Kolatlena Tinjau Pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Tengah
- calendar_month 6 jam yang lalu
- visibility 10
- comment 0 komentar

MASOHI,-DEMAL : Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Alimudin Kolatlena, melakukan kunjungan kerja ke lokasi pembangunan Sekolah Rakyat di Kelurahan Holo, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, Kamis 6 Agustus 2026.
Kunjungan ini bertujuan untuk memantau progres dan memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai dengan dokumen perencanaan. Dalam peninjauan tersebut, legislator dari daerah pemilihan (dapil) Maluku ini didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maluku Tengah, Ruslan Wailissa, serta pihak penanggung jawab proyek.
Alimudin menjelaskan, selain menjalankan fungsi pengawasan DPR RI bersama Kementerian Sosial sebagai mitra kerja, peninjauan ini juga merupakan arahan fraksi untuk mengawal langsung Proyek Strategis Nasional (PSN) dan program prioritas Presiden Prabowo Subianto di daerah.
“Kami diperintahkan untuk memanfaatkan masa kunjungan dapil guna meninjau perkembangan program nasional, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar proyek selesai tepat waktu dan manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujar Alimudin.
Dari hasil peninjauan lapangan, ia mengapresiasi percepatan fisik bangunan yang dinilainya sangat memuaskan.

Tinjau Sekolah Rakyat
Saat ini, progres pembangunan Sekolah Rakyat di Maluku Tengah tersebut telah mencapai sekitar 80 persen.
“Bangunannya luar biasa. Ini merupakan sekolah terintegrasi dari jenjang SD hingga SMA, lengkap dengan sarana ibadah dan fasilitas olahraga. Insya Allah dalam waktu dekat sudah rampung total dan siap digunakan untuk proses belajar-mengajar,” ungkapnya.
Ia menegaskan, peserta didik sekolah ini harus tepat sasaran, yakni anak-anak dari keluarga penerima manfaat yang terdata dalam Desil 1 hingga Desil 4 atau kategori miskin dan miskin ekstrem agar mereka mendapatkan akses pendidikan yang layak dan masa depan yang lebih baik.
Lebih lanjut, Alimudin berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial dan instansi terkait agar model Sekolah Rakyat serupa dapat direalisasikan di kabupaten/kota lain di wilayah Provinsi Maluku.
“Sekolah Rakyat ini sangat relevan dan sesuai dengan kebutuhan riil pendidikan di Maluku. Saat ini beberapa daerah lain sedang dalam tahap perjuangan, dan insya Allah tahun ini ada beberapa titik lagi yang akan dibangun,” pungkasnya.(*)

Saat ini belum ada komentar