Kerja di Balik Meja Tetap Ada Risiko, Karyawan Panca Karya Didorong Sadar Kanker Sejak Dini
- calendar_month Sel, 18 Agu 2026
- visibility 14
- comment 0 komentar

AMBON.-DEMAL ; Menjaga kesehatan di tempat kerja bukan sekadar urusan pribadi. Kesadaran untuk mengenali risiko penyakit dan mencegahnya sejak dini dinilai penting agar para pegawai tetap sehat, produktif, dan mampu menjalankan tugas secara optimal.
Pesan penting inilah yang mengemuka dalam agenda edukasi kesehatan yang digelar oleh Yayasan Binaan Kanker Nusantara (YBKN) bersama jajaran manajemen dan pegawai Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Panca Karya, pada Selasa (18/8/2026).
Bertempat di lantai II Kantor Perumda Panca Karya, tak kurang dari 50 peserta antusias menyimak materi. Kali ini, fokus pembahasan adalah mengupas tuntas soal bahaya tumor dan kanker, serta bagaimana cara mendeteksi dan mencegahnya sebelum terlambat.Kesehatan Pegawai adalah Aset Pihak Manajemen Perumda Panca Karya pun menyambut inisiatif hangat ini.
Bagi perusahaan, kesehatan karyawan bukan sekadar fasilitas, melainkan aset utama yang menentukan produktivitas kerja hidup-matinya .
Pencegahan kanker itu harus dimulai dari diri sendiri, supaya kita semua bisa terus bekerja dengan sehat dan penuh semangat,” ujar Cano, salah satu perwakilan pegawai Perumda Panca Karya yang ikut serta dalam acara tersebut.
Kerja di Balik Meja Juga Punya Risiko Hadir sebagai narasumber, Nanda Alfiolica, SKM, dari YBKN, mengingatkan bahwa penyakit kronis seperti kanker tidak memandang bulu.
Ia berasumsi berasumsi keliru bahwa risiko kesehatan hanya mengintai pekerja lapangan yang akrab dengan debu dan panas matahari.Menurut Nanda, mereka yang menghabiskan waktu berjam-jam duduk di belakang meja kantor pun punya risiko yang sama besarnya jika abai terhadap kebersihan lingkungan dan pola hidup sehat.
“Sering kali kita lalai dengan kebersihan lingkungan kerja sendiri atau malah abai dengan apa yang kita konsumsi sehari-hari. Mau yang bekerja di lapangan atau di dalam ruangan, semua punya risiko kalau gaya hidupnya tidak sehat,” jelas Nanda di hadapan para peserta.
Jangan Berhenti di Sosialisasi Nanda juga menekankan agar percakapan seputar kesehatan ini tidak menguap begitu saja setelah acara selesai. Harapannya, informasi yang didapat bisa saling dibagikan ke rekan kerja lain hingga menjadi sebuah budaya baru di lingkungan kantor.
Dari yang tadinya awam dan cuek, diharapkan bisa berubah menjadi lebih peduli ( sadar ) pada kondisi tubuh sendiri.Sebenarnya memang selalu lebih baik dan murah daripada mengobati. Melalui edukasi ini, Perumda Panca Karya dan YBKN berharap para pegawai mulai mencicil kebiasaan hidup sehat dari sekarang demi masa depan yang lebih bugar dan perusahaan yang terus maju.(*)

Saat ini belum ada komentar