Dibangun Sejak 1963, Gedung Panca Karya Baru Dua Kali Alami Renovasi
- calendar_month Sab, 31 Jan 2026
- visibility 171
- comment 0 komentar

DirekturPanca Karya M.Rany Tualeka saat menyampaikan sambutan dalam acara pengresmian kantorPD.Panca Karya.Jumat 30 Januari 2026.
AMBON.DEMAL;Gedung dua lantai milik PD Panca Karya yang berdiri di atas lahan seluas 1.304 meter persegi kini tampil lebih modern dan representatif, dan menjadi pusat aktivitas kerja sekitar 260 pegawainya.
Direktur Utama Perumda Panca Karya, Rany Tualeka, menyebut setiap harinya ada kurang lebih 70 pegawai yang melakukan aktivitas. Hadirnya gedung kantor yang baru menjadi momentum bersejarah dan membanggakan, tidak hanya bagi manajemen dan pegawai, tetapi juga bagi Pemerintah Provinsi Maluku sebagai pemilik badan usaha.
“Gedung lama Perumda Panca Karya berdiri sejak 1963 dan terakhir direnovasi pada 1996 sudah tidak lagi layak digunakan. Serta tidak mampu menunjang kebutuhan organisasi yang terus berkembang. Melalui dukungan penuh Pemerintah Provinsi Maluku, khususnya melalui Perda Nomor 3 Tahun 2020 tentang Penyertaan Modal Daerah, pembangunan gedung kantor ini dapat direalisasikan,” beber Tualeka dalam sambutannya di acara pengresmian kantor PD.Panca Karya,Jumat 30 Januari 2026.
Sampai dengan pegresmian, dalam pembangunannya dimulai dengan pembongkaran bangunan lama pada 24 Oktober 2020 dan dilaksanakan dalam dua tahun anggaran, yakni 2020 dan 2021. Gedung tersebut selesai dibangun pada 9 Desember 2021 dan dilengkapi sarana prasarana pendukung hingga Agustus 2022.
Terlepas dari itu, Tualeka menegaskan Perumda Panca Karya masih memerlukan dukungan penguatan permodalan agar proses pemulihan perusahaan dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
“Dukungan Pemerintah Provinsi Maluku dan DPRD melalui kebijakan penyertaan modal daerah dapat terus diberikan. Kami berkomitmen menjaga amanat ini sebaik-baiknya dan menjadikan Perumda Panca Karya sebagai BUMD yang sehat, mandiri, berdaya saing, serta memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Maluku,” tandasnya. (*)
Editor : Abd Karim

Saat ini belum ada komentar