Perkuat Pelayanan SAR di Wilayah Kepulauan, Unit Siaga SAR Segera Hadir di MBD
- calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
KISAR,-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan Unit Siaga Search and Rescue (SAR) baru di wilayahnya. Langkah ini diambil guna mempercepat respons penanganan kecelakaan laut serta kondisi yang membahayakan jiwa manusia di wilayah kepulauan tersebut.
Kepastian ini dimatangkan dalam pertemuan silaturahmi sekaligus koordinasi antara Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, S.H., M.Si, dan Bupati MBD, Benyamin Th. Noach, S.T., di Kantor Bupati MBD, Jumat 30 Oktober 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Basarnas turut didampingi oleh Kepala Sub Bagian Umum, Karel Roni Ileng, S.E., M.Si.
Bupati Benyamin Noach menyambut positif rencana strategis ini. Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemkab MBD bersama jajaran pemerintah daerah siap memfasilitasi sejumlah tahapan krusial demi merealisasikan kehadiran Unit Siaga SAR di wilayah mereka.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyepakati penyediaan dukungan sarana dan prasarana awal. Pemkab MBD akan menyiapkan fasilitas berupa gedung operasional serta lahan strategis yang akan menjadi lokasi penempatan unit operasional SAR.
“Dukungan lahan, gedung, serta sarana prasarana ini nantinya akan kami laporkan ke Pimpinan Tinggi (Pimti) Basarnas Pusat sebagai bahan pertimbangan utama dalam mendukung realisasi rencana ini,” ujar Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah.
Arafah menjelaskan bahwa sebagai langkah awal operasional, penempatan personel di Unit Siaga SAR MBD direncanakan akan mulai berlangsung pada awal tahun 2027 mendatang. Kehadiran unit baru ini diharapkan mampu memangkas waktu tanggap (response time) saat terjadi kedaruratan di perairan MBD.
“Dengan adanya Unit Siaga SAR baru di Kabupaten MBD, setiap kejadian kecelakaan laut maupun kondisi membahayakan jiwa manusia dapat segera tertangani secara cepat dan optimal, sehingga memberikan rasa aman yang lebih besar bagi masyarakat kepulauan,” tambah Arafah.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberhasilan tugas kedaruratan ini tidak lepas dari kerja sama lintas sektor. Kolaborasi erat antara Pemda, Basarnas, BPBD, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya akan menjadi kunci utama dalam memperkokoh sinergi pelayanan SAR di Kabupaten Maluku Barat Daya ke depan.(*)
- Penulis: Editor

Saat ini belum ada komentar