Perubahan Harga Tiket PT Dharma Indah Hanya Hoax, Risman : Kenapa Jadi Polemik?
- calendar_month 21 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar

Salah satu armada milik PT. Pelayaran Dharma Indah
AMBON.-DEMAL : Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Mahasiswa Pemuda Indonesia (PMPI) Provinsi Maluku menghimbau seluruh elemen masyarakat Maluku untuk tidak percaya kabar hoax tentang kenaikan harga tiket armada PT. Dharma Indah.
Dari penelusuran PMPI, PT. Dharma Indah ternyata tidak pernah menaikan harga tiket sejak kenaikan terakhir di tahun 2022 lalu.
“ Jadi waktu itu, ada perubahan biaya bahan bakar, pemerintah menaikan harga bahan bakar dari Rp5.150 di tahun 2021 menjadi Rp6.800 di tahun 2022, maka ada kenaikan waktu itu. Khusus untuk rute Tulehu-Amahei dari Rp121 ribu menjadi Rp148 ribu, dan sampai sekarang, tidak ada perubahan,” ungkap Risman dalam keterangannya kepada sejumlah media. Minggu, 9 Agustus 2026.
Risman lalu merasa heran ada sejumlah oknum yang tanpa dasar dan bukti kuat kemudian menyebarkan informasi hoax tentang kenaikan harga tiket memicu keresahan di tengah masyarakat.
“ Kami pastikan jika sampai saat ini di tahun 2026 bulan Agustus belum ada perubahan tiket untuk seluruh lintasan yang dilayani PT. Dharma Indah. Untuk itu kita hentikan polemik ini dan tak boleh buat gaduh dengan informasi hoax semacam itu,” ajak Risman.
Menurut PMPI, masyarakat harusnya berterima kasih atas keputusan PT. Dharma Indah yang tidak menaikan harga tiket meski dinamika ekonomi global berubah. Nilai tukar rupiah terus melemah.
“ Kurs rupiah saat ini Rp18 ribu/dollar, BBM naik, sperpack mesin-mesin kapal juga dibeli dengan dollar, tapi PT. Dharma Indah sama sekali tidak mengubah harga tiket sejak 2022 sampai sekarang, kita harus berterima kasih dan mengapresiasi keputusan ini, bukan malah balik menyebar kabar hoax,” urainya.
Lebih lanjut Risman menambahkan dari hasil kajiannya, di sejumlah Provinsi harga tiket telah alami kenaikan sebesar 20% tapi di Maluku, harga jual tiket tetap sama sejak perubahan di tahun 2022.
Namun jika ada pengguna angkutan laut yang menginginkan PT. Dharma Indah menurukan harga tiket atau menyediakan tiket untuk harga kelas ekonomi, harusnya pemerintah memberikan subsidi kepada swsata (PT.Dharma Indah) sebagaimana diatur PM Nomor 8 Tahun 2023 tentang tarif batas atas kewajiban pelayanan publik bidang angkutan laut untuk penumpang kelas ekonomi dan PM 7 Tahun 2023 tentang tarif angkutan laut perintis.
“ Kalau ada subsidi, sudah pasti swasta akan menururkan juga harga tiket, tapi sejauh ini tidak ada subsidi untuk PT. Dharma Indah,” bebernya.
Untuk itu, Risman meminta polemik seputar kenaikan harga tiket yang ternyata adalah hoax segera dihentikan. Masyarakat pengguna jasa angkutan laut juga diminta mendukung kehadiran PT. Dharma Indah di Laut Maluku.
“ Coba bayangkan jika tidak ada armada PT Dharma Indah. mobilitas akan lumpuh dan distribusi barang serta jasa di Maluku bakal terhambat. Jika kondisi itu terjadi, roda perekonomian mandek dan stabilitas daerah dipertaruhkan. Kita tidak bisa hanya bergantung pada armada milik negara (BUMN/BUMD) yang jumlahnya terbatas dan beberapa di antaranya kerap mengalami kendala operasional atau kerusakan,” ketusnya.
Menutup pernyataannya, Risman Soulissa juga menekankan bahwa sebagai moda transportasi komersial yang bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak, penyesuaian harga tiket waktu tahun 2022 dan berlaku sampai sekarang merupakan keputusan yang krusial harus diambil. Hal ini diperlukan agar perusahaan dapat terus beroperasi secara sehat finansial serta konsisten menjaga standar tinggi keselamatan pelayaran sesuai regulasi Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.
“ Di tengah perubahan ekonomi akibat naiknya kurs dollar, Dharma Indah masih tetap bertahan dengan harga tiket yang lama, ini harus kita apresiasi,”
Pada kesempatan itu, Risman juga menilai kehadiran PT. Dharma Indah tak semata berorientasi bisnis, tapi telah mebantu pemerintah dan masyarakat dalam hal kemudahan pendistribusian barang dan jasa, termasuk mempasilitasi tiket gratis untuk masyarakat Maluku menjalankan ibadah.
“ Dari data kami, sejak tahun 2024 Dharma Indah telah menyediakan tiket gratis mudik lebaran natal dan idhul fitri untuk masyarakat Maluku sebanyak 33 ribu. Ini bukan hanya soal angka tapi tentang komitmen PT Dharma Indah dalam melayani masyarakat Maluku penuh kesugguhan,” ungkapnya.
“ PMPI Maluku mengajak seluruh lapisan masyarakat Maluku untuk bergotong-royong mendukung investasi transportasi swasta demi pertumbuhan ekonomi daerah terpencil dan kepulauan,” tutupnya.(*)

Saat ini belum ada komentar