Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

Indonesia-Australia Perkuat Kerja Sama Cegah Illegal Fishing Lintas Negara

  • calendar_month Senin, 19 Mei 2025
  • visibility 386
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA-DM : Pencurian  ikan lintas negara kini menjadi ancaman bagi Indonesia dan Australia, kedua negara pun sepakat membuat kesepakatan untuk memperkuat peran-peran pengawasan kelautan. 

Dalam pertemuan ke-24 Forum Pengawasan Perikanan Indonesia-Australia (IAFSF). Pejabat dari kedua negara menandatangani kerja sama dalam menanggulangi illegal unreported or unreglated (IUU) fishing.

Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) mewakili Indonesia dan Australian Fisheries Management Authority dan Australian Border Force serta Maritime Border Command mewakili benua kanguru itu.

Wez Norris, Chief Executive Officer dari Australian Fisheries Management Authority, mengatakan bahwa penangkapan ikan ilegal menyebabkan kerusakan lingkungan yang cukup besar. 

“ Penangkapan ikan secara ilegal merusak lingkungan laut dan menguras persediaan ikan, sehingga menyulitkan generasi nelayan masa depan yang menerapkan hal yang benar,” kata Norris dalam rilis yang diterima dekritmaluku.com dua pekan lalu.

“Hal ini juga berbahaya, karena nakhoda kapal mempertaruhkan nyawa awak kapal mereka dengan menempuh perjalanan jauh di laut untuk menangkap ikan secara ilegal di perairan negara lain,” tambah Norris.

Commodore Troy Van Tienhoven, Chief of Operations pada Maritime Border Command, mencatat diskusi yang berharga seputar berbagi informasi terkini tentang penegakan hukum. 

“Memerangi penangkapan ikan ilegal merupakan tantangan regional bersama yang tidak dapat ditangani oleh satu negara saja. IAFSF menyediakan platform penting bagi Australia dan Indonesia untuk bermitra erat, berbagi informasi, dan terus memperkuat kerja sama dalam isu penting ini,” ujar Commodore Van Tienhoven.

Para peserta pertemuan mencatat kerja keras selama tiga tahun terakhir yang telah dilakukan dalam strategi komunikasi, khususnya melalui Kampanye Informasi Publik.

“Melalui kampanye informasi publik, yang dipimpin bersama oleh PSDKP dan AFMA, komunitas nelayan dari sejumlah provinsi di Indonesia termasuk Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Tenggara dapat bertemu dengan pejabat perikanan dari Indonesia dan Australia, dan terlibat dalam diskusi tentang pencegahan penangkapan ikan IUU,” tambah Norris. 

“Saat ini tantangan bagi kita semua adalah mengidentifikasi strategi inovatif lainnya yang dapat melengkapi kerja yang baik dari kampanye informasi publik tersebut untuk memperluas pesan tentang penangkapan ikan ilegal lintas batas.”(#)

Editor : Abd Karim

  • Penulis: Editor

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pesona Pantai Ngur Bloat Kabupaten Maluku Tenggara

    Pesona Pantai Ngur Bloat Kabupaten Maluku Tenggara

    • calendar_month Senin, 21 Jul 2025
    • visibility 364
    • 0Komentar

    LANGGUR – DM : “Pantai ini tampak seperti mimpi yang telah sirna. Pada hari yang cerah dengan langit biru, air laut berwarna biru kehijauan bersinar seperti permata yang cemerlang dan kontras indah dengan pasir putih yang luas di Long Beach” kata Daniela F salah satu turis asal Amerika Serikat usai mengujungi Pantai Ngur Bloat Kabupaten […]

  • Kades Soleh Ajak Warga Perkuat Perlindungan Pesisir dari Ancaman Abrasi

    Kades Soleh Ajak Warga Perkuat Perlindungan Pesisir dari Ancaman Abrasi

    • calendar_month Sabtu, 10 Okt 2026
    • visibility 69
    • 0Komentar

    SERAM BAGIAN BARAT,-DEMAL;Masyarakat di sejumlah wilayah pesisir diimbau meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan pantai guna mencegah abrasi yang dapat mengancam permukiman dan penghidupan masyarakat. Upaya perlindungan pesisir dinilai membutuhkan keterlibatan semua pihak. Kepala Desa (Kades) Soleh, Ibrahim Wolio mengingatkan pentingnya menjaga kawasan pesisir dari berbagai aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan, termasuk pengambilan material pantai secara berlebihan […]

  • Tiga Skenaris Perang Iran Versus Israel (+USA)

    Tiga Skenaris Perang Iran Versus Israel (+USA)

    • calendar_month Minggu, 1 Mar 2026
    • visibility 1.700
    • 0Komentar

    Jika Imam Khamenei Terbunuh? Oleh Denny JA Di bulan Ramadan, malam di Tel Aviv sunyi, lalu sirene meraung. Di Teheran, langit menyala oleh cahaya ledakan. Dikabarkan beberapa pejabat kunci Iran tewas terbunuh. Reza Pahlavi, putra Shah terakhir Iran dan keturunan dinasti Pahlavi, tampil berpidato. Ia menyerukan agar rakyat Iran bangkit melawan rezim Ayatollah Ali Khamenei […]

  • Reses Bareng Aleg Provinsi Malut, Nurlina Komit Kawal Aspirasi Konstituennya 

    Reses Bareng Aleg Provinsi Malut, Nurlina Komit Kawal Aspirasi Konstituennya 

    • calendar_month Minggu, 1 Jun 2025
    • visibility 441
    • 0Komentar

    MALUT-DM : Dalam mengisi masa resesnya di tahun pertama masa sidang ke II, anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Taliabu Wa Ode Nurlina menyambangi tiga kecamatan berbeda. Pertama di Desa Bapenu, Kecamatan Taliabu Selatan, dalam kunjungan ini Nurlina tidak sendiri, dia bersama salah satu anggota DPRD Maluku Utara asal Partai Keadilan […]

  • ASN tak Disiplin Jadi Sorotan, Bupati Turun Langsung ke Lapangan

    ASN tak Disiplin Jadi Sorotan, Bupati Turun Langsung ke Lapangan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jun 2026
    • visibility 161
    • 0Komentar

    LANGGUR.-DEMAL ; Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Kamis 18 Juni 2026. Sidak tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat disiplin aparatur sipil negara (ASN) serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Lima OPD yang menjadi sasaran sidak meliputi […]

  • Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-II)

    Skandal “Mata Rumah Palsu” di Negeri Batu Merah (Bag-II)

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • visibility 310
    • 0Komentar

    Misteri Surat Mandat 1926 dan Historisch Negorij Batoemerah     Keasilan dua dokumen yang disampaikan penggugat Ali Hatala (raja saat ini) dalam sidang sengketa mata rumah parentah Negeri Batu Merah di Pengadilan Negeri Ambon beberapa waktu lalu masih jadi misteri. Meski dokumen Historisch Negorij Batoemerah dan Surat Kuasa Penyerahan Mandat yang ditunjukan dalam persidangan itu […]

expand_less