Pemkab Maluku Tenggara Dorong Sinergi Kampus dan Masyarakat
- calendar_month Rab, 24 Jun 2026
- visibility 4
- comment 0 komentar

Wakil Bupati Maluku Tenggara Charlos Viali Rahatoknam menerima mahasiswa KKN UGM
LANGGUR.-DEMAL ; Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tenggara menegaskan komitmennya memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya mendorong pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat ohoi (desa). Komitmen tersebut diwujudkan melalui dukungan terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Pattimura (Unpatti) Tahun 2026.
Komitmen itu disampaikan saat penerimaan resmi mahasiswa KKN-PPM UGM bersama dosen pendamping dan mahasiswa Unpatti yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Maluku Tenggara, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku, Selasa 23 Juni 2026.
Wakil Bupati (Wabup) Maluku Tenggara, Charlos Viali Rahantoknam, yang membacakan sambutan Bupati Maluku Tenggara, Muhamad Thaher Hanubun, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada para mahasiswa yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di wilayah tersebut.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
“Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyambut baik semangat pengabdian yang dibawa para mahasiswa untuk bersama-sama membangun masyarakat. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan daerah,” ujar Rahantoknam saat membacakan sambutan Bupati.
Ia menegaskan, pengalaman pelaksanaan KKN pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa keberhasilan program sangat ditentukan oleh koordinasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah daerah, pemerintah ohoi, dan masyarakat setempat.
Selain itu, aspek keselamatan peserta KKN juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih memengaruhi wilayah perairan Maluku Tenggara, para mahasiswa diminta untuk selalu mengutamakan keamanan dan mematuhi arahan pemerintah serta instansi terkait selama menjalankan kegiatan di lapangan.
“Keselamatan harus menjadi prioritas utama. Patuhi arahan pemerintah desa, camat, dan instansi terkait agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan aman,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga mendorong para mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat, mengenali budaya lokal, serta terlibat aktif dalam kehidupan sosial selama masa pengabdian.
Menurut Rahantoknam, program KKN bukan sekadar sarana penerapan ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran bersama yang mempertemukan pengalaman akademik dengan kearifan lokal masyarakat.
“KKN merupakan ruang kolaborasi yang mempertemukan ilmu pengetahuan dengan pengalaman hidup masyarakat. Dari proses tersebut akan tumbuh empati, wawasan yang lebih luas, serta penghargaan terhadap keberagaman,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk memberikan dukungan dan pendampingan agar pelaksanaan KKN berjalan optimal serta selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara berharap pelaksanaan KKN-PPM UGM dan Unpatti Tahun 2026 dapat berlangsung lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di Bumi Larvul Ngabal.
“Semoga seluruh rangkaian pengabdian ini mendapat perlindungan dan ridho Tuhan Yang Maha Esa serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan masyarakat Maluku Tenggara,” tutupnya.(*)

Saat ini belum ada komentar