Minggu, 12 Jul 2026
light_mode

Bupati Maluku Tenggara Tekankan Efisiensi dan Pemanfaatan Pangan Lokal di Sektor Kesehatan

  • calendar_month Kam, 18 Jun 2026
  • visibility 13
  • comment 0 komentar

LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menegaskan pentingnya semangat efisiensi, kreativitas, dan kemandirian daerah dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan, khususnya di sektor kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Dengan inovasi dan pemanfaatan sumber daya yang tersedia secara optimal, berbagai program strategis tetap dapat dijalankan secara efektif.

“Uang negara adalah milik kita bersama. Kita bisa melaksanakan kegiatan seperti ini, itu sesuatu yang luar biasa. Mungkin di Jakarta hal-hal yang indah seperti ini sudah biasa, tetapi di Maluku Tenggara kreativitas seperti ini patut dibanggakan. Saya berharap Diskominfo dan media dapat menyampaikan kepada Jakarta bahwa meskipun memiliki berbagai keterbatasan, Maluku Tenggara tetap mampu berkreasi dan menghasilkan yang terbaik,” ujar Bupati saat memberikan sambutan pada kegiatan pembekalan kader Posyandu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berbasis pangan lokal di Ohoimel Resort, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Rabu 17 Juni 2026.

Bupati menilai kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Maluku Tenggara merupakan modal besar dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Berbagai komoditas lokal seperti ikan, umbi-umbian, dan sayuran dinilai memiliki kandungan gizi tinggi yang dapat dimanfaatkan untuk mempercepat penurunan angka stunting.

Ia mengajak kader kesehatan dan masyarakat untuk lebih mengoptimalkan pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga.

“Dari kita, diolah oleh kita, dan untuk kita. Ikan cakalang, umbi-umbian, serta berbagai sayuran lokal merupakan kearifan lokal yang harus terus dikembangkan. Ini bukan hanya budaya, tetapi juga kekuatan nyata dalam menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Maluku Tenggara,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengungkapkan bahwa angka prevalensi stunting di Kabupaten Maluku Tenggara terus menunjukkan tren penurunan. Jika pada 2018 masih berada di kisaran 32 persen, kini berhasil ditekan menjadi 10,31 persen.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap berupaya mempercepat penanganan terhadap anak-anak yang masih mengalami stunting agar target penurunan prevalensi dapat tercapai secara maksimal.

“Stunting bukan sekadar persoalan tubuh pendek, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan kecerdasan anak. Karena itu saya meminta Kepala Dinas Kesehatan bersama seluruh camat melakukan pendataan secara akurat terhadap 679 anak stunting yang masih ada, lengkap dengan nama dan alamatnya. Harus diketahui desa mana, kampung mana, rumah mana, dan keluarga mana sehingga penanganannya dapat dilakukan secara tepat,” tegasnya.

Sebagai bagian dari penguatan intervensi gizi, Bupati juga mendorong pengaktifan kembali Dewan Kesejahteraan Masyarakat (Daskrim) bersama kader kesehatan di tingkat desa. Menurutnya, lembaga tersebut pernah berperan penting dalam membantu pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat melalui program pemberian makanan bergizi.

“Program-program seperti ini perlu kita hidupkan kembali untuk menjawab berbagai persoalan pangan dan gizi masyarakat,” ujarnya.

Bupati menjelaskan, pelaksanaan pembekalan yang melibatkan empat puskesmas dalam satu lokasi merupakan implementasi kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Kegiatan yang didukung melalui anggaran Bantuan Operasional Puskesmas (BOP) Tahun 2026 itu diharapkan menjadi model pelaksanaan kegiatan yang efektif, efisien, dan berkualitas bagi puskesmas lainnya.

“Kalau kegiatan digabung seperti ini, hasilnya lebih baik dan tampilannya juga luar biasa. Puskesmas lain dapat menjadikan pola ini sebagai contoh,” katanya.

Pada akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga kesehatan dan kader Posyandu yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat, terutama para kader perempuan yang aktif mendampingi masyarakat di tingkat desa.

“Untuk kerja sama dan pengabdian Bapak-Ibu sekalian, khususnya ibu-ibu kader di Puskesmas, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya. Saya yakin setiap kebaikan yang dilakukan dengan tulus akan menjadi amal dan keberkahan bagi kita semua,” pungkasnya.(*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sumber Air Su Jaoh, Ancaman Bagi Warga Kota Ambon

    Sumber Air Su Jaoh, Ancaman Bagi Warga Kota Ambon

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • visibility 448
    • 0Komentar

    “Batu Merah, Pandan Kasturi dan Karang Panjang itu dikelola PT DSA yang tidak tau diri itu. Tidak pernah bikin pelayanan yang baik buat masyarakat, dan yang disalahkan Pemerintah Kota Ambon,” kesal Wattimena, usai Rapat Paripurna di Balai Rakyat Belakang Soya, Rabu (26/11/2025). “Kantornya ada di depan kantor Dinas Kesehatan Provinsi Maluku. Kalau mereka pelayanan tidak […]

  • Soal Konflik Sosial, Bupati : Saya Tidak Ingin Ada Satu Pun Warga Kita Yang Kelaparan

    Soal Konflik Sosial, Bupati : Saya Tidak Ingin Ada Satu Pun Warga Kita Yang Kelaparan

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • visibility 215
    • 0Komentar

    DOBO,-DEMAL; Konflik sosial antara warga Desa Longgar dan Desa Apara di Kecamatan Aru Tengah Selatan, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Maluku, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Aru. Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, bersama jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) langsung turun melihat dan memastikan kondisi keamanan dan kemanusiaan di lapangan. “Melihat kondisi di lapangan, saya tidak […]

  • Prabowo Singgung soal Jubir ‘Keseleo’ di Sidang Kabinet

    Prabowo Singgung soal Jubir ‘Keseleo’ di Sidang Kabinet

    • calendar_month Sel, 6 Mei 2025
    • visibility 268
    • 0Komentar

    DM-JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto menyinggung ada juru bicaranya yang ‘keseleo’. Ia menyebut itu sebagai hal yang lumrah, mengingat baru menjabat di pemerintahan. Ia mengungkapkan hal itu dalam sambutannya di Sidang Kabinet Paripurna, Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (5/5). Melansir CNN Indonesia.  “Jadi kita sudahlah, ada mungkin juru bicara saya keseleo, ya namanya manusia, namanya juga baru menjabat,” […]

  • “Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

    “Tanpa Inklusi Keuangan, Pertumbuhan Ekonomi Tidak Akan Berkeadilan”

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • visibility 182
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berkomitmen mempercepat akses keuangan sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, pada pembukaan Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Maluku Tenggara Tahun 2026 menekankan, sistem keuangan yang inklusif merupakan prasyarat penting untuk mengoptimalkan potensi ekonomi […]

  • Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Luncurkan GEMAS di Ampera

    Mahasiswa KKN Fakultas Kedokteran Luncurkan GEMAS di Ampera

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MASOHI,-DEMAL;Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura angkatan 52 Gelombang I Tahun 2025 meluncurkan Gerakan Masyarakat Anti Stunting (GEMAS) di Ampera Kota Masohi. Sebanyak 25 orang yang terdiri dari ibu hamil, ibu memiliki bayi balita, dan kader posyandu dari Kelurahan Ampera Kota Masohi aktif mengikuti kegiatan yang dikemas dalam bentuk sosialisasi stanting dan […]

  • Menata Masa Depan Kei: Pendidikan dan Kesehatan Prioritas RKPD 2027

    Menata Masa Depan Kei: Pendidikan dan Kesehatan Prioritas RKPD 2027

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • visibility 184
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL : Wakil Bupati  Kabupaten Maluku Tenggara  Charlos Viali Rahantoknam menekankan jika kualitas sumber daya manusia harus menjadi prioritas utama arah pembangunan daerah. Komitmen itu ditegaskan saat membuka forum konsultasi publik rancangan awal RKPD di Aula Kantor Bupati, Senin 23 Februari 2026. “Manusia adalah aset terbesar pembangunan. Tanpa SDM yang berkualitas, kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan […]

expand_less