maluku Berakhir Tragis

    Deretan Agenda Populis Untuk Kemakmuran Maluku Berakhir Tragis

    • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
    • visibility 351
    • 0Komentar

    AMBON-DM : Sejak reformasi, Provinsi Maluku telah dipimpin lima kepala daerah dengan periode berbeda-beda. Pertama Karel Albert Rahalau yang menjabat dua periode berturut-turut, kemudian Said Assagaff, dan Murad Ismail, ada pula nama Sinyo Hary Sarundajang dan Sadali Lie yang dipercayakan sebagai Pj Gubernur Maluku. Setiap kepala daerah hadir dengan gagasan yang tak seragam. Ada program […]

  • Senator Bisri Tekankan Semua Investasi Bermasalah di Maluku Harus Dihentikan

    Senator Bisri Tekankan Semua Investasi Bermasalah di Maluku Harus Dihentikan

    • calendar_month Selasa, 23 Sep 2025
    • visibility 929
    • 0Komentar

    AMBON.-DM : Menteri Lingkungan Hidup diminta menghentikan segala proses investasi perusahaan-perusahaan yang bermasalah dengan tanah adat di Maluku. Salah satunya PT. Waragonda Minerals Pratama yang merusak dan melanggar sasi adat. “Untuk kasus PT.Waragonda, salah satu rekomendasi Komite I, meminta Kementerian Lingkungan Hidup menghentikan ijin operasinya,” hal ini disampaikan Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD) […]

  • Kasus WRL Mengendap, Elit Hanura Maluku Enggan Buka Suara

    Kasus WRL Mengendap, Elit Hanura Maluku Enggan Buka Suara

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • visibility 676
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL;Sejak Partai Hanura Maluku dipimpin Barnabas Orno, perkembangan kasus dugaan aborsi yang melibatkan WRL salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Tengah tak lagi bergema. “ Hampir setahun, Partai Hanura Maluku belum juga mengumumkan apa hasil keputusan sidang etik terhadap terduga pelanggaran etik WRL, dan kami belum mendapatian salinannya,” kata Ketua Pukat Seram […]

  • Sespimma Polri Angkatan 75 Gelar Baksos Kemanusiaan di Mapolres Sumedang

    Sespimma Polri Angkatan 75 Gelar Baksos Kemanusiaan di Mapolres Sumedang

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • visibility 178
    • 0Komentar

    SUMEDANG.-DEMAL ;Peserta Didik Sespimma Polri Angkatan ke-75 Kelompok Belajar (Pokjar) V menggelar bakti sosial di Mapolres Sumedang, Jawa Barat, Rabu 20 Mei 2026. Kegiatan kemanusiaan yang menjadi bagian dari Praktik Kuliah Profesi (PKP) ini diwujudkan lewat pembagian 100 paket sembako untuk warga kurang mampu dan santunan kepada 25 anak yatim piatu Yayasan Attaqwa. Acara berlangsung […]

  • Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

    Polisi Diminta Bongkar Pemicu Bentrok Ariate-Tanah Goyang

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2026
    • visibility 138
    • 0Komentar

    AMBON.-DEMAL : Salah satu tokoh muda Kabupaten Seram Bagian Barat,Alex Kuparuw meminta aparat Kepolisian Resor (Polres) Seram Bagian Barat tidak hanya fokus pada pelaku lapangan peristiwa bentrokan yang melibatkan warga Desa Ariate dan Dusun Tanah Goyang, Kecamatan Huamual Belakang, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB). “Penyelidikan harus dilakukan secara menyeluruh agar peristiwa serupa tidak kembali terulang. […]

expand_less